
Maik yg melihat Bela sudah melangkah keluar kamar,, dengan segera langsung menyusulnya sambil memakai kembali baju yg suda sempat dia lepaskan tadi...
setelah sampai di belakang Bela,, Maik langsung menarik lengan Bela sehingga Bala berbalik dan menghadapnya....
"kamu mau ke mana,,,? tanya Maik...
"kemanapun aku pergi,, itu bukan urusan kamu,, jawab Bela...
kemudian Bela menarik lengannya yg masih di pegang oleh Maik dan hendak melangkah pergi,, tapi belum sempat Bela melangkah,, Maik sudah menariknya lagi dan langsung melumat bibir tipisnya dengan rakus...
Bela yg masih kesal sama Maik,, ingin sekali mendorong tubuh kekar ayah dari anak yg ada dalam kandungannya itu,,...
tapi keinginannya di sentuh Maik membuatnya lemah dan mengikuti permainan Maik,, Bela membalas lumatan Maik tidak kalah rakusnya,, sampai sampai dia menarik kepala Maik yg tinggi agar menunduk mengikutinya,, Maik pun tidak menolak,, dia menarik pinggang Bela dan menundukan kepalanya mengikuti Bela...
Maik melumat bibir Bela sambil melangkah mundur masuk ke dalam kamar Bela,,...
setelah melewati pintu kamar,, tangan Maik bergerak untuk menutup pintu kamar tapi tidak di kunci,, mereka berjalan mundur tanpa melepaskan lumatannya...
sampainya di tepi ranjang,, Maik melepaskan lumatannya dan meraih pundak Bela untuk duduk di depannya,, setelah itu mereka kembali melumat dengan rakusnya sambil tangan Maik sudah mulai nakal menyentuh bagian bagian tertentu Bela dari balik pakaiannya........
sedangkan Bela yg sudah ngga tahan lagi,, segerah menghentikan lumatannya dengan nafas yg ngos ngosan,, Bela mulai membuka kancing baju Maik,, sedangakan Maik yg ngga kalah ngos ngosan,, hanya menatap Bela dengan tatapan memangsa......
dan setelah kacing baju Maik sudah terbuka
semuanya,, Maik segera membaringkan Bela dan menindihnya,, kemudian dia kembali melumat bibir tipis Bela dengan rakusnya...
Bela dan Maik sama sama mabuk dalam hasrat mereka yg menuntut,, Maik sudah lupa dengan apa yg di peringatkan mamanya,, sedangkan Bela pun sudah tidak bisa berfikir apa apa,, mereka hanya mengikuti hasrat yg menuntut mereka saat itu......
__ADS_1
tapi di saat Maik mau melepaskan baju Bela, tiba tiba dia mendengar suara mamanya yg lagi memanggil manggil namanya,,...
Bela pun mendengarnya namun dia sudah terlanjur mabuk oleh sentuhan Maik,, jadi dia tidak bisa menyudahi semuanya begitu saja.
"Maik,,, Maik,,, teriak mama Intan yg ke sekian kalinya...
Maik dengan terburu buru langsung melepaskan Bela dan beranjak menghampiri pintu sambil mengancingkan bajunya yg sudah di lepas Bela tadi,,....
Bela yg di tinggalkan begitu saja oleh Maik makin sakit hati dan dia langsung menangis,, dan membuat langkah Maik tertahan di depan pintu....
"hiks....hiks......hiks.....hiks... kamu jahaaat,,, kata Bela sambil menangis...
Maik yg sudah mematung di depan pintu kembali berbalik dan melangkah menghampiri Bela,, dia duduk di tepi ranjang di samping Bela sambil berkata....
"Bela,, aku minta maaf,, tapi aku benar benar ngga bisa,, kata Maik sambil menatap Bela yg sedang menangis itu...
"aku benci kamu,, hiks....hiks...
Bela sangat kecewa dengan Maik,, dia merasa sangat di permainkan,, dan dia sangat malu terhadap dirinya sendiri,, dia merasa seperti wanita yg ngga punya harga diri dan mengemis ngemis belaian dari seorang laki laki...
