
Zio telah memberitahukan rencana untuk mereformasi pemerintahan kekaisaran Tang kepada semuanya.
Tanpa banyak lagi diskusi JiaLu memimpin kawan-kawannya untuk segera menyerang kekaisaran Tang.
Bleki langsung memesan tubuh utuh kaisar Tang guna dijadikan menu utama olehnya.
Lima sosok Shu bersaudara memiliki tugas untuk menguras habis ruang harta kekaisaran Tang.
Sedangkan Jialu akan bertugas untuk melindungi aktivitas mereka berenam dari sosok kuat dimensi Iblis Azura yang akan menghambat pekerjaan keenamnya.
{slapppp}
Zio sendiri langsung menarik dua sosok iblis Azura yang memang ditugaskan oleh dimensi iblis Azura untuk membantu kaisar Tang.
Dengan penguasaan mutlak alam langit dan dua alam dibawahnya, menarik dua sosok iblis Azura yang lepas dari dimensi mereka adalah hal yang sangat mudah bagi Zio.
{sriiinggg}
Tanpa sepengetahuan sua sosok iblis Azura, Zio sudah mengurung mereka didalam sebuah kubus transparan raksasa dengan ukuran 4x lapangan bola internasional 4x (50x100)meter persegi.
“..naah Mu’er.. silahkan kamu buktikan kemajuan ranah kultivasimu!” Ujar Zio memberikan kesempatan kepada JinMu untuk latih tanding dengan dua sosok iblis Azura.
{wooosshhhh}
“..tentu!!” JinMu langsung melesat menerobos kubus transparan yang ada didepannya dengan mudah, karena Zio telah memberikannya Izin.
“..tuan, kami juga ingin menguji kekuatan baru kami!” rengek enam kultivator wanita klan phoenix.
“..kalian tenanglah, kita tunggu bagaimana JinMu menyelesaikan dua kultivator iblis azura itu!” jawab Zio menenangkan keenamnya dengan mengelus puncak kepala mereka bergantian.
Keenam kultivator yang diperlakukan oleh Zio langsung duduk dengan tenang sambil hatinya berbunga-bunga dengan sikap Zio barusan.
“..kakak JinMu semangaat!!” teriakan Feng Mei terdengar sangat kencang.
“..euuhmmmnn!!” anggukan kepala JinMu memberikan isyarat persetujuan.
“..ii-ini...! ada apa ini! Kenapa sosok yang kita cari ada didepan sana, dan siapa wanita didepan kita ini kakak?!” tanya sosok ibliz azura yang kebingungan.
“..tenanglah, keliatannya kita telah ditarik masuk kedalam perangkapnya! Berhati-hatilah, wanita didepan kita ini bukan sosok sembarangan, meskipun kita tidak bisa mendeteksi kekuatan dan ranah kultivasinya!”
{buzzzzzzhhhh}
Aura kultivator iblis segera keluar dari tubuh keduanya, namun JinMu masih dengan kalem menanggapinya.
Sayatan iblis azura!!
Siluet tebasan pedang horizontal berwarna hitam pekat, langsung begerak cepat bersamaan mengarah ke JinMu sebagai target serangannya.
{ctassshhh}.....{Boooommmmm}
JinMu terlihat sangat santai menghalau serangan kembar yang diarahkan kepadanya, hanya dengan menggunakan kibasan tangan kirinya yang memegang kipas, serangan mematikan itu dihempaskan begitu saja.
Kipas yang dikibaskan JinMu terlihat memantulkan serangan kembar kearah samping lawannya dan langsung menghantam dinding kubus transparan.
“..bb-bagaimana mungkin”
“..sa-sangat kuat!!”
Kedua adik kakak iblis Azura itu kini terlihat frustasi, karena serangan pamungkas mereka hanya dianggap angin lalu oleh sosok perempuan didepan mereka.
{dash..}.. {dash..} {dash..} {dash..}
{tassshh..}.. {tassshh..}.. {tassshh..}..
Keduanya langsung menyerang kearah JinMu dengan menggunakan pukulan dan tendangan yang dialiri oleh Qi Iblis.
JinMu masih tetap santai dengan menggunakan kipasnya diayun kekiri dan kekanan untuk menghalau serangan kembar iblis Azura.
Pukulan bertemu kipas JinMu!!
Tendangan bertemu kipas jinMu!!
Kombinasi serangan kakak beradik itu terlihat sangat lemah dimata JinMu.
“..kakak kita harus menggabungkan kekuatan kita,hooosh..hooshhh...hoosshhh!!” ujar salah satu iblis Azura dengan nafas naik turun kelelahan.
Mendengar permintaan sodaranya untuk menggabungkan kekuatan, segera mereka melakukan gerakan- gerakan aneh dengan tujuan menggabungkan dua kekuatan mereka.
