
Zio Tian dan JinMu terlihat menikmati suasana kota kekaisaran setelah beberapa waktu lalu mereka kembali menikmati lezatnya hidangan restoran Naga Emas.
“..suami, terus bagaimana rencana selanjutnya?!” tanya JinMu bergelayut manja sambil berjalan kembali kearah penginapan.
“..nikmati saja dulu apa yang ada didepan kita, masalah pasti akan datang dengan sendirinya!”
“..benua ini sedikit berubah dari apa yang telah aku lalui disini ratusan ribu tahun yang lalu” ucap Zio sambil memandang sekitarnya.
Zio dan Jinmu sendiri saat ini berada di bagian pelataran penginapan yang menghadap kearah pegunungan naga Emas.
Konon katanya pelayan penginapan, dipegunungan itu terdapat formasi yang tidak bisa ditembus oleh siapapun, dan sang naga Emas sedang menunggu tuannya kembali.
Zio yang mendengar cerita dari pelayan penginapan hanya tersenyum simpul tanpa berkomentar sama sekali.
“..tuan!”
Tiba-tiba dari arah belakangnya muncul Bo Long yang terlihat membawa kultivator tua paruh baya bersamanya.
“..maaf mengganggu waktu tuan dan nyonya, ini saya membawa tuan wilayah yang saya ceritakan tadi” ujar Bo Long sopan.
“..salam tuan muda!” kultivator paruh baya itu terlihat bingung mau memanggil apa.
“..panggil saja Zio!” jawab Zio yang mengetahui gelagatnya.
“..baik Tuan Zio!” ucapnya kembali.
Kini meja bundar dipelataran penginapan itu telah diisi oleh 4 kultivator berbeda generasi jika melihat sekilas.
“..langsung saja tuan Zio, apakah benar tuan Zio yang akan membeli lahan pegunungan saya?!” tanya sang kultivator.
“..benar! berapa luasannya dan apakah surat-suratnya lengkap?!”
“..artinya ketika saya membelinya nanti, tidak ada pihak lain yang akan mengklaim kepemilikannya dikemudian hari?!”
Zio kembali bertanya sambil melihat kearah lawan bicaranya.
“..saya menjamin tuan Zio, lahan yang tuan akan ambil ini sebenarnya adalah lahan turun temurun yang dijaga oleh leluhur kami sejak ratusan ribu tahun yang lalu, saya saat ini adalah generasi ke seratus dua puluh lima tuan Zio!”
Zio dan pria paruh baya yang bernama Meng dengan marga Bao itu terlihat serius berdiskusi satu sama lain.
Dimeja tempat mereka duduk, kini telah dipenuhi dengan kertas kertas lembaran yang menunjukkan kepemilikan dari keturunannya.
“..jadi begitu tuan Zio!”
“..saya pribadi akan memberikan secara Cuma-Cuma apabila tuan zio sanggup untuk membuka tabir formasi yang menyelimuti lahan yang secara turun menurun telah kami jaga” ujar Meng Bao dengan tatapan serius.
Zio yang menyadari jikalau didepannya adalah keturunan dari pelayan setianya yang bernama Li Bao tidak ingin langsung membuka ceritanya.
“...apakah lahan ini yang berhadapan langsung dengan pegunungan naga emas?!” tanya Zio.
“..benar sekali tuan Zio!”
“..lahan ini juga berada diantara ketiga wilayah kekaisaran terbesar di alam dewa ini” ujarnya.
Terlihat suasana terlihat hening, karena Zio sendiri memilih diam seperti ada yang dipikirkan.
Bagi Zio, lahan yang sedang menjadi perhatian banyak orang itu adalah wilayah miliknya, sebelum berperang dengan dewa Iblis Azura dirinya telah membuat formasi pelindung khusus untuk melindungi wilayahnya dari dampak kehancuran akibat dua kekuatan yang luar biasa bertarung.
Didalam wilayahnya, Zio yakin masih banyak bawahannya yang setia menunggu kedatangannya, dan mereka sedang menahan diri untuk tidak keluar dari formasi pelindung yang telah dibuatnya selama ratusan ribu tahun lamanya.