"Bela,, aku mohon kamu tenang dulu,, aku ngga berniat mempermainkanmu,, aku ini laki laki normal,, aku lebih menginginkan itu,, kata Maik yg sambil tetap menutup mulut Bela dengan telapak tangannya...
"aku takut ketahuan orang tua kamu,, nanti apa penilaian mereka terhadapku,,? sedangkan kehamilan kamu ini aja karna kebiadapan aku Bela... jelas Maik...
kemudian Bela dengan kasarnya melepaskan tangan Maik yg sedang menutup mulutnya itu,, dan bertanya...
"berapa banyak wanita yg kamu tiduri selain aku,,,? tanya Bela sambil menatap Maik...
"Bela,, ngapain kamu harus bertanya kaya gitu,,,? kita tu akan menikah beberapa hari lagi,,, jawab Maik...
__ADS_1
"aku hanya ingin tau,, dan kalau kamu tidak menjawabnya,, aku akan membatalkan pernikahan ini dan menggugurkan kandunganku... ancam Bela...
"kamu jangan gila Bela,, kata Maik...
"kalau gitu jawab pertanyaanku... desak Bela...
"aku udah lupa,, yg pastinya,, setelah kejadian di bali malam itu,, aku sudah ngga perna menyentuh wanita manapun,, kata Maik jujur...
tapi,, kejujuran Maik itu malah menghancurkan hati Bela berkeping keping,, dia tidak menyangkah,, kalau Maik laki laki yg akan dia nikahinya punya banyak wanita yg sudah dia tiduri,, dan itu membuat Bela sangat hancur dan kecewa,, karna dia sudah terlanjur mencintai Maik...
kemudian Bela beranjak turun dari tempat tidurnya dengan berlinang air mata,, dia melangkah menuju pintu dan dia membukakan pintu kamarnya sambil berkata...
"keluarlah dari kamarku,,! dan jangan hawatir,, aku ngga akang menginginkan itu darimu lagi,,.. kata Bela tanpa menatap Maik..
Maik yg terkejut denga pernyataan Bela langsung berdiri dan melangkah menghampiri Bela sambil berkata....
"apa maksud kamu Bela,,,? kita akan menikah dan menjadi suami istri,,... kata Maik setelah berada di saping Bela...
"kita akan menikah,, tapi aku akan tinggal di sini dan kamu di Itali,, kamu bisa melakukan hal itu dengan wanita wanita seksimu di sana,, aku ngga akan melarang apa yg sudah menjadi kebiasaanmu... Bela berkata dengan bercucuran air mata...
Bela sangat kecewa terhadap Maik,, dia berfikir,, selama ini dia menahan diri dan menutup diri untuk semua laki laki demi tunangannya itu,, tapi apa yg dia dapat sekarang,, Maik sudah meniduri banyak wanita seksi di Itali sana sampai sampai dia tidak menginginkan Bela sama sekali,,.....
"Bela,, tolong maafkan aku,, dulu aku memang brengsek,, tapi setelah menyentuhmu,, aku langsung ngga tertarik sama wanita manapun,, percayalah padaku Bela,, aku mohon....
"aku bukan anak kecil yg bisa kamu bodohi dengan mudahnya,, kamu bilang karna aku,, kamu sudah tidak tertarik sama wanita lain,,?
"bukannya kebalikan,,,? karna pesona wanita lain sampai kamu sudah ngga menginginkanku,,,? tambah Bela...
"ok,, aku tunggu kamu di luar,, kita pergi mencari tempat yg lebih aman,, dan aku akan menunjukan padamu,,, betapa aku sangat menginginkanmu,, kata Maik dan langsung keluar meninggalkan Bela...
__ADS_1
Bela hanya terdiam tanpa kata,, dia tidak tau harus seperti apa,,?? sedangkan Maik yg sudah keluar,, sedang mengobrol dengan ke dua orang tuanya di ruang keluarga rumah Bela,, dan kemudian dia melangkah keluar rumah dan berlalu pergi...