Valentain Terakhir Bahagia

Valentain Terakhir Bahagia
Episode 25 Di makam Kino


__ADS_3

Hari ini Chaca datang kemakam Kino sendirian.


Seperti biasa dia membawa bunga dan 1 buah botol yang berisikan air.Dia pun juga membersihkan rumput yang berada dipemusaran Kino.


"Assalamualaikum..."Sapa Chaca yang sambil mengusap-ngusap nisan Kino.


"Hai.. Aku datang Kino."Kata Chaca sambil menyiramkan air dari botol ke pemusaran Kino.Serta menaburi bunga.


"Kino... Aku mau memberi mu kabar,kalau sebentar lagi aku akan menikah."Jelas Chaca yang sambil duduk di dekat nisan.


"Maafin aku..."Matanya mulai berkaca-kaca.


"Maafin aku.. Aku enggak bisa menjaga cincin pemberian dari kamu.Aku lalai Kino."Sesal Chaca.


"Aku mencoba membuka hati untuk Kendy,kakak kamu.Karena aku yakin dengan dia.Dia bisa menjaga dan melindungiku."


"Aku harap kamu bahagia terus disana."Ucapnya sambil memeluk nisan.


Hampir 1 jam Chaca berada di makam.


Waktu yang sangat lama.Dia berusaha mengeluarkan semua keluh kesahnya yang berada di dalam fikirannya.Seperti dulu ketika alm.masih ada,dia rajin curhat kepada Kino.


Ketika Chaca hening memeluk nisan Kino dengan buliran air matanya,tetiba pundaknya ada yang menyentuh.Chacapun kaget dan mendongakkan kepalanya keatas.


"Mas...."Kata Chaca tertegun dan melihat Kendy yang berdiri disampingnya.


Kendypun membuka kaca mata hitamnya,lalu dia duduk mensejajarkan dengan Chaca.


"Kamu disini.?"Tanya Kendy dengan pelan.


"Iya Mas.."Jawab Chaca.


"Kok enggak ngabarin?Kan bisa aku antarin."Kata Kendy merengut.


"Maaf mas.. Aku enggak mau menggangu kamu yang sibuk kerja."Jelas Chaca.


Kendy pun menganggukan kepalanya.Dia memahami betul perasaan Chaca yang sebenarnya sedang ingin curhat dengan alm.Kino.


"Sayang.."Katanya mencoba mengangkat dagu Chaca.


"Kalau kamu ingin cerita atau ada sesuatu yang ingin kamu sampaikan,aku bersedia kok mendengar curahan hati kamu."Jelas Kendy.


"Makasih mas..."Kata Chaca sambil tersenyum.


"Aku sudah selesai kok ayok pulang!"Ajak Chaca dan Kendy mengangguk.


Sebelum pulang Kendy berpamitan dengan Kino.


"Dek.. Kakak sebentar lagi akan menikah dengan Chaca,kakak janji akan menjaga dia sekuat tenaga kakak.Sampai kapanpun."Ucap Kendy sambil mengusap nisan adiknya.


"Kami pamit ya.."Kata Kendy dan beranjak berdiri diikuti dengan Chaca.


"Assalamualaikum."Kata Chaca dan Kendy.


...****************...


Didalam mobil yang masih terparkir di pinggir jalan,


"Mas... "Kata Chaca dan Kendy menoleh.

__ADS_1


"Hemb..."


"Tau dari mana kalau aku ada di sini?."Tanyanya.


"Feeling aja!"Jawab Kendy santai.


"Jam makan siang sebentar lagi selesai,mas enggak kembali ke kantor?"Tanya Chaca lagi dan Kendy mencoba melihat jam yang ada ditangannya.


"Kenapa?Kamu mau mengusirku?"Kata Kendy mengernyitkan dahinya dengan ketus sambil menyatukan keningnya dengan kening Chaca.


"Bukan mas..."Kata Chaca sambil mendorong pelan tubuh Kendy.


"Lantas,?"Kendy memekik.


"Nanti papa marah loh!"Jawab Chaca.


Kendy tak mengubris ocehan-ocehan Chaca.Dia hanya diam dan fokus mendengarkan Chaca yang berceramah.


Hingga Kendy menyudutkan tubuh Chaca sampai punggung Chaca tersandar di jendela mobil.


"Mas..."Suara Chaca lirih dan bibir bawahnya yang menggigit bibir ranumnya.


Kendypun langsung memagut bibir Chaca.


Tanpa adanya aba-aba membuat Chaca terkaget.


"Mas..."Kata Chaca melepas pagutannya dengan Kendy dan Kendy memagut kembali bibir ranum itu.Keduanya sambil bermain lidah.Bahkan Kendy semakin menyudutkan Chaca di jendela mobil.Ciuman itu turun sampai keleher Chaca.


"Mas... Stop"Kata Chaca ketika Kendy mau membuat tanda dileher Chaca.


