Tukang Tambal Ban SUPER

Tukang Tambal Ban SUPER
Modal Keabadian


__ADS_3

Tubuh hitam kekar berurat dengan tanduk berwarna merah menyala layaknya lava gunung berapi terlihat tergolek lemas.


Adegan perang pedang yang terjadi dalam kurun waktu 100 tahun lamanya didalam domain ruang dan waktu neraka keabadian yang diciptakan oleh dewa Penjaga Negara terdalam, membuat dewa iblis Azura harus melayani adegan tusbol hingga sang dewa penjaga neraka terdalam mengejang kenikmatan sebanyak 1.000.000.000 kali.


“..kamu memang hebat kawanku!”


“..lubang itu masih sama seperti yang dulu!”


Ucap penjaga neraka terdalam ketika melihat dewa iblis Azura terlihat merangkak dengan kondisi tubuh yang gemeteran.


“..gila, ini gila satu milyar kali si dewa bejad itu mendapatkan kenikmatannya, rasanya lebih sakit ini daripada serangan yang terakhir aku terima dari makhluk rendahan alam dewa itu!” batin dewa iblis Azura.


Melihat kawannya tidak bersuara, dewa penjaga neraka terdalam terlihat begitu bahagia.


“..tangkap ini!” ucap dewa penjaga neraka terdalam.


{tappp}


Dengan segenap tenaganya, dewa iblis Azura berusaha menangkap sebuah token berwarna hitam dengan garis emas dipinggirnya.


“..didalamnya ada satu setengah milyar lebih roh jahat yang selama ini menjadi penghuni utama neraka terdalam!”


“..sesuai janjiku, bahkan sudah aku berikan bonus lima ratus juta lebih roh jahat sebagai ucapan terima kasihku atas pelayanmu!”


“..hehehe!”


Dewa penjaga neraka terdalam terlihat sangat puas sambil kembali mengelus-elus rudal balistiknya yang terlihat sudah mulai terkulai lemas.


“..terima kasih kawanku! Bantuanmu tidak akan pernah aku lupakan! Tunggulah saat aku sudah mengalahkan makhluk rendahan itu, aku akan segera kembali dan kita bisa merayakan kemenanganku!” jawab dewa Iblis Azura.


“...baiklah, baiklah... jumpa lagi kawanku!!”


{zlapppp}


Dewa penjaga neraka terdalam terlihat mengeluarkan dewa Iblis Azura dari domain dimensi buatannya.


“...satu milyar lima ratus juta lebih roh jahat! Benar-benar sepadan dengan rasa sakit yang aku derita!”


Terlihat dewa iblis azura bercermin dengan posisi jongkok untuk melihat lubangnya yang sudah membengkak layaknya ban traktor.


Dewa iblis azura mencoba berdiri namun sangat susah, jangankan berjalan, berdiri saja sudah sempoyongan tidak karuan.


“..dewa bejad itu benar-benar membuat diriku terkena wasir akut!!” ujar dewa iblis Azura meringis sambil menekan – nekan wasir dadakan yang didapatkannya.


Jika saja dewa iblis Azura tahu tentang kemalangannya yang lain, dimana markas besarnya sudah dikosongkan semua sumberdaya yang dengan susah payah dikumpulkannya selama ini, mungkin dewa iblis Azura akan menangis selama 70 tahun lamanya.


Sudah kena wasir akut, ditambah lagi sumber dayanya dikuras habis tak bersisa.


{zriiingggg}


Muncul portal dimensi dikekosongan udara lembah racun abadi.


Adalah dewa iblis azura yang keluar dari portal dimensi dengan keadaan sangat kacau.


Dirinya hanya menggunakan bantal penyangga wasir, yang diikat dengan batu es abadi, berusaha untuk mengompress wasir akutnya.


Dengan sisa-sisa kekuatannya dewa iblis Azura mengedarkan persepsinya.


“..appaaa???!”


“...siapa!!...siapaa yang telah melakukan pencurian ditempatku!!”


“...aaaakkkkkkhhhh!!!! Bangggsaaaatttt!!!!”


Tidak ada lagi sosok Dewa iblis Azura yang terlihat garang, yang tersisa hanyalah sosok lemah, berbadan hitam legam, berdiri sempoyongan dengan bantal wasir yang diikat dengan pinggangnya, sedang menangis meraung-raung tanpa ada yang menghiburnya.


Tadinya dewa iblis Azura ingin mengambil pil bintang kegelapan yang disimpannya didalam bunker rahasianya, pil yang dapat menyembuhkan kondisinya saat ini secara instan, meski dirinya tetap harus mengorbankan ratusan juta roh jahat untuk diekstrak nantinya.


