Tukang Tambal Ban SUPER

Tukang Tambal Ban SUPER
BAB 3 - Mendulang


__ADS_3

Sore pun menjelang, sepanjang hari, Zio sudah menyelesaikan banyak permasalahan terkait pergantian Ban disekitar area TPA, nama Zio juga sudah menjadi buah bibir disekitar TPA khususnya bagi para sopir dan operator


alat berat.


Aksi-aksi Zio membuat pekerjaan menjadi lebih efektif dan cepat, tidak ada lagi namanya kemacetan parah terjadi akibat rangkaian angkutan sampah pecah ban, kemacetan terjadi apabila ada salah satu dump truk meledak  bannya, hingga mengganggu aktivitas pergerakan dan mobilisasi dumptruk yang lainnya dibelakang.


Total pendapatan Zio yang disetorkan pada kakek Misran senilai 9.000.000 an dalam satu hari itu. Entah sudah berapa ratus dumptruk dan alat berat yang sudah terbantu dengan kecepatan serta ketangkasan Zio dalam mengganti ban bermasalah dari aktivitas alat alat berat di TPA.


Kakek Misran yang menerima setoran dari Zio tersenyum dengan sumringah, seumur hidupnya belum pernah dirinya bekerja mendapatkan satu hari 9.000.000 an.


“..semua berkat adanya Zio” batin kakek Misran ketika menatap lembaran duit warna merah terhampar diatas meja yang ada didepannya.


“..ini bagian kamu!” ucap kakek Misran sambil memberikan beberapa puluh lembar mata uang kertas didepannya pada sosok Zio.


Zio yang berada didepan kakek Misran langsung menerima pemberian itu tanpa ada komentar, karena baginya, uang bukan tujuan utamanya.


Tidak selamanya Zio akan berada dalam lingkungan ini, dirinya mesti banyak mendulang sebanyak banyaknya perbuatan baik yang berdampak positif bagi perubahan dunia ini. Semakin banyak semakin cepat dia bisa


mengembalikan kekuatan serta kemampuannya.


Setelah jam 6 sore, Zio terlihat berada didalam ruang tamu rumah milik kakek Misran, sesuai janjinya tadi pagi, Zio telah berhasil meyakinkan kakek Misran agar mau diobati oleh kemampuannya.


Diposisikannya kakek Misran oleh Zio untuk bersila diatas ubin ruang tamu miliknya.


Sore tadi Zio sudah membeli jarum akupuntur di apotik yang berada didekat TPA.


Dengan kemampuan pengobatan dewa miliknya, Zio dapat dengan akurat menempatkan ratusan jarum akupuntur langsung ketitik titik penyumbatan yang bermasalah, beberapa saat nampak Zio mulai mentransfer energi melalui jarum-jarum akupuntur.


Orang awam melihat aktivitas yang Zio lakukan layaknya melihat fatamorgana dijalanan beraspal sebagai gambarannya. Diseluruh tubuh kakek Misran terutama dititik titik melekatnya jarum akupuntur, terlihat


bayangan transparan mirip air yang menguap.


“..huekkkk”


Dalam dua menit kakek Misran terlihat sudah memuntahkan cairan berwarna pekat dari dalam mulutnya, kejadian spontan itu tidak sampe membuat kotor lantai ruangan, karena Zio yang memang sudah tanggap, telah mempersiapkan ember kecil guna menampung muntahan dari kakek Misran.


“..setelah ini kakek beristirahatlah” ujar Zio


“..besok pagi aku akan mencoba mencari bahan obat herbal di apotik tradisional China yang ada didekat pasar, moga saja ada bahan obat yang dibutuhkan kakek, bisa aku temukan ditempat itu” ucap Zio sambil memapah kakek Misran yang terlihat lemah tak berdaya setelah menjalani pengobatan akupuntur Zio selama dua jam penuh.


Dalam dua jam penuh itu, tubuh kakek Misran telah mengeluarkan dua ember cairan pekat, jumlah yang cukup banyak tentunya.


“..terima kasih Zio” hanya itu yang bisa kakek Misran sampaikan sebelum tubuhnya terlelap dengan suara dengkuran yang keras.


Malam harinya Zio merenung, ternyata aktivitas seharian yang telah dilakukan olehnya, tidak dihitung sebagai pematik terbukanya segel prosentasi penambahan kekuatan dan kemampuan miliknya.

__ADS_1


Tidak ingin berpikir berlarut larut, Zio segera memposisikan dirinya dalam posisi lotus untuk kembali melanjutkan aktivitas kultivasinya.


Dengan kekuatan dan kemampuannya 1% saja, sosok Zio Tian bisa tidak tidur selama 30 hari secara berturut turut. Untuk makan, meskipun Zio sanggup tidak makan selama satu tahun, namun dirinya tidak ingin membuat heboh lingkungan sekitarnya. Warteg tetap menjadi andalan dirinya.


