Tukang Tambal Ban SUPER

Tukang Tambal Ban SUPER
MENYINTAS


__ADS_3

Dua minggu telah berlalu.


Seminggu lalu kelima tikus api telah kembali dari ekspredisinya, dan semuanya sudah mengosongkan cincin ruang mereka serta melanjutkan kembali kultivasi mereka didalam dunia jiwa milik Zio.


Delapan hari yang lalu tuan Jiang pemilik restoran yang lama telah Zio tunjuk sebagai walikota yang baru, karena kegaduhan diwilayah tuan kota membuat Zio memunculkan tuan Jiang sebagai pahlawan.


Semua gaji pegawai dibayarkan, dan semuanya tidak menaruh curiga, karena melihat restoran Kultivator terlihat sangat ramai dan banyak pengunjung dari beberapa sekte dan traveller lintas dunia paralel.


Bahkan para traveller lintas dunia paralel juga ada yang menyempatkan diri menikmati menu dilantai 1-2-3, sampai saat ini belum ada yang mampu makan di lantai 4 restoran.


Tuan Jiang merasa sangat berterima kasih kepada Zio, selain diangkat menjadi walikota, dirinya juga sudah mengikat janji dengan Zu Mei, setelah mereka berdua saling melakukan pendekatan dalam seminggu penuh.


“..tuan muda, tolong sempatkan datang kemari jika tuan muda tidak sibuk..”


“..benar itu tuan muda, apalagi restoran ini milik tuan muda sepenuhnya, cukuplah kami berdua dengan pemberian tuan muda selama ini” keduanya terlihat begitu hormat pada Zio.


“..paman, bibi tidak usah sungkan, jika sempat saya akan datang dan melihat lagi perkembangan restoran ini!”


“..ada beberapa hal yang harus saya kerjakan, dibagian dunia yang lain” ucap Zio


Keduanya sudah mengetahui jikalau Zio adalah penyintas dunia. Dengan kemampuannya saat ini Zio memiliki tujuan untuk menghilangkan sisa-sisa klan iblis Azura yang tersebar dibeberapa dunia paralel yang lainnya.


Terlebih beberapa waktu yang lalu ada informasi dari traveller penyintas, jikalau ada makam kuno yang telah terbuka didunia paralel dengan lokasi berada dibagian paling ujung dari dunia paralel. Makam kuno yang hanya


bisa dimasuki oleh kultivator ranah kaisar *5 keatas.


Ada hukum penolakan yang berlaku apabila dibawah ranah yang ditetapkan masih memaksa untuk memasuki.


Zio yang mendengar berita tersebut segera meminta titik koordinat pastinya kepada si traveller, dan bermaksud untuk segera mengunjunginya.


Makam kuno dengan batasan ranah yang lumayan tinggi, pastilah yang membuatnya adalah orang-orang setingkat dewa.


Informasi tambahan dari si traveller, banyak klan iblis kuno yang datang mengunjungi makam tersebut, bahkan mengklaim jika makam itu adalah salah satu peninggalan leluhur mereka sang dewa iblis Azura.


Kedua orang tua yang sudah Zio anggap paman dan  bibi, hanya bisa menghormati langkah yang akan Zio ambil. Dan mendo’akan semoga Zio bisa mendapatkan apa yang diharapkannya.


Setelah berpamitan, Zio memanggil Bleki untuk masuk kembali kedalam dunia Jiwa miliknya, Zio memiliki firasat  jikalau tenaga Bleki akan sangat dibutuhkan dalam perjalanan kali ini.


{titttt...}


Zio melakukan setting terhadap kacamata penyintas dunia paralel miliknya.


{zlapppp}


Pusaran energi terlihat menghisap Zio membuatnya menghilang begitu saja.


{wuuuusshhh}


Zio muncul dari kekosongan udara disebuah gurun pasir tandus.


“..lariii!!”


{traanggg...}


(dentaang...}

__ADS_1


Suara teriakan sekelompok orang yang terlihat sedang berperang terdengar beberapa kilometer dari posisi Zio.


{swoooshhh}


Zio langsung melesat menuju tempat kejadian perkara.


“..heummmnn, siluman kalajengking! Tingkat *5” gumam Zio ketika melihat dari ketinggian dengan mode kamuflase guna menghilangkan keberadaanya.


{slasssshh}


{slasssshh}


Semua kultivator dibabat habis oleh capit siluman kalajengking.


{tapp}


Zio muncul didepan siluman kalajengking hitam yang terlihat masih marah karena buruannya ada yang melarikan diri.


{wuuttt}


“..Bleki, ambillah makananmu! Jangan sampe tersisa!” perintah Zio kepada Bleki untuk menghabisi siluman kalajengking yang masih memasang mode siaga bertempurnya.


“..ggrrrrr” Bleki langsung menunjukkan taring giginya.


{crakkkk}


Kuku kuku putih panjang mengkilap mulai muncul diruas jari-jarinya mirip cakar logam wolfverine.


{jdaaarr!}


Suara tubrukan Bleki yang langsung menghantam kepala siluman kalajengking dengan telak, tubrukan yang pada akhirnya membuat siluman itu terlempar jauh hingga menabrak dinding tumpukan pasir.


Tumpukan pasir itu langsung rata.


Bleki melompat tinggi dengan mengeluarkan serangan silangnya.


