
{claaappppp}...{claaappppp}...{claaappppp}
Kilat terlihat menyambar dengan bermacam warna, adalah enam wanita keluarga Phoenix kuno yang tengah membantai semua anggota sekte iblis azura dimedan perang.
Langit wilayah barat alam langit terlihat sangat kelam, mayoritas awan hitam bergerumul menutupi sinar matahari. Siang hari berubah menjadi malam yang menyeramkan.
Permaisuri Jin Mu juga tidak ingin berdiam diri, sebab dirinya tidak ingin kalah taruhan dengan wanita Zio yang lainnya.
Yaa, sebelum melakukan peperangan, semua wanita Zio membuat pertaruhan, siapa yang membunuh paling banyak, berhak untuk memiliki tubuh Zio asli selama satu minggu tanpa ada interupsi dari yang lainnya.
Jadilah medan peperangan sebagai lahan pundi - pundi point pertaruhan semua wanita Zio, kaum laki – laki tidak ada yang diizinkan ikut dalam peperangan.
Total ada delapan srikandi cantik-gemoi-putih-mulus dengan dua bongkahan yang sekel-mengkel buled-kencen-pulen, terombang ambing kesana kemari.
Zirah perang mereka terlihat sesak namun mampu menahan gejolak liar dari pergerakan dua buah bongkahan berukuran 36FF yang memberontak, ingin keluar dari sarangnya.
{jduuuaaarrr}
Tiba-tiba dari arah langit muncul suara letusan menggelegar.
Sosok Mo Gui yang turun dengan zirah perang miliknya lengkap dengan mode awakeking berupa tanduk berwarna merah menyala layaknya lava gunung merapi.
“..tuan!” tiba-tiba Bleki bersuara.
“..yalah..yalaaah.. sana!” Zio langsung paham pandangan Bleki yang diarahkan pada dirinya. Pandangan yang seolah berharap musuh yang baru datang adalah jatahnya.
Zio segera memberitahukan hal itu kepada delapan wanita yang masih membabi buta lewat komunikasi pikiran, menghabisi semua anggota sekte iblis Azura dimedan perang.
“...banggggsaaaaattt!!!”
“..wanita jallaaaang!!! Berani beraninya kalian menghabisi semua anggota sekteku!”
“..matilaah!!”
{ctaaarrrrr}
Dengan penuh emosi Mo Gui langsung mengeluarkan cambuk berwarna merah menyala dengan target salah satu wanita Zio.
{traaaanggggg}
Serangan cambuk itu langsung dihalau dengan serangan spiritual Bleki.
“..kurang ajar...!”
“..siapa kamu!?”
“..Berani-beraninya menghalangi seranganku untuk membunuh wanita rendahan yang telah membunuh anggota sekte iblis azura milikku!” erang Mo Gui ketika serangan cambuknya langsung dihalau oleh bleki.
“..hehe..hehe..”
“...kamu terlalu rendah untuk tahu siapa aku!”
“..terlebih kamu telah berani menargetkan wanita dari tuanku!”
“..jangan harap tubuhmu akan utuh mati dipermukaan benua ini!”
{wuuuzzzzhhhhh}
Tubuh Bleki langsung bergetar, tanah disekitarnya langsung berguncang, batu batu kerikil kecil naik keatas seolah melawan hukum gravitasi.
“..teknik apa ini!” Mo Gui yang selama ini merasa dirinya adalah orang yang paling kuat dialam langit langsung terlihat ciut nyalinya.
“..tidaak... kekuatan apa ini!” Mo Gui kembali kehabisan akal sehatnya ketika energi spiritual miliknya keluar dengan sendirinya dari dalam tubuhnya.
Kolam meredian tempat bersemayamnya cadangan energi spiritual Mo Gui terlihat mulai tersedot keluar semua isinya.
__ADS_1
“...aaakhhhhhh” kulit Mo Gui seperti terbakar hebat tapi tidak ada wujud api yang membakarnya.
Adalah Bleki yang telah menguasai ilmu penghisap energi tingkat dewa dan kini mencoba pemahamannya dimedan perang.