Harapannya terlihat sudah sirna!


“..aku bersumpah, makhluk rendahan itu harus membayar semua ini!”


Biasanya didunia kultivator jika ada yang bersumpah, maka petir akan menyambar tanda menyetujui. Berbeda dengan sumpah dari dewa iblis Azura, langitpun tidak mau menyetujui sumpahnya.


“..Dengan tidak adanya pil sumberdayaku, akan membutuhkan waktu yang lama untuk melakukan ekstraksi roh jahat dari neraka terdalam!”


“..aku tidak boleh menyia-nyiakan waktu!”


“..lebih baik aku segera memulihkan keadaanku dulu, barulah mulai menyuling pil yang aku butuhkan!”


Dengan duduk yang tidak nyaman, karena adanya ganjalan bantal wasir, dewa iblis Azura berusaha untuk memulihkan dirinya dengan berkultivasi.


Setelah beberapa puluh menit dewa iblis Azura berusaha menahan sakit dibagian bawahnya, kini dirinya sudah mulai tenggelam dalam teknik kultivasinya.


Dewa iblis Azura sendiri tidak bisa menghitung berapa lama dirinya akan memulihkan tenaganya, yang jelas akan membutuhkan waktu yang sangat lama.


***


“..tuan, ini semua hasil jarahan kita di lembah racun abadi!” ujar Jia Lu menyerahkan cincin ruang dimensi penyimpanan pada Zio.


Selanjutnya Bleki, dan terakhir Ta Long ikut menyerahkan hasil jarahan mereka semua pada Zio.


“..untuk sementara waktu, alam dewa akan menikmati masa tenangnya”


“..kalian bertiga, pergunakan waktu sebaik mungkin untuk meningkatkan basis kultivasi kalian semua!”


“..segeralah kembali berkultivasi, ini ambillah pil bintang, pil yang aku ekstrak dari energi bintang dialam dewa ini!”


“..pergunakan sebaik mungkin, jangan sampai saat waktunya tiba, kekuatan kita masih lemah seperti sekarang!”


Zio mengatakan yang sesungguhnya, jika dewa iblis Azura sudah berhasil mengekstrak teknik kultivasi jiwa kegelapan bersamaan dengan milyaran roh jahat penghuni neraka terdalam sebagai bahan bakunya, maka kekuatan dewa iblis Azura sudah tidak bisa disejajarkan dengan tingkatan kultivasi di alam dewa.


Mendengar penjelasan dari Zio, ketiga bawahan setianya terlihat setengah tidak percaya, akan adanya kekuatan sekuat itu.


“..baik tuan, kami segera melanjutkan kultivasi kami!”


{swapppp}


Ketiganya langsung menghilang masuk kedalam dunia jiwa milik Zio.


Didalam dantiannya, Zio sendiri langsung mengeluarkan semua sumber daya hasil jarahan dilembah racun abadi tepat didepan pohon surgawi miliknya.

__ADS_1


Bermilyar-milyar sumber daya yang mayoritas untuk keperluan peningkatan kultivator iblis terlihat bertebaran dimana-mana.


Zio berkonsentrasi, hingga dalam beberapa detik akar pohon surgawi keluar dari sarangnya.


Layaknya penghisap debu, semua akar pohon surgawi langsung menghisap sumberdaya yang ada didepannya.


Kecepatan hisapnya sangat luar biasa cepat.


Tidak sampai lima menit, semua sumberdaya sudah habis dimakan oleh pohon surgawi.


{krsekkkk}...{krsekkkk}..{krsekkkk}


Batang pohon surgawi terlihat bergetar hebat.


{jduuuuaaaarrrr}


Ledakan tercipta !!


Dari daun pohon surgawi, muncul kerlip debu berwarna emas dalam jumlah yang sangat banyak.


Itulah debu energi yang menjadi bahan pokok Qi surgawi Zio selama ini.


{booommmmmnnn!!}


{booommmmmnnn!!}


...


...


...


Rentetan ledakan didalam lautan dantian milik Zio membuatnya kini memiliki kekuatan yang sangat diluar nalar.


Karena dirinya sekarang berada dialam dewa, kekuatan Zio tidak masuk hitungan dalam tingkatan kultivator alam dewa.


Zio yang terlihat senang dengan pencapaiannya tidak ingin gegabah, dirinya tetap melanjutkan kembali kultivasinya untuk memperkuat pondasinya.


Yang tidak Zio sadari, Pohon surgawi yang tadinya berwarna keemasan kini sudah berwarna transparan, setiap urat nadi kapilernya terlihat dengan jelas.


