Valentain Terakhir Bahagia

Valentain Terakhir Bahagia
Episode 40#Nyidamnya bumil kebangetan


__ADS_3

Jam dinding menunjukan pukul 08 pagi.


Menjalani peran sebagai ibu rumah tangga sudah menjadi kewajiban Chaca sebagai seorang istri.


Dengan telaten dia memakaikan jas hitam dibadan suaminya,mengalungkan dasi di leher suaminya.


"Mas.. Setelah ke cafe aku mau kerumah ibu.Chaca kangen sama ibu dan Cindy,"Kata Chaca kepada suaminya sambil membenahi dasinya.


"Iya.. Sayang kamu jangan capek-capek ya di cafe.Nanti kalau kerjaan mas sudah selesai mas jemput kamu."


"Muah.. Muah... Muah.. Anak papah."Sambil menciumi perut buncit istrinya.


"Ayo.. Sarapan dulu."Kata Kendy dan menggandeng istrinya.


Dengan kehati-hatian Kendy menggandeng Chaca menuruni anakan tangga menuju meja makan.


Disana sudah ada mama Rita dan pak Bayu.


Seperti biasa Kendy membukakan kursi istrinya.Lalu diapun duduk disamping istrinya.


"Mah.. Nanti Chaca habis dari cafe mau kerumah ibu."Ucap Chaca yang mengawali pembicaraan.


"Iya.. Nak,jangan capek-capek ya dicafe.Salamin ke ibu kamu ya"Pesan mama Rita.


"Iya mah... "Jawab Chaca yang mengangguk.


"Ken,jangan lupa setelah makan siang kita ada meeting."Kata Pak Bayu.


"Iya pah."Jawab Kendy.


...****************...


Kendy melajukan mobilnya.Dia melajukan mobilnya dengan kehati-hatian.


Chaca yang duduk di samping suaminya fokus menikmati perjalanannya dan melihati arah diluar jendela.


Kurang lebih 25 menit Chaca tiba di Cafenya.


Kendy yang sigap membantu istrinya mengantar dan menjemput istrinya.Bahkan dia juga tidak malu ketika tas slempang milik istrinya dikalungkannya agar istrinya tidak ribet.


Diruang kerja Chaca,


"Sayang.. Mas pamit kerja dulu ya."Ucap Kendy sambil kecup kening istrinya dan mengusap perutnya.


"Iya mas,hati-hati ya."Kata Chaca sambil nyium punggung tangan suaminya.


Setelah suaminya berlalu pergi,


Ceklek..


"Mayang..."Kata Chaca.


"Ada apa kamu manggil aku?"Tanya Mayang yang duduk di depan meja kerja Chaca.


"Aku pengen sekali makan jajanan pasar itu loh Mayang... Wajik ketan terus kue apam jawa sama soup ayam."Kata Chaca.


"Haduh!!!"Mayang yang tepak jidatnya.


"Kenapa?"Tanya Chaca Ketus.


"Enggak apa-apa.Bentar aku panggilin Dion dulu."


5 Menit kemudian Mayang dan Dion datang.


Chaca memberikan catatan untuk Dion.


"Buk?Ini yakin jajanannya?"Kata Dion yang terkejut melihat banyaknya pesanan Chaca.

__ADS_1


Chaca hanya mengulas senyumnya,


"Dion,gorengannya nanti kamu bagi-bagi teman-teman.Soup ayam sama jajanannya bawa kesini ya.Ini uangnya sisanya ambil saja."Kata Chaca yang ramah dengan karyawannya.


"Alhamdulillah,terimakasih bu Chaca.Semoga selalu sehat terus,"Kata Dion dan mau beranjak pergi.


"Amiin terimakasih Dion.!"


"Hati-hati Dion."Kata Mayang dan Chaca.


"Iya Bu"Jawab Dion.


Selepas Dion pergi,Chaca dan Mayang mendudukan diri di sofa.


"Duh.. Ponakan ku"Kata Mayang yang gemes sambil mengusap perut Chaca.


"Bagaimana Cha?"Tanya Mayang.


"Apanya?"Tanya Chaca kembali sambil menyenderkan punggungnya di kepala sofa.


"Menjadi bumil di usia muda,"Jawab Mayang sambil menyilangkan kaki.


"Yah.. Bisa kamu lihat sendiri ini."Kata Chaca.


Mayangpun ketawa ngekeh...


"Semenjak hamil besar begini,aku perhatiin aura kamu keluar semua.Terlihat cantik, dewasa."Puji Mayang dan Chaca senyum manis.


"Kak Ken,juga semakin sayang ya.."Tambah Mayang lagi.


"Nah,kapan kamu segera menikah dengan Devan?"Timpal balik Chaca.


"Ih.. Devan mah masih sibuk kuliah.Dia masih fokus kuliah,biar bisa jadi pebisnis handal."Gerutu Mayang.


"Bagus dong.. Tetep di dukung toh itu semua demi kalian juga,"Kata Chaca yang menyemangati temennya.


