Tunanganku Adalah Orang Yg Telah Menodaiku

Tunanganku Adalah Orang Yg Telah Menodaiku
Bab 21. keberangkatan ke Italia...


__ADS_3

Maik sangat bingung dengan sikap Bela yg semakin agresif dan dia ngga tau harus bagai mana menghadapi keinginannya yg beresiko itu,, Maik duduk di samping tempat tidur membelakangi Bela sambil menundukan kepalanya,, sedangkan Bela hanya menatap Maik dari arah belakang dengan wajah sembabnya...



"pergi saja ke kamar Fiki kalau kamu ngga mau tidur sama aku,,! kata Bela dan langsung berbaring membelakangi Maik...


"Bela,, aku bukannya ngga mau tidur sama kamu,, tapi aku ngga mau mengecewakan orang tua kamu,, kita belum menikah,, bagai mana mungkin mau tidur sekamar,,? dan di rumah ini bukan hanya ada kita berdua Bela..


kata Maik sambil menatap Bela yg sudah membelakanginya itu...


"memangnya kamu ngga pernah melakukan itu sebelumnya,,,? kamu sudah sering kan melakukan itu,,,? Bela berkata tanpa menatap Maik sambil menghapus air matanya dengan kasar....


akhirnya Maik yg merasa serba salah jadi pasrah,, dia naik ke atas ranjang dan langsung berbaring di samping Bela kemudian dia menarik Bela untuk menghadapnya dan berkata....


"tidurlah,,! aku akan menemanimu sampai kamu tertidur... kata Maik sambil menghapus air mata Bela menggunakan jari tangannya kemudian mengecup bibir Bela...


setelah itu Maik langsung memeluk Bela dengan sebelah tangannya dan Bela pun langsung memeluk Maik dan memejamkan matanya,, sedangkan Meik dengan perasaan hawatir hanya terdiam sambil menatap ke arah atas....

__ADS_1



dan setelah hampir satu jam dengan posisi seperti itu akhirnya Bela terlelap juga sedangkan Maik sudah tidak bisa bergerak karna kakinya sudah tidak bisa merasakan apa apa,, sedangkan Bela dia masih terus memeluk Maik dalam keadaan terlelap...


akhirnya Maik memilih untuk bertindak,, apalagi dia melihat jam di ponselnya sudah menunjukan pukul 2:00 dini hari,, dengan berhati hati Maik menurunkan kepala Bela kemudian dia memaksakan untuk bangun dan meremas remas kakainya yg sudah mati rasa itu,, setelah merasa sudah lebih baik,, Maik langsung menyelimuti tubuh Bela dan keluar dari kamar menuju kamar Fiki....


Maik adalah laki laki normal yg tidak bisa tetap rileks berada di samping wanita secantik Bela,, apalagi dia sudah pernah merasakan sensasi yg luar biasa dan berbeda dari Bela,, karna Bela adalah wanita pertama yg masih utuh yg pernah Maik sentuh,, karna kehidupan di luar negri sana terlalu bebas sehingga mustahil bisa menemukan wanita dewasa bahkan remaja yg masih utuh....


sampainya di dalam kamar Fiki,, Maik jadi tidak bisa tidur karna membayangkan Bela yg tadi hanya memakai baju kaos dan cd berwarna hitam yg sempat Maik lihat tadi,, akhirnya dia memilih untuk menikmati sebatang rokok untuk menenangkan fikiran liarnya itu,, dan setelah sudah lebih tenang dia langsung bergegas untuk tidur....


Maik melangkah dan duduk di samping Bela tanpa berucap satu kata pun,, selesai makan,, mereka semua langsung berangkat menuju bandara,, Bela yg sesekali menatap Maik yg berada di sampingnya itu sangat bahagia karna akan segera di nikahi Meik laki laki yg sudah menghamilinya itu...


tapi di sisi lain dia sangat sedih dan merasa takut,, dia sedih karna dia akan meninggalkan jakarta dan sekolahnya,, dan dia merasa takut karna dia belum tau gaya hidupnya Maik di itali sana,, yg dia dengar dari teman temannya kalau gaya hidup di luar negri itu sangat babas....


dia takut jangan sampai Maik punya wanita lain di itali yg lebih cantik dari pada dia,, apalagi wanita wanita di sana itu cantik cantik juga seksi,, dan karna melihat Bela tinggal bengong akhirnya Maik bertanya...


"Bela,, apa yg sedang kamu fikirkan,,? tanya Maik dengan berbisik sedangkan Bela menjawabnya hanya dengan menggelengkan kepala...

__ADS_1


"kalau gitu ayo kita tidur,,! kata Maik,,..


"kamu aja yg tidur,,! aku ngga ngntuk soalnya,, jawab Bela...


dan kemudian Meik langsung menutup wajahnya dengan sapu tangannya dan tidak berapa lama dia langsung terlelap mungkin karna semalam dia tidak bisa tidur sampai larut,, jadinya dia mengantuk...


**********


setelah sampai Itali mereka langsung menuju rumah mewah papa Antoni karna sudah di jemput supir pribadi mereka...


Fikram kakak laki laki Bela pun ikut ke Itali bersama anak dan istrinya,, sampainya di rumah keluarga Maik,, orang tua Bela hanya bersikap santai dan melangkah sambil mengobrol bersama orang tua Maik,,sedangkan ke tiga anak mereka dan satu menantu mereka yg tidak lain adalah istri dari Fikram anak pertama mereka itu sangat terkejut melihat rumah yg sudah seperti istana itu...


kemudian mereka melangkah masuk ke dalam rumah dan langsung di tunjukin kamar mereka satu persatu oleh para asisten rumah tangga yg bekerja di situ...


kamar Bela berada dinlantai dua bersebelahan dengan kamar Maik,, dan kamar Fikram juga berada di lantai dua tapi terpisah sedikit jauh dari kamar Maik dan juga Bela,, sedangkan yg lainnya di lantai bawah....


Bela masuk ke dalam kamar kemudian menuju kamar mandi,, karna dia merasa lengket akhirnya dia memilih untuk segera mandi,, selesai mandi dan berpakaian,, Bela langsung keluar dan mencari Maik namun dia tidak menemukan Maik,, karna Maik tadi mendapatkan telfon dari secretarisnya dan dia sudah pergi ke kantornya di saat Bela sedang mandi tadi....

__ADS_1


__ADS_2