Pohon surgawi bermutasi menjadi pohon keabadian!


Pohon keabadian inilah yang akan mendukung Zio nantinya dalam mengarungi dunia keabadian.


***


Sekte naga emas hari ini akan melakukan sebuah turnamen tahunan, dimana sekte naga emas akan mengundang ratusan sekte pendukung kekaisaran naga emas untuk turut hadir dalam acara.


Patriak sekte naga emas sendiri terlihat begitu percaya diri dengan kekuatannya.


Efek racun yang diberikan oleh sang pelakor terlihat tidak bekerja dengan sangat efektif, sampai-sampai patriak sekte naga emas masih segar bugar.


“..patriak hati-hati hari ini!” ujar sang pelakor yang berusaha perhatian.


“..tenang saja! Tidak ada yang bisa mengalahkan kekuatanku dikekaisaran naga emas ini!” ungkapnya sesumbar.


Sang pelakor yang masih tidak menggunakan pakaian penutup dengan lelehan susu kental putih yang masih melekat di bulu-bulu halus segitiga bawahnya terlihat berdiri menggoda didepan patriak sekte naga emas.


“..tenang saja patriak, pasti aku minum!”


Sang pelakor sungguh percaya diri dengan semua rencananya, yang tidak dirinya sadari, ternyata patriak sekte tidak bodoh!


Dirinya yang selalu diracun lewat pertukaran jigong saat lidah bertemu lidah dalam adegan bercocok tanam, selalu berhasil membalikkan kembali racun itu masuk kedalam tubuh sang pelakor.


Tidak hanya itu, pil penguat kandungan yang selalu diberikan oleh patriak, juga merupakan racun sunyi yang tidak bisa dideteksi oleh siapapun.


Jadilah dua orang beda jenis itu saling membuat drama “pelakor dan suamiku saling racun” judulnya.


{brakkk}


Pintu kamar pribadi sang pelakor terlihat tertutup kembali setelah patriak sekte naga emas keluar.


“..sebentar lagi tua bangka! Tunggu saja hari ini dirimu akan meregang nyawa!”


“..semoga Lian’er bisa membunuhnya dalam turnamen kali ini!”


Gumam pelan sang pelakor.


Anak didalam kandungannya bukanlah anak patriak sekte naga emas, sebenarnya patriak sekte naga emas juga telah mengetahuinya, setelah dirinya mengusir dan mengasingkan anak kandungnya sendiri, beberapa waktu yang lalu.


Beberapa kali sang patriak sekte naga emas mendapati secara diam-diam pelakor itu menemui sosok ketua sekte pedang timur yang bernama Lian Tang.


Apa yang dilakukan oleh sang patriak saat ini adalah mengikuti alur drama yang sedang dibuat oleh sang pelakor, hingga sang pelakor meregang nyawa dengan sendirinya.


Dengan senyuman iblis diwajahnya, patriak naga emas, bertekad untuk menyudahi drama yang sudah lama dilakukannya hari ini.


{gooongggg}


{gooongggg}


{gooongggg}


Suara dentuman gong raksasa diperdengarkan.


“..kaisar naga emas telah hadir!”


{swooosshhhh}


Aura kaisar langsung menyebar diarena turnamen sekte naga emas.


Sosok kaisar naga emas turun dari arah langit, dengan jubahnya yang berkibar memberi kesan dominasi yang tidak terkalahkan.


“..salam hormat kaisar!”


Beberapa ketua sekte yang akan saling bertarung memperebutkan status sebagai sekte terkuat dikekaisaran naga emas terlihat memberikan penghormatan.


“..terima kasih atas penghormatan kalian semua!”


Kemudian sang kaisar memberikan beberapa ratus kalimat pembuka turnamen, sekaligus menginformasikan hadiah yang akan diterima dari masing-masing pemenangnya.


Terlihat kegaduhan para peserta turnamen mendengar hadiah yang luar biasa bakal mereka terima dalam turnamen kali ini.

__ADS_1


Tidak hanya sang sekte juara akan dinobatkan sebagai sekte terkuat dikekaisaran Naga emas dan berhak mendapatkan dukungan sumberdaya melimpah, sang juara nantinya juga akan mendapatkan kesempatan untuk ikut kaisar naga emas menghadap kaisar agung alam dewa.


Dimata para kultivator alam dewa, sosok kaisar agung adalah sosok yang sangat rahasia, sosok yang menjadi kunci penting kedamaian alam dewa.