{duaaarrrrr}
__ADS_1
Ledakan terjadi!!
Asap hitam mengepul tinggi!!
{hoooorrggggg.....}
Suara nafas berat muncul diantara kepulan asap, dampak ledakan dari aktivitas penggabungan kekutaan dua iblis azura.
“..berhati-hatilah JinMu, kekuatan mereka menjadi dua kali lipat kekuatan sebelumnya, bahkan bisa lebih, karena mereka menggunakan penyatuan darah Iblis Azura!” ujar Zio mengingatkan wanitanya lewat transmittal jiwa.
“..apa suamiku mengkhawatirkanku sekarang?!! tenang saja, mereka masih bukan tandingan kekuatanku, suami tahu itu kaan!!” jawab JinMu lewat transmittal jiwa menenangkan Zio yang terlihat sedikit khawatir.
“..aiiissshhhh!!’ Zio hanya menggeleng-gelengkan kepalanya saat mendengar jawaban JinMu.
Zio paham betul jikalau kekuatan JinMu telah pulih kembali, kini kekuatannya setara kultivator ranah Dewa Surgawi dialam dewa, hanya beda satu tingkat dibawah kekuatan puncak Zio jaman dulu.
Dua sosok iblis Azura yang sedang melakukan penggabungan kekuatan, kini memiliki ranah kekuatan kultivasi ditingkat dewa bumi – alam dewa.
Tingkatan kultivasi dialam dewa sendiri terbagi atas : Abadi,raja abadi, kaisar abadi, dewa bumi, dewa langit, dewa bintang, Dewa semesta, Dewa surgawi, kaisar dewa surgawi (awal-tengah-akhir).
“..hahaha—matilah kau wanita sombong!!” ujar sosok tinggi besar yang memiliki tanduk merah menyala.
{sraaaaallkkkk....Traaannnngggggg}
Senjata mereka berdua terlihat menyerang dengan kekuatan yang sangat mengerikan, namun bisa ditahan oleh kipas JinMu dalam posisi tertutup.
{kreteeekkkk.....}
Kubus transparan buatan Zio terlihat bergetar dan sedikit retak.
Zio cepat-cepat menyempurnakan kembali, agar tidak ada dampak pertempuran bagi dunia luar.
Kekuatan ranah kultivasi dewa bumi - alam dewa, mampu membelah planet besar menjadi ratusan bagian berkeping-keping.
{slaapppp}...{slaapppp}...{slaapppp}...
JinMu terlihat menghindari serangan tajam yang terus menargetkan dirinya.
“..hei wanita sombong, apakah hanya menghindar saja kemampuanmu! Hah!” ujar sosok gabungan dua iblis Azura menghina JinMu.
“..iblis bodoh! Jika aku tidak menghindar apalagi?!” jawab JinMu.
{sssrrrreeegggggg........}
Muncul bola kecil diantara telapak tangan sosok raksasa iblis azura, bola itu tadinya kecil, kini semakin membesar, hingga besarnya hampir menutupi kubus transparan.
“..ii-ini!!!” Zio dibuat terkejut dengan serangan yang dibuat oleh raksasa iblis Azura.
Keterkejutan Zio hanya sesaat saja, karena setelah melihat reaksi JinMu yang masih tenang dan tidak terprovokasi, membuat Zio juga menaruh kepercayaan tinggi.
“..tu-tuaan, apakah tidak berbahaya, kakak JinMu menghadapi serangan ini?!” Feng Lan dan lima sodaranya nampak bertanya dengan raut wajah yang gelisah.
“..kalian tenang saja, JinMu kekuatannya lebih dari mereka!” jawab Zio dengan singkat.
{siuuuttt.........}
Bola pijar berwarna merah menyala layaknya matahari, langsung bergerak mendekati JinMu yang terlihat masih saja tetap tenang.
Serangan dengan dampak ledakan bisa menghilangkan satu galaksi itu mendatangi Jinmu dengan sangat cepat.
{sraatttt...sraaaatttt.....sraaaaaaattttt}
Gerakan menyilang kekanan-kekiri dan atas-bawah ditunjukkan oleh JinMu dengan menggunakan kipas terbuka miliknya.
{buzzzzz.................}
Bola pijar merah menyala yang tadinya semakin membesar seolah ingin meledak, langsung berubah menjadi partikel debu ketika tinggal beberapa puluh centimeter hendak menyentuh tubuh JinMu.
“..ap-apaaaaaa!!!” gabungan tubuh dua iblis Azura itu terkejut.
Mati!!!
{slaaasshhhh}
Kibasan kipas milik JinMu langsung memenggal kepala sosok raksasa iblis Azura yang menjadi lawannya.
