
Disebuah ruangan sekte.
“..selamat tetua Xu Mi, atas kenaikan ranah kaisar*1” ujar salah satu tetua!
“..iyaa saya juga mengucapkan selamat tetua Xu Mi” yang lain terlihat juga mengucapkan
“..terima kasih tetua semua” jawab Tetua Xu Mi dengan sumringah.
“..Apakah benar tetua Xu Mi melakukan kultivasi ganda dengan murid luar?!” tanya Ketua akademi dengan nada penuh keingintahuannya.
“..yang jelas saya masih perawan tetua sekalian, jadi silahkan artikan sendiri..” jawab tetua Xu Mi sambil mengedarkan pandangannya keseluruh penjuru ruangan memberikan penegasan kepada semua tetua yang hadir.
“..bb-bagaimana bisa!”
“..iyaaa bagaimana bisa tetua!”
“..benar itu, kami yang ada disini saja setelah melakukan ritual masih terhenti kultivasi kami sampai sekarang!?”
Semua tetua yang mengalami permasalahan kemacetan ranah yang sama segera memberikan komentar dan bertanya lebih jauh dengan tetua Xu Mi.
Beberapa ratus kalimat dilontarkan oleh Tetua Xu Mi guna menghilangkan keingintahuan mereka semua.
“..hemmm, murid baru itu memang sesuatu” gumam ketua sekte selesai mendengarkan penjelasan dari tetua Xu Mi.
Setelah mendengarkan pelayanan pengobatan yang telah dilakukan oleh murid sekte yang berstatus murid luar, Zio Tian, semua tetua yang hadir ingin mencoba memecahkan kemacetan kenaikan ranah mereka masing-masing dengan jalan menemui Zio secara langsung.
Didalam ruangan kamar Zio sendiri,
Saat ini sudah banyak orang yang mengantri terutama murid dalam dan murid inti yang telah mendengar manfaat totokan jari Zio guna menaikkan ranah kultivasi mereka.
Ratusan murid wanita dengan unsur bawaan api terlihat mengantri semuanya, mereka tidak sabaran untuk merasakan kenikmatan luar biasa yang telah diceritakan dari mulut ke mulut.
Dan hari itupun dilewati Zio dengan menghabiskan ratusan wanita dewasa untuk membantu kemacetan kenaikan ranah kultivasi mereka selama ini.
Total 150.000 batu roh tingkat menengah Zio dapatkan dari hasil terapi jarinya hari itu. Artinya ada 150 murid wanita yang telah melakukan pengobatan totok jari Zio Tian.
Setelah semua wanita selesai melakukan terapi, Zio segera bermaksud untuk menutup pintu rumah tinggalnya.
{sreeekk}
Tiba-tiba pintu rumahnya seperti diganjal sesuatu. Zio yang mengetahui ada beberapa wanita dewasa dibalik pintunya segera membuka kembali.
“..apakah kamu yang bernama Zio?!’ tanya salah satu dari mereka.
“..benar!”
“..apakah kamu bisa membantu masalah kami berlima?!” ucapnya kembali
__ADS_1
“..heummnnn” terlihat Zio memperhatikan kelima wanita dengan seragam tetua akademi yang berdiri menyamping layaknya mengerubuni.
“..20.000 batu roh tingkat menengah untuk satu orangnya!”
“..hah... kenapa bisa semahal itu?!” tanya salah satu tetua.
“..apa yang terjadi didalam tubuh tetua Xu Mi berbeda dengan tubuh tetua berlima!” jawab Zio
Setelah melihat kembali sepintas, kemudian Zio mengutarakan pendapatnya,
“..aku sebutkan, pertama timbul bejolan disekitar area sensitif tetua berlima, kedua sakit kepala setiap tengah malam hingga membuat tidur terbangun, ketiganya, aliran energi yang terlihat tidak stabil saat melakukan kultivasi penyerapan sumber daya, dan terakhir rasa sakit yang luar biasa saat melakukan kultivasi ganda!” Zio menjelaskan semua rentetan kendala tubuh mereka berlima.
“..ii-inii..bb-bagaimana bisa kamu mengetahui semuanya!” ucap wanita yang tadi bertanya.
“..jadi bagaimana?” kembali Zio bertanya.
Mereka berlima terlihat saling menoleh satu sama lain.
“..baik, kami setuju” ucap salah satu tetua dan disetujui oleh keempat lainnya.
“..kalo begitu masuklah!” ucap Zio sambil membuka lebar pintu utama rumah tinggalnya.
Kelima wanita yang merupakan tetua akademi itu terlihat mengekor pada Zio yang berjalan menuju ruang kamar miliknya dibagian paling ujung.
“..tetua!”
Beberapa sapaan hormat dilontarkan oleh tetangga Zio yang terlihat membuka pintu kamar mereka masing-masing.
“..gila kemarin tetua Xu Mi, sekarang ada lima orang tetua akademi yang menggunakan jasa murid baru itu!”