\====================================


{duarrrr}


{duaarrrr}


Tiba tiba disebelah TPA terdengar ledakan beruntun, setelah ledakan terlihat kobaran api menyala, lidah api merah membumbung tinggi kelangit malam, membuat kondisi malam yang masih menunjukkan pukul 22:00 itu layaknya langit fajar di pagi hari.


“..tolooong”


“..tolooong”


Suara teriakan minta tolong terdengar dimana-mana, lahan yang ada disamping TPA, adalah lahan  pemukiman padat penduduk, dan sekarang lahan itu dilahap oleh si jago merah.


Zio yang mendengar teriakan itu segera bergerak secepat kilat memberikan pertolongan.


Sat set sat set gerakan Zio Tian menolong warga yang terkena musibah, tua muda laki perempuan dewasa anak-anak, semuanya Zio tolong dan amankan dari kobaran api yang sudah membumi hanguskan kawasan  pemukiman warga.


Banyak warga yang merasa terbantu dengan aksi penyelamatan Zio.


{ngiuungg.. ngiuungg.. ngiuungg.. ngiuungg.. ngiuungg..}


{..byuuuuurrrr...juwoooozzzzz}


Suara semburan air dari pipa pipa pemadam kebakaran mulai terdengar membelah kobaran api.


Tanpa masyarakat sadari, ada beberapa kelompok preman yang terlihat berbaur dengan korban kebakaran, mereka semua sedang memastikan jika target pekerjaan mereka terselesaikan.


Zio yang bisa merasakan aura dari iblis kejahatan dalam tubuh mereka, tidak tinggal diam.


{sraatttt.... sraatttt.... sraatttt....}


Total 15 orang berhasil Zio amankan dilokasi kejadian.


Kelima belas orang yang ternyata adalah preman suruhan itu telah Zio amankan dalam ruangan dimana penuh dengan kobaran api diluarannya.


Dengan kemampuan Zio saat ini sangat mudah menghalau panasnya api yang ada didalam ruangan. Seolah ruangan itu memiliki pelindung transparan yang tak kasat mata.


“..katakan! siapa yang menyuruh kalian semua!”


“..jika tidak kalian semua akan hangus dilahap kobaran api!”

__ADS_1


Kelima belas preman yang saat itu dalam posisi meringkuk dilantai bangunan, semuanya terlihat sangat ketakutan.


“..bagaimana bisa semua kawanannya terkumpul jadi satu hanya dalam hitungan detik, dan sekarang semua kawanan preman terlihat bersiap menghadapi kobaran api yang terlihat ganas” batin ketua preman.


Seketika nyali mereka semua menjadi ciut.


“..cepaaat!!” teriak Zio pada kelima belas orang yang masih memasang ekspresi tidak percaya.


{wuuuusshhhhh}


Kobaran api terlihat menjilat jilat kelima belas preman yang tengah meringkuk ketakutan.


“..to-to—toloong jauhkan api api itu!”


“..iya-iyaaa...kami akan katakan”


“..benar kami akan katakan”


{wooosshhhh}


Kobaran api terlihat seperti jinak dengan satu kali gerakan tangan Zio.


“..katakan! siapa yang menyuruh kalian!” kembali Zio terlihat emosi dengan kelima belas preman yang tidak kunjung memberitahukan pada dirinya siapa dalang dibalik pembakaran rumah warga malam ini.


“..DONI...”


“..iya benar, tuan DONI yang menyuruh kami semua membakar perumahan warga malam ini”


“..benar, DONI menyuruh kami melakukan ini agar melancarkan upaya perluasan lahan TPA kedepannya”


“..jadi, sekarang, **-tolong lepaskan kami!” ujar preman yang ada didepan Zio dengan sangat ketakutan serta penuh harap nyawanya bisa diselamatkan.


“..tidak ada perjanjian aku akan melepaskan kalian semua!”


“..matilah!”


Bersama dengan itu kobaran api segera melahap mereka berlima belas preman itu secara sadis. Teriakan-teriakan minta tolong tidak ada yang mendengarkannya, lima belas orang preman itu hangus terbakar kobaran api yang mereka buat sendiri.


{bluuuushhh}


Zio kembali mendapatkan pencerahan, penambahan kekuatan dan kemampuannya kini menjadi 3%.


Tindakan yang telah dilakukan malam ini mampu membuka segel kekuatan dan kemampuannya naik 2% dari kondisi semula.


Dengan penambahan kemampuannya saat ini, Zio kini memiliki kemampuan mata dewa miliknya, ditambah dirinya bisa membuka dunia jiwa miliknya. Dari segi kekuatan, kekuatan fisik Zio sekarang setara dengan kekuatan yang mampu menahan tekanan 100x gravitasi, setara dengan kekuatan 1000xgajah terbesar di Afrika.

__ADS_1


Dari segi kemampuan Zio Tian sudah bisa mempergunakan kemampuannya dalam hukum ruang dan waktu.


__ADS_2