Tukang Tambal Ban SUPER

Tukang Tambal Ban SUPER
RESTORAN


__ADS_3

“..ibu harus bisa menahan rasa sakitnya, paling tidak satu jam lima belas menit kedepan bagian kewanitaan ibu akan terasa sangat sakit luar biasa, setelahnya ibu akan kembali lagi menjadi wanita muda yang masih belum pernah bercocok tanam!” ujar Zio.


“..beneran tuan muda?!” tanya Zu Mei.


Malam itu Zu Mei menemui Zio, sesuai penjelasannya tadi sore, dirinya ingin mengembalikan kewanitaanya, karena dengan jalan itulah dirinya bisa mengurangi beban mental yang diterimanya selama ini.


Zio yang paham dengan tahapan kultivasi Zu Mei yang masih berada di ranah terendah kedepannya akan  menghadapi berbagai macam customer dengan tingkatan kultivasi diatasnya.


Meskipun Zio sudah menempatkan pengawal bionik buatannya dengan ranah kultivasi berada di tingkat kaisar puncak *5 namun ada baiknya Zu Mei selaku pemilik yang dikasih mandat oleh Zio juga memiliki tahapan kultivasi


yang tidak rendah.


Zio mempersiapkan bath tub dengan air yang sudah diisi dengan larutan khusus buatannya.


Sementara itu Zu Mei terlihat sudah menanggalkan semua bajunya, nampaklah dua bongkahan gunung menjuntai yang terlihat melorot, dengan lingkar dada 38C.


Tubuh wanita paruh baya itu terlihat bergelambir dibagian pinggang kiri dan kanannya. Dibagian bawahnya, terlihat bibir gua miliknya sudah pada semburat keluar, memang sadis para perampok yang telah menyatroni


tubuhnya dengan brutal.


“..aaakkkkkkhhh” Zu Mei menjerit kencang ketika larutan rendaman mulai bereaksi, Zio sengaja memasang formasi kedap suara diwilayah kamarnya.


“...iii-iniii sakiiiit sekaliiii.....Banggggggsaaaattttt”


“..huuuh...huh....huh...huuuu” nafas Zu Mei terlihat naik turun tidak beraturan akibat reaksi larutan rendaman yang sudah diserap pertama kali oleh tubuh Zu Mei.


Tubuh Zu Mei terlihat bergetar hebat secara terus menerus, pinggulnya diangkat angkat layaknya sedang melakukan hubungan dengan lawan jenisnya.


“...oooogghhhh” Zu Mei kali ini terlihat memegang bagian samping bathtub dengan sangat kencang sementara matanya terlihat memutih seperti orang kesurupan. Zu Mei mendapatkan orrrggggassssme beruntunnya.


“..huuuff...huuu...huuufff...huuu” Zu Mei berusaha mengatur nafasnya , entah sudah beberapa puluh kali dirinya mengalami kenikmatan surgawi didalam bathtub.


{duaarrrr}...{duaarrrr}...{duaarrrr}


Zu Mei Langsung mengalami 3x kenaikan ranah kultivasi. Setelah dua puluh menit menerima siksaan kenikmatan.


“..tahan bu Zu Mei, perjalanan masih panjang, masih satu jam lebih kedepan, jangan sampai pingsan!”


“..huuuufff...huuuu...huf...huuuu” Zu Mei terlihat menggeleng-gelengkan kepalanya, tubuhnya masih bergetar hebat efek ramuan rendaman yang Zio berikan ternyata masih belum sepenuhnya diserap khasiatnya oleh Zu Mei.


Zio segera menggerak-gerakkan tangannya kembali, air rendaman langsung merespon setiap gerakan tangan Zio dengan membentuk tongkat tumpul dengan diameter 20cm yang langsung menerobos kedalam bibir gua surgawi


milik Zu Mei yang terbuka didalam air.


“....aaaaggggkkhhhh.....ii-iniii enaaaakkk.....baaanggggsaaaaattt” Zu Mei terlihat mulai lagi merasakan kenikmatan yang luar biasa dibawah sana.


Tongkat tumpul dengan elemen air itu terlihat maju mundur masuk kedalam gua surgawi milik Zu Mie berkali-kali dengan kecepatan yang semakin lama semakin kencang.


Zu Mei terlihat melotot, bola matanya memutih, tangannya memegang bagian samping bathtub dengan erat sekali, sementara tubuhnya bergetar hebat tak karuan.

__ADS_1


{...duarrr... .duarrr... .duarrr...}


Kembali lagi Zu Mei naik tiga tingkat secara instan, tubuhnya langsung menyerap dengan rakus energi Yin yang dikeluarkannya dengan bantuan formasi yang Zio pasangkan.


Tubuh Zu Mei segera menstabilkan pondasi kenaikan ranah kultivasinya secara otomatis dengan masuknya energi Yin yang telah dimurnikan.


Zu Mei saat ini berada ditingkatan Raja *8. Setelah lebih dari 12 x melakukan kenaikan ranah tingkat kultivasi secara beruntun selama kurang lebih satu jam empat puluh lima menit.


Kini terlihat tubuh Zu Mei lebih bercahaya, bongkahan gunung 38C yang tadinya melondai itu kini terlihat lebih sekal dan bulat layaknya buah melon muda. Ukuran cup nya juga terlihat lebih besar menjadi 38FF sekarang. Lemak-lemak yang menggelambir juga sudah  hilang berubah menjadi pinggang yang ramping.


Zio memindahkan tubuh Zu Mei yang sekarang sudah berubah menjadi wanita berumur 23 tahunan, keatas tempat tidur penginapannya.