Adalah sebuah keinginan tertinggi dari para ketua sekte untuk bertemu dengan sosok kaisar agung alam dewa.


{duuungggg}


Tanda dimulainya turnamen kekaisaran naga emas telah dibunyikan.


Aturan pertandingan sangat sederhana, semua diperbolehkan untuk memulai dengan menantang kultivator lain keatas arena pertandingan.


{siuuuttt!!}


Muncul sosok melesat dengan sangat cepat naik ke arena pertandingan.


“..perkenalkan saya Lian Tang, saya menantang ketua sekte naga Emas!” ujarnya dengan sangat percaya diri.


“..hohoho.. akhirnya kamu memulainya!” gumam pelan ketua sekte naga emas.


Semua peserta melihat kearah ketua sekte naga emas yang tidak bergeming dari tempatnya.


“..apakah ketua sekte naga emas takut menghadapi saya?! Hahahahaha!”


Lian tang sangat percaya diri dengan rencana yang telah dibuat bersama dengan kekasihnya.


{settt}


Ketua sekte naga emas berdiri dari tempat duduknya.


“..kami sekte Naga Emas pantang takut!”


{siuuuuttt}


Dari tempat duduknya ketua sekte naga emas langsung melesat kearah arena.


{dummnnnnn}


Patriak sekte itu tiba diatas arena dengan disertai dentuman keras kakinya ke lantai arena, yang terlihat cekung dan mengeluarkan debu.


Pemandangan menarik terlihat dari dua sosok patriak sekte yang saling bersiap untuk melakukan pertandingan.


Wasit pertandingan terlihat menjelaskan aturan pertandingan, tidak diperbolehkan membunuh, tapi diperbolehkan untuk melumpuhkan basis kultivasi lawan.


Setelah kedua peserta menganggukkan kepala tanda mengerti, wasit mundur dan berdiri dipojokan belakang arena pertandingan.


{duaarrrr}


Lian Tang langsung meledakkan aura kultivator dewa bintang miliknya.


Debu arena segera berterbangan, membuat kesan jalannya pertandingan akan sangat menarik kedepannya.


“...hyaatttt!!”


Lian tang sangat bersemangat dengan niat membunuhnya, sebuah serangan mematikan ditujukan kepada ketua sekte naga emas.


{wuuzzz}..{wuuzzz}..{wuuzzz}


Ratusan cahaya pedang menyilaukan terlihat langsung menyerang bersamaan.


{jjbuuuummmnnn}


Ledakan terjadi!


Serangan jarak jauh dari Lian Tang terlihat sukses menargetkan ketua sekte naga emas.


Debu arena terlihat membumbung tinggi.


“..hahahaha... hanya segitu saja kemampuan seorang patriak sekte naga emas!”


Lian tang terlalu percaya diri dengan serangannya.


Setelah debu arena terlihat mulai menghilang, terlihat sosok patriak sekte naga emas masih berdiri dengan luapan energi yang menyelubunginya layaknya tameng energi.


“..serangan anak kecil, apa yang diharapkan!”


Patriak sekte naga emas terlihat memprovokasi lawanya.


“..bb-bagaimana bisa?! Bukankah Wei’Er sudah meracuninya?!” gumam Lian Tang yang kini terlihat ketakutan sendiri.


Patriak sekte naga emas tersenyum iblis melihat Lian tang yang masih tidak percaya, jika serangannya berhasil dipatahkan.


“..sekarang giliranku! Bersiaplah !”


{groooaaaarrrr}


Raungan naga berwujud emas terlihat keluar dari tubuh patriak sekte.


Naga yang terlihat sangat kuat.


“..serangan naga penghancur!”


Siluet naga emas itu langsung meluncur dengan mulut terbuka kearah Lian Tang yang terlihat tidak percaya dengan mulut terbuka lebar.


Tubuhnya gemetar, aura intimidasi sosok naga emas telah membuat mentalnya jatuh.


{buuuummmmmnnnn}


Ledakan terjadi diikuti tubuh Lian Tang yang terlempar jauh keluar arena.


{bruaakkkkk}


Tubuh Lian tang menabrak dengan keras dinding yang merupakan batas bangunan sekte naga emas.


“..luar biasa!!”


“..patriak naga emas memang tidak diragukan kekuatannya!”


“..serangan yang sungguh mematikan!”


Beberapa komentar berterbangan, ada wajah-wajah ketakutan disana ketika melihat kekuatan naga penghancur menerbangkan Lian tang jauh keluar arena dengan kondisi yang menyedihkan.

__ADS_1


Basis kultivasi Lian tang dipastikan telah lenyap.


__ADS_2