“..tuan...!” Meng Bao terlihat menyapa Zio karena dirinya merasa lawan bicaranya sedang hanyut dengan pikirannya sendiri.
“..eh,..iyaa!”
“..saya jadi mengambil tanah itu!” ucap Zio dengan tegas kemudian berdiri.
Tidak lama kemudian, keempatnya langsung berjalan keluar bangunan penginapan, tujuan mereka ingin melihat kondisi lahan dengan mempergunakan artefak perahu terbang yang dimiliki oleh Meng Bao.
Zio terlihat tersenyum, karena artefak ini adalah artefak yang Zio berikan kepada Li Bao leluhur dari Meng Bao untuk mondar mandir memberikan pelayanan terkait pemenuhan barang-barang kebutuhan sehari-hari dari semua bawahannya.
{zuuuutttt...}
Artefak perahu terbang itu langsung pergi meninggalkan penginapan dengan kecepatan penuhnya.
Jarak wilayah yang dituju dengan lokasi penginapan sangatlah jauh, sekitar 2480 kilometer jauhnya jika dikonversikan.
Lalu Gunung yang terlihat dari penginapan dengan jaraj yang sangat jauh itu jangan ditanya lagi besarnya, dari jarak ribuan kilometer saja bisa sampai kelihatan sempurna menandakan tingginya puncak gunung tersebut.
Artefak perahu terbang itu sendiri telah sampai ditujuan dalam kurun waktu 15 menit saja.
“..silahkan tuan!”
“..disinilah batas awal wilayah yang saya telah ceritakan tadi tuan Zio!”
Meng Bao menjelaskan kepada Zio ketika didepan mereka berempat seperti ada gelombang ilusi layaknya permukaan air yang terkena angin.
“..mundurlah!” ucap Zio meminta semuanya untuk bergerak mundur menjauh.
Tangan Zio terlihat bergerak gerak dengan gerakan yang sangat aneh.
Aktivitas gerakan tangan Zio berlangsung dalam kurun waktu delapan menit lamanya jika dikonversikan.
__ADS_1
{sraaakkkkkk...}
{buuuummmmnnnn...}
Tiba-tiba saja formasi yang melindungi wilayah tak bertuan itu langsung terbuka. Seiring dengan kedua tangan Zio yang bergerak layaknya membuka tabir penutup jendela kamar.
“..ii-ini...!”
{brukkkk...}
“..Meng Bao menghadap kepada yang mulia Zio Tian!” terlihat Meng Bao langsung menjatuhkan dirinya dengan posisi menyembah.
Sejak dipenginapan Meng Bao sendiri sudah menaruh curiga karena nama orang yang ditemui mirip seperti nama legenda yang telah diceritakan leluhurnya secara turun temurun.
“..berdirilah kamu Meng Bao!”
“..terima kasih kalian keturunan Li Bao telah menjaga wilayah ini selama ratusan ribu tahun lamanya!”
Zio terlihat dengan sopan mengangkat tubuh Meng Bao yang masih terlihat menyembah dirinya.
{siuuut... siuuut... siuuut... siuuut... siuuut... siuuut...}
Satu demi satu sosok kultivator muncul dari balik ledakan formasi yang telah Zio buka.
“..bawahan menghadap yang mulia Zio Tian!”
Ratusan ribu bawahan Zio Tian terlihat dalam posisi tunduk menunggu perintah Zio.
“..bangunlah kalian semua!”
“..terima kasih telah bersabar menunggu hingga ratusan ribu tahun lamanya!”
“..sekarang kita akan kembali menatap dunia luar kembali!”
Zio terlihat begitu gagah saat melakukan orasinya didepan para bawahan setianya.
{grooooaaarrrrr}
Terdengar suara raungan yang begitu keras dari arah pegunungan Naga emas.
Suaranya bahkan membuat ketiga wilayah kekaisaran yang lain bergetar hebat, seperti telah terjadi gempa berkekuatan 10SR.
Muncul sosok naga keemasan terbang dengan kedua sayapnya membentang penuh dengan dominasi kekuatannya, tekanan auranya membuat semua kultivator bergetar hebat saking takutnya.
“..Ta Long!!” ucap Zio sedikit berteriak kearah langit.
Naga keemasan itu langsung meliuk berbelok tajam menuju arah Zio.