{ctassss}


Ekor kalajengking itu langsung putus dan menggelepar diatas gurun pasir.


{slaaasssshhh}


Kuku tajam dan panjang Bleki langsung memotong semua kaki-kaki kalajengking, hingga membuatnya tertunduk tak berdaya diatas gurun pasir.


Terlihat darah berwarna hijau dan mengeluarkan uap keluar dari ujung pangkal ekor milik siluman kalajengking.


“..cepat selesaikan Bleki, jangan seperti psikopat begitu!” perintah Zio yang menyilangkan kedua tangannya didepan dadanya.


“..grrrrr” Bleki hanya menanggapi dengan erangan tanda ketidak sukaan, padahal dirinya masih ingin bermain main dengan siluman didepannya yang sudah terlihat menderita dengan aktivitas amputasinya.


{slaaahhh}


{krriuukkk}


Kepala kalajengking itu terlepas dari badannya dan langsung dimakan oleh Bleki layaknya makan kerupuk renyah dan gurih.

__ADS_1


Karena perbedaan tingkatan, siluman kalajengking tidak memberikan efek yang begitu besar bagi peningkatan ranah Bleki.


{swuuutt}


Dengan melambaikan tangan Zio kembali memasukkan Bleki kedalam dunia jiwanya.


“..sungguh anjing psikopat si Bleki ini!” gumam Zio.


“..to-tolooong..tuan muda!” terdengar suara minta tolong dari sosok yang tergolek lemas dipadang pasir yang panas.


Zio segera mengangkatnya dan dengan kemampuannya secepatnya mencari tempat peristirahatan.


“..bertahanlah nona, minum dulu air ini!” Zio terlihat sangat cepat tanggap membantu sosok wanita muda yang terlihat compang camping pakaiannya bahkan pinggang rampingnya sudah terlihat akibat sobekan lebar pakaiannya.


Zio memberikan air kehidupan yang dimilikinya, air kehidupan bisa membantu penyembuhan orang yang terluka mesti sangat parah tidak bergantung pada ranah kultivasi.


Selama nyawa masih menempel, separah apapun luka yang diderita akan tetap bisa disembuhkan mesti tidak 100% kesembuhannya.


{gluukkk}


Setelah wanita muda itu meminum air pemberian Zio, Zio bermaksud untuk membantu tubuh wanita muda itu agar bisa menyerap sepenuhnya khasiatnya, dengan gerakan telapak tangannya Zio menggunakan energi murni yang disuntikkan lewat punggung si wanita.


Karena pakaian si wanita muda ini sudah sobek sana sini termasuk bagian belakang punggungnya yang kini mempertontonkan punggung putih mulus dengan dalaman yang juga sudah sobek sana sini.


Ada gelombang kejut layaknya sedang menerima stroom listrik ribuan volt ketika telapak tangan Zio menyentuh pungguh putih mulus si wanita muda.


“..uuughhh”


Tubuh si wanita terlihat sedikit bergetar menerima aksi telapak tangan Zio. Mengingat seumur-umur dirinya belum pernah disentuh oleh lawan jenisnya.


Setelah dirasa cukup Zio mengalirkan energi murninya, telapak tangan Zio segera dilepaskan dari punggung putih mulus milik si wanita muda.


“..**-terima kasih tuan muda! Saya berhutang nyawa dengan tuan muda!”


“..tidak masalah, sesama manusia harus saling menolong!”


“..kalo boleh tahu tuan muda hendak pergi kemana?” tanya si wanita muda yang terlihat berusaha menutupi bagian dadanya yang terlihat sudah berontak keluar akibat dalaman penyokong dua bongkahan dada 36FF miliknya sudah compang camping.


Zio yang melihat dua buah bongkahan yang menyembul ingin memberontak keluar hanya bisa tersenyum mesum saja.


“..pulihkan dulu kondisimu nona muda, aku akan pergi beberapa saat mencari bahan makanan, karena hari sudah hampir sore!” ucap Zio mengerti situasi.


“..sekali lagi terima kasih tuan muda atas bantuannya! Saya kembali berhutang budi” ucap si wanita muda yang masih mencoba menghalangi pandangan mata Zio kearah dua bongkahan gunung yang menyumbul liar  memberontak ingin keluar.


Zio langsung melesat pergi meninggalkan si wanita muda yang dirasa sudah sembuh dan masih dalam tahap pengisian energi kembali.


Sebenarnya Zio bisa saja mengeluarkan masakan restoran miliknya, namun dirinya lebih menghargai wanita muda yang terlihat kesusahan untuk menutupi dua bongkahan 36FF yang memberontak ingin mempertontonkan kemulusannya, semua ini dikarenakan daleman milik si wanita muda yang sudah sobek sana sini.


Sepeninggalan Zio, wanita muda yang kini terlihat bersender disebuah gua, dengan susah payah melepaskan pakaiannya yang sudah compang-camping.


{krakkkk}


Wanita muda itu terlihat mulai menyobek semua pakaiannya dimulai dari bagian atas,


{tuingg}

__ADS_1


Dua buah bongkahan melon kenyal putih mulus 36FF itu terlihat bergetar kekenyalannya saat dibiarkan terbuka.


Selebihnya reader bayangkan sendiri saja.


__ADS_2