Tukang Tambal Ban SUPER

Tukang Tambal Ban SUPER
Penguasa Baru


__ADS_3

“..hei..ming----“ belum juga selesai pengawal arogan itu menyelesaikan kata katanya, tiba – tiba tubuhnya  langsung berpendar dengan ekspresi mulutnya terbuka matanya melotot.


Tidak ada yang mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada si pengawal yang belum juga menyentuh tubuh Zio sudah lenyap menjadi debu tertiup angin.


“..ada apa dengan pengawal bangsawan Ming barusan?”


“..entahlah, tahu-tahu sudah hilang saja tubuhnya “


“..pasti pemuda itu bukan orang sembarang!”


“..ah ngaco kamu, lihat sendiri pemuda itu tidak ada basis kultivasi, pemuda itu sampah!”


Berbagai komentar jalanan terdengar ditelinga super Zio, meski hanya suara berbisik dalam penyampaiannya.


“..ada apa!”


Dari dalam rangkaian kuda mewah muncul kepala bangsawan Ming,


“..maaf tuan Ming pengawal yang ada didepan hilang!”


“..apaa! bagaimana bisa?!”


“..saya juga tidak tahu tuan Ming, mendadak tubuhnya lenyap terbawa angin begitu saja!”


“..apakah kalian sedang menyinggung praktisi berkekuatan tinggi?!” tanya kembali bangsawan Ming.


“..entahlah tuan Ming, pengawal didepan hanya membuka jalan, mungkin caranya arogan, dan sekarang kena batunya telah menyinggung orang yang tidak boleh disinggungnya!” jawab pengawal


{tapp}


Terlihat bangsawan Ming turun dari gerbong kereta kuda mewahnya.


Dirinya langsung menuju kearah pemuda yang terlihat masih santai dan berada ditengah jalan menghadang rombongan kereta kuda miliknya.


Tidak ingin mengulang kesalahan pengawalnya, bangsawan Ming merendahkan tubuhnya memberikan hormat.


“..maaf tuan muda, yang tua ini tidak bisa melihat tingginya langit, mohon sekiranya memaafkan pengawal saya!”


“..baguslah!” ucap Zio yang kemudian berbalik arah berjalan  kembali lurus kedepan meninggalkan bangsawan


Ming dan pengawalnya yang masih tertegun ditengah jalan.


“..tuan, jadi bagaimana kelanjutannya?” sapa pengawal


“..eh, kita lanjutkan perjalanan, jika bertemu dengan sosok pemuda tadi jangan sampai mengganggu kenyamanannya.


“..baik tuan Ming, akan kami perhatikan”


Suasana wilayah timur ini terlihat ramai karena akan diadakan acara pemilihan pemimpin kekaisaran wilayah timur.


Nantinya dari empat kekaisaran tersisa di alam spiritual ini akan mengadakan pertandingan beladiri bebas, siapapun bisa mendaftar untuk ikut, minimal kekuatan harus setingkat jendral*5 tentunya dengan umur maksimal


30 tahun.


Setelah sebulan menimbang-nimbang hasil pertemuan terakhir, keempat kaisar mengambil risiko dengan  melakukan pertandingan bela diri untuk dijadikan ajang pemilihan calon penguasa wilayah timur pengganti kaisar Tang.


Semua pihak dilibatkan termasuk bangsawan yang mendiami wilayah timur. bangsawan di wilayah Timur : bangsawan Ming, Bangsawan He, bangsawan Zu, Bangsawan Wen.


Tidak hanya pihak bangsawan saja yang diundang, ada beberapa sekte pendukung dari keempat kekaisaran juga diundang dalam acara tersebut.


Total lebih dari 40 sekte turut serta mengirimkan murid jenius dan tetua muda mereka untuk berpartisipasi dalam pertandingan.


Zio yang saat ini sudah ikut hadir sebagai peserta dadakan, Zio mendaftarkan diri dimenit akhir sebelum  penutupan acara, terlihat Zio sudah duduk disalah satu bangku peserta yang telah disediakan.


Total ada 61 peserta termasuk Zio yang telah hadir ditempat pertandingan.


{wuuuooossshhhh}


Hentakan angin akibat aura yang disebarkan oleh keempat kaisar membuat tempat pertandingan sempat goyah pepohonannya.

__ADS_1


“..empat kaisar alam spiritual telah datang!” ucap sang master cermony pertandingan.


Setelah melewati beberapa sambutan dari keempat kaisar, acara pun segera dimulai.


Wasit pertandingan terlihat sudah berdiri ditengah lapangan pertandingan.


“..aturan kali ini sangat sederhana, siapapun boleh mengajukan tantangan secara langsung, aturannya hanya satu, tidak boleh membunuh!”


Setelah wasit pertandingan memberikan penjelasan terkait aturan pertandingan, kini tempat pertandingan terlihat sepi dan hening dalam beberapa saat. Hingga,...


{tap}


{tap}


Suara langkah kaki terdengar, sosok pemuda sedang menapaki tangga lapangan pertandingan.


Adalah pemuda 18 tahun dengan menggunakan pakaian yang bisa dibilang aneh dialam spiritual. Zio saat ini menggunakan  baju taekwondo berwarna putih dengan sabuk hitam ditengahnya.


Outfit yang sangat kontras dengan baju-baju umum dipakai oleh para kultivator dialam spiritual.


“..orang itu!”


“..pemuda itu!”


Komentar heran dan aneh terdengar ditelinganya.


“.. namaku Zio, aku menantang kalian semua untuk langsung melawanku!”


Kesombongan yang membuat semua peserta dan penonton begitu terbakar emosi.


Anak belasan tahun datang ketengah lapangan pertandingan dan langsung mengajukan tantangan melawan semua peserta yang hadir! Gila!