"Cafe beberapa bulan ini ramai sekali ya Mayang.Terimakasih ya atas bantuannya,aku belum bisa fokus betul mengurus semenjak hamil ini."Ucap Chaca sambil mengusap perut buncitnya.


Tok.. Tok.. Tok..


"Iya... Masuk "Sahut Chaca.


Tak berselang lama Dion datang dengan membawa banyak makanan.


"Terimakasih Dion."Ucap Chaca.


"Iya bu sama-sama.Saya permisi dulu."Kata Dion.


"Cha?Kamu yakin mau habisin ini semua?"Tanya Mayang kaget melihat makanan yang banyak di depan matanya.


"Kan ada kamu?Hehehe"Jawab Chaca sambil melirik Mayang.


Ceklek


"Widih.. Aku mau na,"Kata Devan yang tiba-tiba datang masuk ke ruang kerja Chaca.Dan menggeret kursi berada di depan meja kerja Chaca.


"Coba ya beb kalau masuk ketuk pintu dulu,kalau ada kak Ken bisa disemprot kamu."Kata Mayang yang menasehati kekasihnya itu.


"Iya maaf.. Bumil aku minta kue wajiknya ya.!"Kata Devan yang ngambil kue wajik di meja.Dan Chaca mengangguk.


"Kalau makan kue wajik begini jadi ingat almarhum Kino."Ucap Devan dan Chaca langsung menatap wajah Devan.


"Beb!"Pekik Mayang dan Devan menelan saliva ketika Chaca menatapnya.


"Sorry Cha,"Kata Devan yang menunduk.


"Enggak apa-apa Devan.Kamu memang benar kok.Aku jadi rindu dia."Kata Chaca yang mulai sedih.

__ADS_1


Soup ayam yang tadinya sudah sedia di mangkok yang dipegangnya kini dia taruh di meja lagi.


"Loh Cha,dimakan katanya kamu pingin makan soup ayam?"Kata Mayang heran.


"Devan,Mayang setelah makan aku minta tolong,antarin aku ke makam Kino ya."Kata Chaca ke Devan.Dan Devan menoleh ke arah Mayang.


"Cha,nanti kalau kak Ken tau bagaimana?"Tanya Mayang.


"Kamu izin dulu ya sama suami kamu,"Tambah Devan.


"Kalau izin takutnya enggak dibolehin."


"Nah itu sudah tau.Enggak ahk.. Entar aku diomelin lagi sama suami kamu."Tolak Devan dengan ketus.


"Hiks.. Hiks.. "Kata Chaca yang mulai menangis.


"Waduh.. Jurusnya keluar."Kata Devan.


"Ayolah Mayang Devan.Kalian enggak kasian sama kembar.Dia ingin tau juga pamannya."Rengek Chaca sesenggukkan.


"Tepatnya mama kembar ingin ketemu mantan kekasih,"Sahut Devan.


"Iya aku memang tidak berjodoh sama dia."Jawab Chaca ketus.


"Cha,izin dulu sama kak Ken,Ok!"Saran Mayang yang tegas.


Mayangpun memberikan saran Chaca untuk pamit sama Kendy.Karena Mayang juga tau sifat Kendy itu kurang lebih seperti almarhum Kino adiknya.Sedikit keras.


Semenjak Chaca menikah,dia sudah jarang menziarahi makam Kino.Entah kenapa tiba-tiba Devan mengingatkan dia kepada sosok cinta pertamanya.


"Cha,!"Panggil Mayang dan Chaca menoleh.


"Ayo habiskan makanannya,kasihan kembar ngiler."Tambah Mayang.


"I..Iya,"Jawab Chaca gugup.


Tung Ting


Mesage from Mas Kendy


sayang.. aku mau otw,


😙


Chacapun tersenyum.


"Kenapa?"Tanya Mayang.


"Ini mas Kendy mau jemput,kalian habisin makanannya ya.Aku mau kerumah ibu."Kata Chaca beranjak berdiri dan berjalan ke meja kerja mengambil tas slempangnya.


"Hati-hati"Kata Mayang dan Devan.


"Aduh!!"Kata Chaca sambil memegangi perutnya.


"Kenapa Cha?Duduk dulu."Kata Mayang yang kaget.Dan menyuruh Chaca duduk disofa.


"Devan tolong ambilkan minum itu."Suruh Mayang dan Devanpun mengambil minum untuk Chaca.


glek glek glek


"Aku enggak apa-apa kok."Jelas Chaca.


"Enggak apa-apa gimana?Tu keringatan."Sahut Devan sambil nunjuk dahi Chaca.


"Sudah enggak apa-apa kok."Kata Chaca dan mencoba berdiri.


"Cha,"Pekik Mayang.

__ADS_1


"I'm okey.. Aku titip Cafe ya."Kata Chaca.


"Sini aku bantu sampai kedepan.Beb tolong bersihkan ya. "Seru Mayang dan menggandeng Chaca keluar ruangan.


__ADS_2