{duarrrr}
Muncul sosok pemuda dengan rambut berwarna keemasan serta tatoo naga diseluruh tubuhnya, pemuda itu berdiri tepat didepan Zio sambil menundukkan kepalanya.
“..kamu memang selalu nakal Ta Long!!” ujar Zio menyendil dahi pemuda nyentrik didepannya.
“..bawahan melihat yang mulia Zio Tian!” Ta Long menyapa Zio dan terlihat rona wajah bahagianya tak terbendung lagi.
Selama ratusan ribu tahun lamanya Ta Long dengan setia menunggu kedatangan Zio Tian, setelah Zio sendiri mengirim Ta Long kedalam formasi pelindung sesaat sebelum dirinya meledakkan alam Dewa untuk menghabisi Dewa Iblis Azura.
Pertemuan yang tidak sangka oleh Bo Long tentunya, karena dewa naga emas yang menjadi simbol sekte milik leluhurnya, ternyata adalah hewan kontrak dari pemuda yang menolongnya beberapa waktu yang lalu.
***
Berita tentang terbukanya tabir kuno yang menutupi wilayah paling luas dialam dewa sampai ditelinga ketiga kaisar.
Ketiganya langsung mengadakan pertemuan tertutup guna membahas fenomena alam yang bagi mereka bertiga selalu ditunggu disetiap generasi.
“..jadi, apakah kalian sudah melihat lokasi tersebut feng Huang Bai Hu?!” tanya kaisar naga emas.
“..belum yang mulia, para jendral yang kami utus mendatangi lokasi kejadian terlihat takut untuk masuk lebih dekat, karena sesuai cerita yang telah dikembangkan turun menurun oleh leluhur kita!”
“..benar yang mulia apa yang dikatakan saudara Bai Hu !”
“..heumm, apa yang kamu katakan benar Feng Huang! Tidak ada yang bisa kita lakukan saat ini, kita hanya perlu menunggu panggilannya, seperti yang diceritakan oleh leluhur terdahulu, yang mulia Zio Tian akan menarik kita bertiga untuk menghadap”
Lalu ketiga kaisar tersebut melanjutkan pembicaraan mereka terkait penculikan wanita muda belia diwilayah mereka yang sampai sekarang masih belom terselesaikan.
Satu persatu mengutarakan unek-unek mereka hingga mengerucut kepada satu tujuan, Meminta bantuan penguasa baru ketika mereka dipanggil nantinya.
***
Zio bersama semua bawahannya terlihat bercanda gurau dihalaman istana kekaisaran milik Zio.
Ada pesta kerbau emas panggang sebagai tasyakuran kembalinya kaisar penguasa alam Dewa Zio Tian.
Berbagai makanan dan minuman disediakan dengan lengkap dengan meja terbuka sepanjang ratusan meter, seluruh bawahan Zio menjadi tamu undangannya.
“..tuan, kapan rencana tuan mengundang ketiga kaisar alam dewa untuk menghadap?!” tanya sosok senior bawahannya yang memang bertugas mengatur urusan rumah tangga kekaisaran.
“..tenang saja, aku harus meleburkan diri dulu dengan inti kristal alam dewa, sehingga kekuatanku akan kembali seperti ratusan ribu tahun yang lalu!”
“..apakah kristal alam dewa masih terjaga hingga saat ini?!” tanya Zio kembali kepada bawahannya.
__ADS_1
“..tuan tenang saja, Kristal Alam dewa selama ini dijaga dengan baik oleh Ta Long, Naga emas tuan bekerja dengan sangat baik tuan selama ini!”
“..apa benar begitu Ta Long?!” tanya Zio.
“..yang Mulia tenang saja, saya bisa diandalkan sampai detik ini!” ucap Ta Long sambil membusungkan dadanya dengan sombong.
“...issshhh..issshhh..issshhhhh”
“..kamu tidak pernah berubah!” sergah Zio.
Pesta penyambutan kedatangan kembali kaisar Agung Zio Tian terlihat sangat meriah meski tanpa mengundang tiga kaisar alam dewa yang lainnya.
Zio sendiri memilih berpamitan terlebih dahulu karena dirinya harus segera mengesktrak kristal alam dewa yang membutuhkan waktu cukup lama.
