
Sabtu sore,setelah Chaca membantu ibunya bersih-bersih warung jualan.Tiba-tiba ada mobil warna hitam mulus berhenti di depan rumahnya.
"Assalamualaikum." Sapa seorang ibu paruh baya bersama suaminya bersamaan. "Waalaikum salam.Astaga mbk..."kata ibu Chaca kaget dan mau memeluk cuman gak jadi.
"Loh.. kenapa?"tanya ibu paruh baya tersebut.
"Hehehe.. Bau keringat mbk😁Habis bersih-bersih"kata ibu Chaca.
"Ayok masuk."
"Eh,om.. tante dan kak Kendy"kata Chaca tiba-tiba dan cium tangan kedua orang tua alm.Kino.
"Duduk mbak... Chaca tolong buat kan Minum ya"kata Ibu Chaca dan Chaca pergi ke dapur.
"Ada apa ya mbk?ko mendadak kerumah tidak kasih kabar?"tanya ibu Chaca dan Chaca datang menyodorkan minum untuk orang tua Kendy.Chacapun duduk disamping ibu nya.
"Begini dek, sebentar lagi kan Ujian ke lulusan.Maksud kami,kami mau merocomendasikan Chaca untuk kuliah keluar negeri"Kata papa Kendy.
"Keluar negeri om?"tanya Chaca kaget.
"Iya.. Chaca, kakak juga mau melanjutkan s2 kakak ke Amerika.Kalau kamu mau nanti sekalian kita pergi bersama-sama."Jawab Kendy.
"Tapi....????,"Jawab Chaca yang ragu.
"Enggak usah khawatir.Kalau butuh apa-apa bisa sama Kendy"saut Mama kendy.Dan Chaca hanya bisa melihat ibunya yang menganggukan kepalanya.
"Diterima saja nak.Ibu mendukung kamu sepenuhnya"Kata ibu Chaca dan mengelus punggung Chaca.
"Sebelum om sama tante boleh tidak Chaca diberi kesempatan untuk berfikir"sela Chaca
__ADS_1
"Wah.. Bagus itu.Pertimbangkan baik-baik ya"jawab papa Kendy.
"Jangan khawatir aku enggak akan macem-macem"kata Kendy dan Chaca mengerutkan keningnya.
Orang tua Kendy dan ibu Chacapun ketawa.
"Ya.Sudah dek kami pamit dulu ya.Nanti kalau Chaca setuju hubungi saya"pamit Mama Kendy.
"Baik mbak."jawab ibu Chaca.
"Ayo Kendy kita pulang"ajak papa Kendy.
"Kendy disini dulu ya pa!"jawab Kendy.
"Hah....???"kata Chaca.
"Mau ngapain disini?"batin Chaca.
Tinggal Kendy dan Chaca sedang di ruang tamu.Sementara sang ibu sedang sibuknya berberes di warung Nasi nya.
2 orang yang berada diruang tamu itu hanya berdiam seribu bahasa.Kira-kira ada setengah jam an.
"Hmmmmm.... kak kendy mau minum lagi?"tanya Chaca yang mengawali pembicaraanya agar tidak terlalu garing.
"Enggak usah!"jawab Kendy .
"Cha.. Aku mau ke makam Kino.Kamu mau ikut?"tanya Kendy.
"Boleh kak.. "Kata Chaca menganggukan kepalanya.
__ADS_1
"Tapi kamu janji ya.. jangan nangis"pesan Kendy.
Chaca hanya senyum tipis.
"Iya.. Iya udah Chaca pamit dulu sama ibu ya"kata Chaca dan Kendy mengangguka kepalanya.
Kendy pun mengajak Chaca ke makam Kino dengan mengendarai motor sportnya alm.Kino.
"Naik motor ini kak?"tanya Chaca.
"Iya.. kenapa?"tanya Kendy dan Chaca menggelengkan kepalanya.
"Oh.. atau kita naik taxi online saja"
"G.Gausah kah gak papa kok"kata Chaca dan mulai naik motor sportnya Kino.
"Pegangan dong.Nanti jatuh"kata Kendy dan menarik tangan Chaca untuk pegangan di pinggang Kendy.
"What...?"batin Chaca.
"Ada apa dengan kak Kendy ini?"tambah Chaca bingung.
"Udah pegangan.Aku tidak pernah naik motor Kino.Pernah 2 kali tapi gak pernah bonceng orang.Makanya karena aku bonceng kamu,kamu pegangan biar gak jatuh"jelas Kendy.
"Jadi jangan mikir yang aneh-aneh"tambahnya.
"Iya...."jawab Chaca pendek.
"Astaga... sekalinya kak Kendy cerewetnya melebihi dari Kino." batin Chaca.
__ADS_1
Chaca dan Kendy berbeda Usia.
Usia Chaca masig 18 tahun sedangkan kendi sudah berusia 23 tahun.Ya berbeda 5 tahun dari Chaca.Itu sebabnya Chaca nyaman memanggil Kakak.