
Pagi itu Zio terlihat duduk – duduk dengan satpam TPA yang tengah berjaga. Karena waktu masih menunjukkan
pukul 6:20 sesuai jarum penunjuk jam dinding yang ada dikantor satpam, dari pandangan Zio terlihat begitu banyak driver ojol yang numpang ke toilet lah numpang ngecharge lah, numpang duduk-duduk laah.
“..ini bukannya cari orderan malah duduk-duduk disini, apa engga pada butuh duit pada?” tanya Zio dengan suara yang diperkeras dengan maksud bertanya.
“..laah si abang, ini kita juga lagi tunggu orderan bang, makanya kita duduk disini”
“..bener itu bang kata teman saya, disini kan banyak itu driver dump truk, kadang pada minta beli sarapan lah, nganterin pulang dulu ke bini mudanya lah, macem-macem daah pokoknya” jawab yang lainnya.
“..bener juga ya, kenapa kagak kepikiran disitu!” gumam Zio dalam hati.
“..oow kirain “ sahut Zio kemudian.
“..emang abang kagak butuh ojol bang, sini guwe saja yang anterin abangnya, offline juga engga apa-apa, biar
pembuka rejeki begitu, habis sepi dari kemarin bang kita-kita” ujar driver ojol yang terlihat mukanya kusut banget.
“..mungkin elunya jarang mandi kalee, jadi rejeki engga mau deket-deket sama elu!” jawab kawannya sambil cengengesan.
“..******!” jawabnya kembali.
“..emang yaa, maaf tanya, sehari dapat berapa orderan pada nii abang ojol sekalian, maaf tanya lho ini?” Tanya Zio.
“..sekarang sepi bang, sehari saya aje cuman dapat 10 orderan, itupun sudah muter 12 jam padahal”
“..bener itu, 10 sudah banyak, kadang cuman dapat 6 sampe 8 itupun sudah muter ngabisin bensin juga”
“..bener itu bang, kami disini semua juga merasakan, mau makanan mau penumpang pada sepi semua”
Akhirnya pagi itu Zio mendengarkan semua keluh kesah para driver ojol yang sedang ikutan nimbrung di pos satpam.
“..nih yaa, pada dengerin ini, kalo gue kasih aplikasi khusus buat kalian pada, bukan aplikasi fiktif ya, yang jelas aplikasi ini akan memberikan abang-abang ojol dimari ini, pada kerja keras tiap hari, pada mau kagak ini?” tanya Zio.
“..ya pasti mau lah bang, asal jangan aplikasi tuyul atau genderuwo saja”
“..bener itu, selama itu aplikasi bukan buat ngajarin fiktif kita mau bang, yang pasti sehari dapat berapa bang
sekiranya?” tanya salah satu pentolan ojol yang terlihat lebih vocal dibandingkan yang lainnya.
“..nih ya, jika itungan gue engga salah, sehari kalian bakalan dapat 36 orderan, dan itu jaminan minimal setiap harinya!” jawab Zio menyakinkan.
“..seriuuss bang!”
“..beneran bang!!”
Tiba-tiba semua ojol pada berdiri dari posisinya masing-maisng layaknya mau tawuran.
“..eit...eitt.. tunggu dulu, resikonya belum gue jelasin, main hayuk saja ini..”
“..kalian mesti banyak-banyak perhatiin motor kalian semuanya, yang jelas 30 orderan ini akan membuat mesin motor kalian panasnya over, ganti oli bisa setiap minggu, sebulan sekali ganti kampas rem, kalian pada sanggup engga?” tanya Zio.
{wssshhh...wwssttttt....buzzzzzttt}
Suara bisik-bisik kanan kiri terdengar dari gerombolan ojol yang ada didepan Zio pagi itu.
“..kami mau bang!”
“..iyaa bang, Kami semua mau!”
“..bener bang, ini bukan aplikasi fiktif kan!”
Semuanya berdiri dan meminta kejelasan dari Zio.