“..hei anak muda, jangan salahkan kami jika badanmu tidak lengkap setelah pertandingan ini!”


“..benar, kamu terlalu sombong anak muda!”


{wuuutttt.. wuuutttt.. wuuutttt.. wuuutttt..}


“..apakah kalian mengetahui siapa pemuda itu!”


“..tubuhnya terlihat tidak ada basis kultivasi sama sekali!”


“..kita lihat saja!”


“..benar, kita lihat saja apa yang terjadi!”


4 kaisar saling bertanya satu sama lain.


Semua peserta sudah bersiap dengan senjata mereka masing-masing, semuanya diarahkan kesatu titik yang ada ditengah-tengah mereka semua.


Zio yang menjadi target mereka semua terlihat tenang, matanya terlihat tertutup rapat layaknya orang tidur sambil berdiri.


“..anak muda ini terlalu sombong, disaat semua senjata mengarah ke dirinya, yang ada malah tidur!”


“..benar itu!”


Suara para peserta lain yang telah mengelilingi Zio terdengar mempertanyakan kondisi Zio saat ini.


“..seraaaang!!”


{zlaassshhhh}


{gubraak..gedbug... gubraak..gedbug... gubraak..gedbug... gubraak..gedbug...gubraak..gedbug...}


Belum juga mereka bergerak melangkah, tiba-tiba ada seberkas sinar keluar dari tubuh zio sangat cepat.


Sinar itu berbentuk lingkaran penuh dengan Zio sebagai pusatnya jika berdasarkan top view kamera, sinar itu semakin membesar hingga menghantam semua tubuh peserta yang mengelilingi Zio, sangat cepat dan sangat


kuat!!.

__ADS_1


Ke 60 peserta itu diterbangkan keluar lapangan pertandingan, dan jatuh diluar lapangan pertandingan secara terpencar.


“..apaaa!”


“..bagaimana bisa!”


“..anakku!”


“..patriak!!”


“..pangeran!!”


Terlihat penonton yang tidak lain adalah pendamping para peserta saling berteriak melihat, anak dan keturunan mereka terlempar keluar hanya dalam satu kedipan mata dan berakhir pingsan diluar lapangan pertandingan.


4 kaisar yang hadir semuanyanya dibuat takjub, rahangnya terbuka bahkan telor bebekpun bisa masuk kedalam ronggo mulut mereka. Semua penonton hening!


“..wasit!” teriakan Zio memecah keheningan.


Wasit pertandingan tadinya diam, kesadarannya kembali akibat teriakan zio, wasit itu terlihat langsung melesat ketengah lapangan.


“..pemenangnya...” tanya wasit pertandingan kepada Zio.


“..panggil saja Zio!” jawab Zio pada wasit pertandingan.


“..pemenangnya adalah Tuan muda Zio!”


Penonton yang mendengar nama yang disebutkan oleh wasit dengan menggunakan kekuatan spiritual dalam mengedarkannya segera paham siapa sosok pemuda yang telah menggemparkan pertandingan beladiri dengan hadiah menjadi kaisar diwilayah timur.


{tap.. tap.. tap.. tap..}


Tiba – tiba keempat kaisar turun dari podium kehormatannya dan langsung menuju ketengah arena pertandingan.


“..anak muda, sekiranya kaisar tua ini apakah bisa bertukar jurus denganmu?!”


“..benar, tolong pencerahannya!”


Keempat kaisar tanpa disangka-sangka langsung menantang sosok pemuda yang menjadi pemenang pertandingan.


Wasit yang melihat keempat kaisar hendak menantang pemenang pertandingan, langsung meninggalkan lapangan pertandingan, dirinya menepi.


{plakk... plakk... plakk... plakk...}


{wuuusshhhh... wuuusshhhh ... wuuusshhhh ... wuuusshhhh }


{gubraakkkk,.. gubraakkkk ... gubraakkkk ... gubraakkkk }


Tiba-tiba empat tamparan keras terdengar , empat tamparan yang berakibat terbangnya keempat kaisar dan menjatuhkannya hingga pingsan keluar arena pertandingan.


Tubuh keempat kaisar layaknya gulungan adonan donat nyungsep dipojokan bangku kosong peserta.


Kembali keheningan melanda lokasi pertandingan.


Belum selesai urusan 60 peserta pingsan, kini bagian medis dibuat pusing dengan empat sosok kaisar penguasa wilayah di alam spiritual itu dikirim terbang dan langsung pingsang tidak sadarkan diri.


Pasukan tiap kerajaan pun tidak ada yang berani mengurung Zio. Semuanya melemparkan senjata mereka dan berlutut tanda menyerah.


Sosok kaisar yang merupakan simbol kekuatan tertinggi saja dibuat pingsan apalagi mereka yang hanya bawahan kekaisaran.


“..aku datang dengan damai! Adalah aku yang telah membunuh dan menghilangkan kaisar TANG didunia Fana..”


{wssshhzzzttt}


Segera keributan terjadi ketika Zio menjelaskan siapa dirinya.


“..bawa kemari tubuh 4 kaisar yang sedang pingsan!” perintah Zio kepada bagian medis.


Terdapat keraguan diantara semua anggota medis. Hinga,...


{siuuuut.. siuuuut.. siuuuut.. siuuuut..}

__ADS_1


Zio yang melihat keraguan dari bagian medis segera mengarahkan jemarinya dengan gesture memanggil, gerakan jari tangannya langsung menggerakkan tubuh 4 kaisar yang masih dalam keadaan pingsan mendekat kearahnya dengan cara melayang.


Semua yang hadir semakin dibuat tercengang dengan kemampuan Zio.


__ADS_2