“..ck...dasar tukang pamer!” kali ini Jia Lu melemparkan nada sinisnya melihat bleki memperagakan ilmu barunya yang telah dikuasai ketika melakukan kultivasi berkepanjangan di dalam alam jiwa milik Zio.
Merasa dirinya berada diujung tanduk Mo Gui, segera melakukan gerakan dengan menyayat ujung jarinya hingga mengeluarkan darah.
{kreeeekkkkk}
Tiba tiba dari kekosongan udara dibelakang Mo Gui, muncul portal dimensi, sosok dua mata merah menyala dengan tubuh tinggi besar berwarna dominan hitam terlihat keluar dari portal dimensi.
“..Naga Neraka!” Jia Lu yang paham siapa yang keluar dari portal pemanggilan segera bersuara.
“..hehe..aku kira , aku cuman jadi penonton saja !”
“..tuan, serahkan padaku makhluk hitam jelek ini!” Jia Lu bersemangat layaknya menemukan makanan paling lezat selama hidupnya.
{wuuuussshhh}
Jia Lu langsung melesat dalam hitungan detik dirinya sudah tiba didepan sosok yang disebut Naga Neraka.
“...woi cacing pita! Lama kita tidak berjumpa!” Jialu Terlihat langsung membully Naga Neraka yang telah berdiri bersiap untuk melaksanakan perintah Mo Gui.
Sementara itu Mo Gui yang telah mempergunakan sisa – sisa energinya untuk memanggil Naga Neraka guna membantunya, kini terlihat sangat memprihatinkan.
Tubuh Mo Gui kurus kering, bahkan dirinya terlihat sudah tidak sanggup untuk berdiri setelah Bleki menghisap semua energi didalam tubuhnya secara terus menerus tanpa berhenti.
Sementara itu Naga Neraka yang mendengar ada sosok yang memanggilnya dengan sebutan cacing pita, sebuah panggilan, yang sangat dibenci oleh dirinya jutaan tahun yang lalu.
“..kkamu!”
“..bagaimana bisa?!”
“..hehe...cacing Pita! Ternyata kamu masih hidup setelah pertarungan waktu itu!”
“..apakah kita akan melanjutkan lagi pertarungan yang sempat tertunda?!” tanya Jia Lu kembali bersuara.
“..tertunda gundulmu!”
“..yang ada jika aku tidak melarikan diri waktu itu, sekarang mungkin aku sudah jadi kasur tempat tidurmu!” Bathin Naga neraka yang paham betul bagaimana sifat Jia Lu ketika bertarung.
Tiba-tiba..
{brukkkk}
Tubuh hitam legam dengan sayap yang tadinya sudah mengembang lebar itu langsung duduk bersimpuh seolah olah menghadap tuan yang sangat dihormatinya.
“..cacing Pita ini menghadap tuanku Jia Lu!” dengan memendam rasa malu yang luar biasa, Naga Neraka itu langsung merendahkan dirinya serendah rendahnya dihadapan Jia Lu.
{pfffttt...}
Mo Gui langsung melotot matanya! Dirinya tidak percaya!
Sosok naga neraka yang merupakan makhluk mitologi tertinggi dari iblis Azura, tunduk didepan sosok yang tidak dia kenal.
{krakkkk}
Bleki yang sudah mengubah dirinya menjadi bentuk aslinya langsung mengunyah kepala Mo Gui layaknya makan peyek kacang yang renyah.
Kondisi medan perang pun langsung sunyi, tidak lama kemudian..
{klantaaang}...{klontang}...{plukkkk}
Beragam suara senjata yang dilemparkan ketanah tanda menyerah silih berganti diikuti anggota sekte iblis Azura yang langsung tertunduk lemas tidak bertenaga.
__ADS_1
Tidak ada yang bisa mereka lakukan, ketika ketua sekte mereka sudah ditelan Bleki dan makhluk Mitologi kuno yang mereka sembah selama ini juga telah tunduk dengan mudahnya, hidup para anggota sekte iblis azura yang tersisa terlihat sudah tidak berarti lagi.