{ceplukkk...} {gluduuukkkkkgggh}
Kepala yang terlepas dari tubuhnya itu langsung menggelinding hingga berada dipijakan kaki JinMu yang terlihat
__ADS_1
menggerak-gerakkan kipasnya dengan santai, layaknya orang kegerahan.
“..horaaaiiii!!! kakak JinMu hebat!!”
“..iyaa benar, kakak JinMu luar biasa!!”
Sorak sorai keenam wanita Zio yang lain terlihat, mereka meluapkan emosi kebahagiaan, setelah JinMu berhasil mengalahkan dua iblis Azura yang sudah melakukan penggabungan kekuatan.
“..tuan, ada di ranah kekuatan apa sebenarnya kakak JinMu, bagaimana dirinya bisa begitu santainya menghadapi kekuatan ranah dewa Bumi – alam dewa?!” tanya Feng Xi dengan sedikit rasa segan.
“..JinMu ada diranah Dewa Surgawi Feng Xi” ujar Zio menjawab dengan memegang dagu lancipnya.
Feng Xi langsung tersipu malu dengan sikap Zio yang terlihat begitu menyayanginya.
“..tuan aku juga mau dipegang daguku seperti sodara Feng Xi!”
“..aku juga..”
“..aku Juga tuan!!”
Jadilah Zio memegang satu persatu dagu kelima wanitanya secara bergantian.
{siuuut}...{tapppp}
JinMu langsung menerobos dengan mudah kubus transparan buatan Zio, dan langsung berdiri didepan Zio serta menghalau keenam wanita yang bergerombol menutupi tubuh Zio.
“..sayaaang... suamii... bagaimana tadi?!” tanya JinMu sambil bermanja dalam dada bidang milik Zio.
“...iiisshhh iiissshhh...iiiiiiisshhh, kakak... bikin iri saja!” ucap Feng Mei.
“..biarin wleeek,...hehehehe” JinMu membalas dengan ejekan dan masih bergelayut manja diatas dada bidang Zio.
Suasana terlihat bergitu harmonis dengan bercandaan mereka semua.
+++
Sementara itu bangunan kekaisaran Tang.
“..ka-kalian siapa?!” kaisar Tang terlihat gemeteran tubuhnya, karena dirinya tidak sanggup menahan tekanan ranah kultivasi milik Bleki.
Shu bersaudara sudah menyelinap masuk kedalam gudang harta kekaisaran Tang dan mulai melancarkan aksinya tanpa diketahui oleh petugas jaga.
“..calon makananku, kesinilah!” ucap Bleki sambil tangannya melambai memanggil kaisar Tang.
Entah karena hipnotis atau apa, tubuh kaisar Tang seperti boneka remote kontrol dengan kuasa penuh ada ditangan bleki.
Tubuh kaisar Tang langsung bergerak dengan terpaksa mendekati bleki.
{krauukkkk}
Bleki langsung memakan kepala kaisar Tang dengan rakusnya, layaknya makan mentimun utuh buat lapapan pecak ikan mas.
Mulut bleki langsung berubah sangat lebar dan langsung menelan tubuh kaisar Tang yang masih berdiri setelah kepalanya ditelan Bleki.
“..eehmmm...nyamm..nyammmm!” Bleki sudah menjadi psikopat yang memakan kultivator sebagai sumber makanannya.
{ctiingggg........}
Bleki memuntahkan cincin ruang kaisar Tang yang terlihat nyelip di gigi taring miliknya.
Beberapa pejabat kekaisaran terlihat bergidik ngeri dengan aksi bleki yang terlihat sangat sadis.
“..kalian semua, kekaisaran ini telah kami ambil alih, segera letakkan harta kalian semua! Awas jika kalian sampai menyembunyikan harta berharga kalian..” Bleki terlihat memerintahkan pejabat kekaisaran yang hadir.
{cliiingg...klintiiingggg... klintiiingggg .......klintiiingggg...........}
Puluhan cincin ruang para pejabat kekaisaran segera dilemparkan kedalam bejana logam yang telah bleki persiapkan.
{slaapppp...}
“..tidaaaakkkk....”
Jeritan para pejabat yang hadir ketika tubuh mereka terhisap dengan sangat kuat kearah pusaran hitam yang muncul didepan tubuh bleki.
Dengan kemampuan melahap yang diberikan oleh Zio, Bleki tidak menyia-nyiakan tubuh para pejabat kekaisaran yang rata -rata memiliki tingkat kultivasi setingkat kaisar berlian, tubuh mereka layaknya kudapan bagi menu utama.
“..bawahan tuan Zio satu ini, benar-benar rakus!”
JiaLu yang melihat aksi bleki dari atas terlihat menggeleng-gelengkan kepalanya.
__ADS_1