“..tenang, jika kalian sudah mau, semuanya yang ada disini jadi saksi ya, jika aplikasi ini fiktif dan membuat kalian semua diganjar hukuman ataupun suspend ataupun dikeluarkan, saya akan bertanggung jawab...”
“..daaan, jika aplikasi ini berjalan sesuai dengan apa yang sudah gue jelaskan tadi, jangan pernah ada namanya komplain minta ganti onderdil motornya ke saya, karena saya sudah jelaskan, sehari 36 orderan minimal dari pagi buta hingga malam jam 9, ingat aturan jam kerjanya”
__ADS_1
“..gimana? setuju?!” tanya Zio memastikan kembali.
“..kami S-E-T-U-J-U!!” kompakan mereka bersuara.
“..baiklah, sebentar, kalian duduk dulu, kasih saya waktu lima menit membuat program aplikasinya!” ujar Zio.
{etekkkk.. etekkkk....tekkkk...tukkkk}
Jari jemari Zio terlihat mengotak atik hape miliknya dengan menggunakan bahasa pemrograman yang super sulit dan hanya dirinya saja yang kemungkinan bisa menguasainya.
Beberapa kali Zio terlihat melihat bahasa pemrograman ojol dan mencari dimana titik kelemahannya yang bisa
memungkinkan Zio menyusupi bahasa pemrograman miliknya dengan aman tanpa bisa terdeteksi.
Aplikasi yang Zio buat nantinya adalah aplikasi yang bisa menguatkan signal hape masing-masing, dan mengarahkan aplikasi ojol langsung ke hape mereka.
Bisa dibayangkan selama ini aplikasi ojol selalu membuat pola tertentu untuk menyebarkan orderan sehingga
satu orang sangat susah untuk mendapatkan orderan ketika dirinya sudah close order di tempat tujuan.
Kebanyakan sesampai tempat tujuan, driver ojol akan menunggu dalam kurun waktu yang lama padahal disekitaran situ ada orderan yang bisa mereka ambil secara langsung.
Milyaran bahasa coding itu ditulis dan diketik zio hanya dengan menggunakan hp miliknya saja.
{tap}
“..selesai!”
Zio terlihat sudah meletakkan hapenya,
“..sekarang kalian nyalakan bluetooth dan koneksikan dengan hp milikku” ujar Zio memberikan instruksi.
“..sudah bang!”
“..baiklah, siap-siap gue akan kirimkan file aplikasinya, sekarang juga” ujar Zio menekan layar sentuh hp miliknya dengan jempolnya.
Suara notifikasi jikalau sebuah file aplikasi telah terkirim dari hp milik Zio.
{truungg...traaangg...glontaaang...ctaanggg...kaingg-kainggg-kaingggg}
Bermacam-macam suara notifikasi hp dari driver ojol yang menunjukkan jikalau mereka telah menerima file kiriman via bluetooth.
“..kalian klik saja aplikasi yang barusan kalian terima!” perintah Zio.
Dengan sigap semua driver ojol langsung menjalankan perintah Zio.
{triinggg....}
“..pesanan baru diterima!”
{triinggg....}
“..pesanan baru diterima!”
{triinggg....}
“..pesanan baru diterima!”
{triinggg....}
“..pesanan baru diterima!”
{triinggg....}
“..pesanan baru diterima!”
Semua ojol yang sudah selesai penginstalan segera mendapatkan orderan secara bersamaan.
__ADS_1
“..waaah, bang berhasil, orderan yang pertama!”
“..iyaaa, aku juga!”
“..enyooong juga inii!”
“..makaseeh bang..cabut dulu!”
“..iyaa makaseeh bang cabut dulu jemput rejeki ini!”
setelah Zio mengingatkan agar supaya aplikasi itu tidak disebarluaskan kepada yang lainnya dan disanggupi oleh semua ojol yang hadir, akhirnya pos satpam yang tadinya penuh dengan ojol nongkrong itupun kini telah sunyi kembali.