Zio bermaksud untuk mengekstrak di alam jiwa miliknya, guna mempercepat waktu.
Dalam waktu normal Kristal alam dewa akan membutuhkan energi spiritual dan energi kehidupan dalam jumlah yang sangat banyak sekali.
Dibutuhkan 1200 tahun waktu normal alam dewa untuk mengekstrak kristal alam dewa yang Zio pegang saat ini.
Kristal berbentuk prisma memanjang itu terlihat berkilau warna warni saat berada digenggaman Zio.
Zio yang kini sudah berada didalam alam jiwa miliknya, segera mempersiapkan diri.
“huppp”
{buzzzzzz}
{swoooossshhhh}
Zio memulai melakukan kultivasi guna mengekstrak kristal alam dewa yang digenggamnya.
Alam dewa sendiri langsung terlihat kacau!
{duaaarrrr!!!!}
{swiiiingggg}
{buzzzzzzzz}
Secara bergantian pertir menyambar kesana kemari, langit gelap bergelombang menggulung, angin bergemuruh dan hujan mulai mengguyur alam dewa dengan sangat lebat.
Bawahan Zio yang mengetahui fenomena alam dewa seolah sedang marah, langsung memasang posisi kultivasi guna menyerap berbagai pemahaman yang diberikan oleh energi dari fenomena alam dewa.
Fenomena alam itu terus berlangsung dalam kurun waktu lebih dari 3 bulanan.
Banjir besarpun mulai mengepung wilayah 3 kekaisaran dalam periode tersebut.
Kehidupan yang biasanya penuh kedamaian terlihat kacau disana sini.
Mulai dari kekurangan bahan makanan hingga munculnya wabah penyakit yang tidak bisa disembuhkan oleh tabib di alam dewa.
Keterbatasan fasilitas transportasi untuk memindahkan penduduk alam dewa yang berada didataran rendah membuat 3 kekaisaran kebingungan satu sama lain.
Hingga pada hari ke 100, fenomena alam itu mulai perlahan menghilang, tepat pada saat 8 buah matahari saling sejajar diatas kepala.
Tiba-tiba dari arah langit muncul butir cahaya kemilauan berwarna warni, butiran itu langsung menyelimuti seluruh alam dewa.
Alam dewa seperti dilakukan dry clean dari semua hal buruk yang disebabkan oleh fenomena alam selama 100 hari kebelakang.
Tumbuhan dan mahkluk hidup lainnya kembali seperti sediakala tanpa ada yang merasakan sakit sama sekali.
Alam dewa benar – benar dibentuk ulang dengan aura yang lebih pekat lagi.
{duuummmm}..
{duuummmm}..
{duuummmm}..
{duuummmm}..
Rentetan kenaikan kultivasi para kultivator terdengar diseluruh penjuru alam dewa secara bersamaan.
“..apa ini..?? kita semua mendapatkan pencerahan kenaikan tingkat kultivasi bersama-sama!”
“..iya benar, kekuatan macam apa yang telah memberikan kita pencerahan seperti ini!?”
Berbagai komentar positif terdengar dimana-mana.
“..Yang mulai kaisar Long?!” tanya penasehat.
“..yaa, kalian tentu tahu siapa yang telah membuat fenomena alam ini bisa terjadi dalam kurun waktu seratus hari lamanya!”
“..benar yang mulia! Apakah kaisar agung alam dewa ini sudah kembali?!” tanya penasehat.
“..heummmnn.. benar penasehat!”
“..penguasa sesungguhnya alam dewa telah kembali, dan semua penghuni alam dewa tidak ada yang bisa melawan kekuatannya!”
“..alam dewa akan kembali mendapatkan kedamaiannya sebentar lagi!”
__ADS_1
“..syukurlah yang mulia kaisar Long!”
Tidak hanya dikekaisaran Naga Emas diwilayah kekaisaran yang lain juga mengalami hal yang sama, meski tidak se-ekstrim wilayah kekaisaran naga emas yang merupakan keturunan langsung dari Zio Tian! Lebih tepatnya keturunan Ta Long yang merupakan bawahan langsung dari Zio Tian.