Tubuh polos dengan kulit yang putih mulus itu terlihat beda dibagian segitiga sekitar pusar-paha dan pinggang, ada hutan rimbun yang memang dijaga kelestariannya, sampai sampai mulut gua tidak bisa terlihat.


Malam masih panjang, saat Zio keluar dari penginapan dan berada disebuah tepi tembok rumah walikota,


“..kalian berlima keluarlah!”


{wooosshh}


Muncul gerbang dunia jiwa dikekosongan udara didepan Zio.


Kelima tikus api miliknya keluar dengan tubuh yang terlihat keemasan di ekor dan leher mereka.


“..kami menghadap tuan!”


“..eh, selamat! Kalian sudah naik ranah! “ kelima binatang spiritual didepannya sama-sama naik tingkat menjadi binatang spritual tingkat*6.


Dengan berlimpahnya sumberdaya di dunia jiwa milik Zio, belum ditambah dengan beda hukum waktu dimana 1 jam dunia nyata = 10 tahun dunia jiwa, kelima tikus api telah berevolusi naik tingkat gila-gilaan.


“..dibalik tembok ini adalah bangunan rumah walikota, tugas kalian, kuras semua harta dan sumberdaya yang disimpan olehnya, jangan ada sisa, semuanya!”


“..ini” Zio terlihat menaruh 5 buah cincin ruang penyimpanan dengan luasan tak terhingga didepan mereka berlima.


“..kami menjalankan perintah tuan” ucap kelimanya langsung memakai cincin ruang dan menghilang dengan keahlian kamuflase milik mereka berlima.


Zio segera meninggalkan bangunan walikota dan menuju kearah restoran yang telah dibelinya.


{dentaanggg}


Dengan gerakan tangannya Zio menghilangkan bangunan restoran yang lama, kemudian muncul bangunan restoran dengan 4 lantai diatas bagian lantai dasar.


Bangunan yang megah dan mewah itu terlihat begitu mendominasi layaknya menara kultivasi.


Auranya menyebar hingga kepelosok negeri, semua orang yang sedang terlelap tidur seperti mendapatkan mimpi yang sama terkait restoran kultivator yang didirikan oleh Zio dalam satu malam.


Pengawal dan tukang masak yang memang diciptakan dari kemampuan hukum penciptaan Zio, terlihat mulai bekerja sesuai dengan job desk mereka masing-masing.


Ruangan pendingin tempat menyimpan bahan-bahan makanan seperti tubuh binatang spiritual dari tingkat 1 sampai tingkat 8, telah Zio lengkapi keberadaanya.

__ADS_1


“..keluarlah bleki!” ujar Zio


{swooosshh}


Sosok serigala iblis darah itu segera berlutut didepan Zio.


“..mulai sekarang kamu akan menjaga rumah makan milikku ini dari segala bentuk orang yang berniat jahat..”


“..tenagamu akan dibutuhkan saat para pengawal restoran telah dikalahkan, kamu paham!”


“..grrrggg” Serigala iblis darah terlihat hanya menunjukkan taringnya saja tanda persetujuan.


Bukannya tidak bisa berbicara, serigala iblis darah terlalu malas untuk menjawab pertanyaan tuan barunya.


Segera dirinya memposisikan diri didepan pintu restoran, meringkuk dilantai dengan begitu malasnya. Masih ada area bagi pengunjung untuk keluar masuk kedalam restoran.


Bagi para kultivator yang mengetahui hewan spiritual *8 disuruh menjaga restoran, pastinya akan muntah darah tak percaya dibuatnya.


Ada maksud tersendiri Zio menyuruh srigala iblis darah untuk menjaga restoran, karena dirinya tidak ingin ada tuan muda ataupun kultivator jalanan seenaknya membuat rusuh didalam restorannya, mengingat Zio sendiri tidak selalu ada didunia paralel ini.


Setelah Zio selesai melakukan pembenahan restoran,..


“..tuan.. kami telah menyelesaikan tugas!” muncul dari kekosongan udara lima tikus api, semuanya menyetorkan cincin penyimpanan mereka masing-masing.


Dengan sekali gerakan semua hasil jarahan mereka langsung masuk kembali kedalam dunia jiwa milik Zio.


“..tuan , apakah serigala iblis itu akan menjadi penjaga restoran ini?” tanya salah satu tikus ketika melihat sosok kawan baru mereka meringkuk didepan restoran megah dan mewah didepan mereka.


“..kalian benar, tugas kalian berbeda dengan tugas bleki!”


“..tuan, apakah kami bisa mempergunakan cincin penyimpanan ini seterusnya?!”


“..maksud kalian!?” tanya Zio


“..begini tuan, dari pekerjaan kami tadi, kami menemukan peta harta bersama yang ternyata adalah milik walikota dan kaisar yang disembunyikan disalah satu titik diwilayah ini!”


“..ho..ho...hoo” Zio tertawa geli mendengar cerita salah satu tikus api miliknya.


“..aku paham maksud kalian,..”


“..kalian aku beri waktu satu minggu, dan kalian mesti hati-hati dalam bergerak!”


“..kuras habis semua harta dan sumberdaya para pejabat korup itu, setelah itu kita berangkat kewilayah kekaisaran” ucap Zio memberikan perintah.


“..baik tuan, terima kasih sudah mengizinkan kami!”


“..kalau begitu kami segera pamit dan satu minggu lagi kami akan datang ke restoran untuk menemui tuan!” ucap salah satu tikus api miliknya.


Bleki yang mendengar pembicaraan Zio dengan kelima sahabat barunya terlihat masih bermalas-malasan.

__ADS_1


__ADS_2