Satpam yang mengetahui siapa sosok Zio tidak ad~~~~a yang berani bertegur sapa seperti halnya ojol yang tidak tahu
menahu siapa sosok Zio yang sebenarnya di TPA.
“..kalian mau juga!” tanya Zio pada satpam yang bekerja.
“..maaf bos, tidak usah! Gaji saya sudah cukup bekerja di sini!” ucap mereka kompak dengan bersikap hormat.
“..yaa sudah, kalian lanjutkan lagi bekerjanya!” ucap Zio yang terlihat langsung balik kanan berjalan keluar lokasi TPA yang terlihat kiri kananya sekarang adalah pohon-pohon rindang layaknya hutan didalam kota.
Ditengah perjalanan Zio sesekali melambaikan tangannya ketika ada ojol yang menyapanya.
“..bang makaseeh, aplikasinya mantabb! Ini sudah yang ke 4 mondar-mandir!” ucap salah satu ojol yang melihat Zio berjalan santai sedangkan dirinya membawa penumpang dibelakang joknya.
Zio hanya tersenyum saja menanggapi para ojol yang terlihat sudah kembali tersenyum bahagia.
Pastinya keisengan Zio bakalan membuat providernya kebakaran jenggot, bagaimana bisa aplikasi langsung mengarahkan orderan baru pada ojol-ojol yang telah Zio bantu dengan aplikasi booster bikinannya.
{drrrrtttt....drrrttttt}
“..halo tuan Zhang!” Zio terlihat mengangkat hp yang digenggamnya setelah merasakan getaran berulang - ulang.
“..nak Zio, apakah kamu bisa datang kemari pagi ini, kaisar China ingin bertemu membahas beberapa masalah
penting terkait penemuan mereka!” tanya tuan Zhang yang terlihat kebingungan.
“..sekiranya apakah tuan Zhang bisa memberitahukan kepada saya dulu, hal penting apa yang sangat mendesak
diperlukan?!” tanya Zio.
“..sekilas, kaisar China memberitahukan, jikalau 20 mil perbatasan China dengan negara asia timur jauh, tepatnya
12 mil dari ujung tembok besar china, muncul keretakan pada area tebing tinggi, dan disela-sela tebing terdengar suara yang nanti sy akan kirimkan ke nak Zio!”
“..kaisar berpendapat itu adalah makhluk yang telah dikurung oleh kekaisaran kuno puluhan juta tahun yang lalu dengan menggunakan formasi khusus, mungkin formasi itu sudah melemah sehingga makhluk yang ada didalamnya terlihat berontak ingin menghancurkan dinding tebing tinggi itu” jawab tuan Zhang.
“..aku sudah mengirimkan file inspeksi kekaisaran China barusan di hp nak ZIo!” ucap tuan Zhang memberikan kejelasan.
“..baik, sebentar saya lihat, dan tunggulah, saya sebentar lagi kesana!” jawab Zio.
Zio melihat file yang diberi nama Tao Tei oleh pemerintah kekaisaran China.
Dalam file dokumenter itu terlihat dengan jelas dinding tebing tinggi yang terlihat mengkilap jika terkena cahaya mathari, seolah-olah tebing itu merupakan campuran tembaga dan silver yang dipasang dari bawah hingga keatas tingginya, pembatas logam gunanya untuk menghubungkan dua buah tebing tinggi menjulang.
{roooooorrrrghhhh...}
Suara erangan makhluk mirip binatang iblis terdengar begitu memekakkan telinga, bahkan saat Zio sudah menurunkan volume hp miliknya, suara raungan mirip binatang iblis itu masih terdengar melengking.
“..ii-ini!, bagaimana bisa!” kata Zio.
“..aku harus segera pergi ke china sekarang juga!”
Zio langsung melihat kiri dan kanan disekitarnya, setelah dirasa aman,
{zlapppp}
__ADS_1
Tubuh Zio layaknya kertas dilipat mirip pembuatan origami dengan cepat, dan menghilang begitu saja, berpindah langsung ke ruangan kerja keluarga Zhang di Shanghai-China.