Peperangan berhenti dengan begitu saja.
{slaaahhh}...{slaaahhh}...{slaaahhh}... {slaaahhh}...
Permaisuri Jin Mu langsung memenggal mereka yang tersisa dengan sekali ayunan kipas tangan miliknya.
“..kakak curaaang!!!”
“..iyaaa niih.. kakak curaang!!”
“...huuuft!”
Silih berganti wanita Zio melakukan protes atas sikap permaisuri Jin Mu yang langsung sat set sat set membantai anggota tersisa dari sekte iblis Azura.
“..siapa suruh kalian lengah! Dalam berperang jangan sampai lengah! Apalagi naif melihat musuh kalian menyerah! Tetap fokus pada satu tujuan, bunuh atau dibunuh!” jawab permaisuri Jin Mu yang langsung terbang mendekat kearah Zio.
“..kamu sih...”
“..iih kok aku siih!”
“..yaah gagal deeh mendapatkan hadiah utama!”
Zio yang melihat semua wanita datang dengan tertunduk lemas hanya bisa menggelengkan kepalanya.
Kiasar Ge Low dan para ketua sekte yang melihat aksi dari para wanita Zio serta bawahannya hanya bisa menjatuhkan rahang mereka masing-masing.
Ekspresi tidak percayaan itu berlangsung lama, sampai-sampai mereka sadar jikalau peperangan telah selesai.
Naga Neraka juga sudah menjadi bagian dari anggota baru Zio Tian setelah dirinya menyerahkan diri secara sukarela menjadi hewan kontrak Zio.
Naga Neraka langsung masuk kedalam dunia Jiwa milik Zio bersama Bleki dan yang lainnya, kini tersisa Zio dengan permaisuri Jin Mu saja yang terlihat bergelayut manja dilengah kokoh milik Zio.
“..terima kasih yang mulia Zio Tian, berkat yang mulia, wilayah barat Alam langit ini bisa kembali kita kuasai” ujar Kaisar Ge Low yang terlihat menundukkan kepalanya didepan Zio.
“..sudahlah, lain kali jangan sampai terjadi hal seperti ini lagi!”
“.. Tugasmu sangat berat kedepannya untuk membenahi kembali kerusakan yang telah diakibatkan adanya peperangan ini!” jawab Zio
“..benar yang mulia, hamba pribadi akan sangat membutuhkan uluran tangan dari kekaisaran Zio Tian guna membangun kembali kekaisaran wilayah barat ini” jawab Kaisar Ge Low penuh hormat.
“..baiklah, urus semua dengan asosiasi garuda emas, agar warga kekaisaran bisa segera membangun kembali wilayah barat alam langit seperti sedia kala!”
“..kalo begitu aku beserta istriku pamit!”
“..Wilayah utara bekas kerajaan Na Jong, sekarang menjadi satu dengan wilayah kekuasaanku!” ucap Zio sambil membalikkan badannya kemudian melangkah meninggalkan kaisar Ge Low dan pendukungnya begitu saja.
{zlapppp}
Tanpa ada sobekan ruang, kedua sosok yang paling berperan dialam langit itu langsung menghilang dalam hitungan detik.
“..sungguh pribadi yang luar biasa kaisar Zio Tian” ujar Penasehat kekaisaran.
“..kalian semua, seperti yang telah kalian lihat barusan, aku berharap semua sekte pendukung kekaisaran Ge Low dapat segera membuat anggaran terkait perbaikan yang dibutuhkan, semuanya akan ditanggung oleh kekaisaran Ge Low!” ujar penasehat kekaisaran.
“..terima kasih kaisar!”
“..hidup kaisar Ge Low!”
“..hidup kaisar Zio tian!”
Pekikan kegembiraan langsung menggema, sementara tanpa mereka sadari medan perang yang kacau kini terlihat sudah rata dengan tanah.
Tidak ada bekas mayat anggota sekte iblis Azura, karena Zio telah mengamankan mereka semua untuk diekstrak menjadi sumber daya bagi dirinya dengan bantuan akar pohon surgawi.
__ADS_1