"Cuman kasih tanda sedikit saja."Kata Kendy.


"Sedikit-sedikit nanti kalau mas bablas gimana?."Gerutu Chaca yang mengubah posisi duduknya menghadap ke depan.


"Ya enak dong.He...."Jawab Kendy sambil bergurau.


"Mas!"Pekik Chaca.


"Mas mau jalan apa mau disini?."Kata Chaca kesal dengan gurauan Kendy.


"Maunya dihatimu!"Goda Kendy ngekek.


"Mas!"Kata Chaca sambil melepas safetybelnya dan berusaha untuk membuka jendela mobil.Namun Kendy mencekal tangannya.


"Aduh masak gitu saja kamu sudah ngambek sih sayang.Aku kan hanya guyonan saja."Kata Kendy yang sambil melihati wajah calon istrinya yang sedang kesal itu sambil melipat kexua tangannya didada.


Cup


"Mbok yo seng full senyum sayang.Ayo healing..."Rayu Kendy mengecup bibir Chaca.


Kendypun mulai melajukan mobilnya


Sementara Chaca masih dengan sikapnya yang terlihat kesal sambil melipatkan ke dua tangannya didada.Dengan wajah yang mengarah melihat jendela.Dia melihati beberapa pandangannya di pinggir jalan.


"Udah jangan marah gitu donk.."Kata Kendy sambil melirik Chaca.


Namun Chaca masih kekeh keras kepala tak menanggapi Kendy.


Dia masih saja mengabaikan Kendy,

__ADS_1


Hingga perjalanan tak terasa sampailah mereka di rumah Chaca.Terlihat dari dalam kaca mobil,dirumah Chaca juga sudah datang Rika dan Mayang.Buru-buru Chaca lepas safetybeltnya dan membuka pintu mobil dan keluar dari mobil mengabaikan Kendy.


Brak


"Hemb!"Kata Kendy.


"Sepertinya dia benar-benar marah."Gumamnya sambil lepas safetybeltnya dan mulai nyusulin Chaca.


Diteras rumah..


"Cha,kamu lama sekali sih!"Kata Mayang yang kesal


"Iya,maaf.."Ucap Chaca.


"Kita tadi di suruh ontime,sekalinya kamu ngolerrr."Gerutu Rika.


"Iya-iya.. Sorry jangan cerewet lagi.Ayo ke dalam."Ajak Chaca yang masuk duluan ke dalam rumah.


Langkah teman-temannya terhenti ketika mau masuk ke dalam rumah Chaca.Mereka melihat Kendy menghampiri mereka.


"Hai kak Ken.."Sapa Mayang dan Rika bersamaan.


"Hai,ada apa nih kok tumben?."Sapa Kendy balik.


"Ini kak mau bantuin Chaca,dia sedang dapat orderan 500 box nasi kotak."Jelas Mayang.


"500box?Wau... "Kata Kendy terkejut.


"Alhamdulillah kak diajak Chaca kerja hehehe.. upahnya bisa buat beli quota internet."Tambah Rika.Dan Kendy menggeleng-gelengkan kepala.


"Mayang,Rika a..."Kata Chaca terpotong ketika melihat Kendy berdiri di teras rumahnya.


"Cha,ada kak Kendy loh."Kata Rika dan Chaca mengangguk.Padahal dari tadi Chaca memang sama Kendy.


"Sudah ayok masuk!"Suruhnya kedua temannya masuk.


Diikutin Kendy.


"Eits...!Mas mau ngapain?."Tanya Chaca sambil menghadang Kendy ditengah-tengah pintu rumahnya.


"Aku mau bantuin kalian.Biar cepat selesai."Jawab Kendy.


"No... No... Yang ada mas cuman ngerecok.Tolong dong mas,kembali kerja.Aku lagi sibuk ini."Pinta Chaca memelas dan Kendy berusaha masuk.


"Enggak aku enggak akan ganggu.!"


"Mas!"Pekik Chaca keras dan Kendy terkejut.


"Please.. Aku sibuk!Jangan seperti anak kecil."Kata Chaca dan mulai mendekat ke arah Kendy.


Lalu Chaca mengangkat kedua tangannya dan memegang kepala Kendy.Chaca berusaha berdiri jinjit dan berbisik ditelinga Kendy.


"Mas.. "Bisik Chaca ke telinga Kendy dan Kendy merasa merinding.


Dengan masih berjinjit,Chaca mengalungkan kedua tangannya di leher Kendy dan Chacapun memagut bibir Kendy.Dan Kendy membalas nya.


"Sudah ya.. Aku sibuk."Kata Chaca dan meninggalkan Kendy di teras rumahnya.


Kendy hanya bisa diam melongo melihat calon istrinya yang pergi masuk ke dalam rumah setelah dia mendapat bonus cupang😁

__ADS_1


__ADS_2