
Maik dan Bela menunggu di luar sudah hampir dua jam namun orang tua mereka belum ada tanda tanda untuk pergi dari tempat duduk mereka di dalam sana...
akhirnya Maik meminta Bela untuk segera masuk duluan karna Maik takut kalau Bela berlama lama di luar dengan keadan hamil seperti itu,, apalagi waktu sudah menunjukan pukul 10 malam,, Maik takut terjadi apa apa dengan Bela dan anaknya...
akhirnya Bela pun menuruti permintaan Maik,, dia masuk kedalam rumah tanpa Maik karna Maik masih berada di halaman samping,, Maik memilih untuk tidak masuk bersama Bela karna dia ingin memikirkan bagaimana caranya dia ke kamar Bela sebentar nanti,, karna mama Idira setiap malam selalu mengecek anak anakanya satu per satu termasuk Bela....
para orang tua yg sedang asik mengobrol itu merasa bingung di saat melihat Bela yg masuk ke dalam rumah sendirian tanpa Maik,, karna merasa bingung dan sedikit penasaran,, mama Intan langsung bertanya sambil menatap Bela yg sudah melangkah menghampiri mereka itu...
"mana Maik sayang,,,? ko kamu sendirian,,,? tanya mama Intan...
"Maiknya lagi duduk duduk di halaman samping tante,, aku udah merasa ngantuk soalnya jadi aku masuk duluan,,, jawab Bela berbohong..
"ooo gitu,,,? ya uda sana tidur,,! soalnya besok kita berangkatnya subuh subuh,,,,... kata mama Intan...
dan Bela hanya mengangguk dan langsung melangkah naik ke lantai dua menuju kamarnya...
sampainya di kamar,, Bela langsung menuju ke kamar mandi untuk membersihkan wajah dan menyikat giginya,, setelah itu dia langsunh memakai segala perawatan malamnya yg berupa krim dan juga lotion khusus malam,, Bela mempunyai faras yg cantik dan kulit yg putih,, kecantikan dan kulit putihnya itu turun dari papanya yg berdarah Itali asli....
Bela menggantikan bajunya dengan baju kaos dan celananya dia lepas hanya tertinggal cd yg berwarna hitam,, dia duduk di atas ranjang sambil merai ponselnya untuk menelfon Maik,, karna dia takut Maik sudah masuk dan langsung tertidur di kamar Fiki...
("halo,,, suara Maik setelah sambungan telfon tersambung....
__ADS_1
("kamu di mana,,,? tanya Bela...
("aku udah di kamar,, jawab Maik...
("kamu ngga kesini,,,? tanya Bela sedikit ngambek...
("aku akan ke situ sebentar lagi,,! jawab Maik..
("ya udah aku tunggu,,! soalnya aku ngga bisa tidur,, aku maunya tidur sama kamu,,! rengek Bela...
("iya,, aku akan ke situ... jawab Maik dengan nada suara yg pelan karna dia takut suaranya membangunkan Luis dan Fiki yg berada di belakangnya itu...
("uuuwek,,, uuuwek,, uuuwek,, aduuuh,,, aduuh,, suara rintihan Bela....
Bela berlari ke dalam kamar mandi tadi dengan ponsel yg masih tersambung dengan Maik di dalam genggamannya,, jadi Maik mendengar suara mual dan rintihan Bela itu,, Maik yg kaget dan merasa hawatir dengan segera langsung mematikan sambungan telfonnya kemudian melangkah keluar dari kamar Fiki dan naik ke lantai dua menuju kamar Bela...
Maik masuk ke dalam kamar Bela tanpa mengetuk pintu,, kebetulan pintunya memang sengaja tidak di kunci sama Bela,, Maik yg terkejut di saat melihat Bela sedang bersandar di pintu kamar mandi dengan lemas dan berlinang air mata langsung menghampiri Bela dan memeluknya...
kemudian Maik membawanya ke tempat tidur dan membaringkannya di sana,, setelah itu Maik menarik selimutnya dan hendak menutupi tubuh Bela,, tapi tiba tiba mata Maik terpana sambil menelan liurnya di saat dia melihat Bela hanya mengenakan cd dan baju kaos pendek,, dan itu membuat maik hampir kehilangan kendali,, sedangkan Bela hanya menatapnya tanpa bersuara...
tapi tiba tiba dia teringat dengan kata kata mamanya dan membuatnya langsung melanjutkan apa yg ingin dia lakukan,, dia menutupi setengah tubuh Bela dengan selimut yg berada di tangannya itu...
__ADS_1
setelah itu Maik hendak berbalik untuk mau mengambil kursi belajar Bela tapi langsung di cegah oleh Bela,, Bela meraih tangan Maik sambil berkata.....
"kamu mau kemana,,,? tanya Bela...
"aku mau ambil kursi buat duduk,,,! jawab Maik yg membuat Bela langsung kesal...
"kenapa harus duduk di kursi,,? aku tu maunya kamu nemanin aku tidur,,, bukan duduk dan ngelihatin aku tidur,,,! kata Bela dengan nada kesalnya...
"kalau kamu ngga mau tidur di samping aku,, kamu keluar aja dari sini,,,,! aku tu lama lama cape sama kamu tau ngga,,,? kata Bela dengan suara bergetar karna menahan tangis saking kesalnya...
"Bela,, aku tu bukan ngga mau tidur di samping kamu,,,,! tapi aku takut aku ngga bisa menahan diri aku Bela,, jawab Maik jujur...
"kenapa kamu takut baru sekarang setelah aku sudah hamil,,,,? apa jangan jangan kamu jijik sama aku,,, aku tu ngga penyakitan Maik,, aku sehat,,! aku bersih,,! dan laki laki yg pernah menyentuh aku tu hanya kamu tau nggaa,,? hiks,,, hiks,,,hiks,,, kata Bela sambil menangis...
karna mendengar Bela menangis mambuat Maik jadi takut di dengar sama yg lain di luar sana,, akhirnya tanpa berkata kata Maik langsung melangkah menghampiri pintu hendak menguncinya,, tapi Bela yg tidak tau apa yg mau Maik lakukan langsung mengambil bantal di sampingnya dan melemparkannya ke arah Maik sambil berkata...
"mau kemana kamu brengseeeek,,,? teriak Bela dengan nada yg sedikit mengeras dan membuat Maik langsung buru buru mengunci pintu dan kembali menghampiri Bela sambil berkata...
"kamu sudah gila,,,? kalau ada yg dengar suara kamu gimana,,,? tanya Maik dengan nada yg sedikit naik karna merasa kesal dengan sikap Bela itu...
dan Bela tidak menjawab apa apa,, dia hanya terdiam sambil menatap Maik dengan berlinang air mata,, akhirnya Maik yg tadinya sudah kesal,, menarik nafas panjangnya dan membuangnya kasar sambil menjambak rambutnya sendiri...
__ADS_1