“..benar itu, bahkan pasangan kultivasi ganda kita sekarang sudah memutuskan kita, setelah mengikuti terapinya !”
“...Zio benar- benar telah menjadi musuh kita semua!”
Berbagai komentar kekesalan dari tetangga satu atap Zio dilontarkan ketika Zio dan kelima tetua sudah masuk kedalam ruangan kamar mereka.
{dapp}
Setelah pintu kamar Zio tertutup, kelima tetua terlihat bengong, takjub dan heran dengan penampakan ruangan kamar Zio.
“..indah, rapi, bersih, harum, mewah!” rentetan pujian keluar begitu saja dari mulut kelima tetua.
“...silahkan taruh kantong batu roh tingkat menengahnya di keranjang itu, selanjutnya silahkan buka seluruh pakaian yang para tetua pakai dan berbaringlah menghadap keatas langit kamar dimeja pasien yang sudah
disiapkan!” Zio menejelaskan aturannya.
Para tetua yang memang sudah mendengarkan dengan detail penjelasan dari tetua Xu Mi tidak ada yang berkomentar. Ditambah beberapa kali mereka mencoba melakukan serangan jiwa kepada Zio selalu gagal untuk
__ADS_1
menembusnya, artinya Zio memang bukan murid sembarangan.
Dengan patuh kelima tetua melepaskan semua pakaian yang melekat pada tubuh mereka berlima. Kemudian berjalan melenggak lenggok kearah meja pasien menempatkan diri mereka masing-masing.
“..aroma ini benar – benar menenangkan, rasanya seperti tenang dan damai!” ucap salah satu tetua yang menghirup aroma terapi yang ada didalam kamar Zio.
“..tolong semua kakinya ditekuk keatas” ucap Zio.
Dengan patuh kelimanya menaikkan kaki mereka dengan cara ditekuk hingga lutut mereka ada diatas layaknya orang mau lahiran. Kini terlihat ada 5 buah gua rimbun yang kelihatannya tidak pernah dicukur terbuka begitu
saja didepan mata Zio.
Tubuh kelima tetua ini begitu menggoda, bongkahan dua gunung mereka berukuran 38DD, dengan lingkar pinggang ukuran 41, karakter MILF yang belum pernah turun mesin namun begitu menggoda lawan jenisnya.
{tap.. tap.. tap.. tap.. tap..}
Dengan gerakan super cepat dan tidak mereka duga, Zio melakukan totokan pertamanya tepat dibagian bawah paha kiri dan kanan dari mereka berlima.
Tubuh kelimanya langsung bergetar hebaat, dimulai dari kedua kaki hingga menjalar kearea sensitif mereka, kedua telapak tangan mereka berlima terlihat menutup mulut mereka masing-masing menahan sesuatu yang ingin
keluar dari mulut, entah apa hanya mereka berlima yang mengetahuinya.
{tap.. tap.. tap.. tap.. tap..}
Totokan kedua bergerak dengan sangat cepat dan penuh dengan aliran energi yang dkirimkan layaknya sengatan listrik ribuan volt langsung menargetkan ujung bibir bagian atas dari gua surgawi mereka berlima.
“...aaaaakkkkhhhh...uuuuugghhhh....oooooogghhhhh...aaaaghhhh”
Kedua tangan mereka berlima langsung memegang pinggiran meja pasien, mencengkeramnya sambil berteriak cabul tanpa bisa mereka tahan lagi.
{cuuurrrrr}
Kelimanya tanpa dikasih aba-aba langsung meluncurkan cairan bening, pekat dan bau menyengat lewat gua surgawi mereka semua dengan begitu derasnya.
Tubuhnya kelimanya masih bergetar hebat tidak bisa berhenti layaknya orang kesurupan, tapi kali ini kesurupan nikmat tentunya.
Zio melakukan totokan demi totokan disepanjang jalur yang tersumbat dengan gerakan super cepatnya.
Kelima tetua yang menerima terapi jari Zio merasakan seluruh tubuhnya seperti merespon luar biasa, tubuh mereka serasa melakukan kultivasi ganda dengan pria yang mereka idam-idamkan selama ini.
Sudah berapa ratus kali kelimanya merasakan kenikmatan surgawi tanpa ada jeda berhenti, hingga tubuh mereka terkulai lemas. Sebelum akhirnya Pingsan setelah mengalami penerobosan.
“..heummm..tinggal beberapa puluh wanita lagi keliatannya!” gumam Zio keliat telah berhasil menyerap fluktuasi energi Yin dan mengumpulkan pecahan ingatan dewa Iblis Azura yang ada didalam ingatan kelima tetua yang terlihat tertidur dengan pulasnya.
Dengan tambahan 20.000 x 5 = 100.000 batu roh tingkat menengah hari ini Zio terlihat sangat puas.
Sudah hampir dua minggu Zio berada di sekte teratai hitam dan dalam dua minggu dirinya sudah mengumpulkan lebih dari 300.000 batu roh tingkat menengah tanpa harus menjalankan misi yang diberikan oleh sekte teratai hitam.
__ADS_1