
Malam ini Chaca dan Kendy bermalam dirumah ibu Dewi.Rumah sederhana dan rumah segala-galanya bagi ibu Dewi,Chaca dan Cindy.
Dikamar Chaca,
Pukul 03 Pagi Kendy belum bisa tidur,
Dan diapun melihati istrinya yang sudah tidur sejak selesai makan malam.Dia juga merasa kalau istrinya masih marah dengannya.
"Sayang.. "Kata Kendy yang duduk diranjang bersandar.
"Sayang.. Aku enggak bisa tidur kalau kamu belakangi begini"Rengek Kendy.
"Sayang... Mau sampai kapan kamu ngambek begini?"Tanya Kendy kepada Chaca yang tidur membelakangi Kendy.
"Kamu betah betul kalau marah diam seribu bahasa."Kata Kendy yang memiringkan tubuhnya di belakang punggung Chaca dan mengalungkan tangan kanannya di pinggang istrinya itu.
"Sayang... ."Rengek Kendy sambil mengusap-ngusap perut datar istrinya itu.
"Sayang!"Dengan gemas Kendy pun membalikkan badan istrinya.
"Mas!"Pekik Chaca.
Kendypun mengulas senyumnya setelah berhasil membalikkan badan istrinya itu untuk menghadap ke arahnya.
"Aku enggak bisa tidur!"Kata Kendy.
"Aku ngantuk mas,"Jawab Chaca sambil membalikkan badan membelakangi Kendy.
"Ih.. Sayang!"Pekik Kendy.
"Apa mas"Kata Chaca ketus sambil mendudukan tubuhnya.Dan diikuti Kendy.
"Aku enggak bisa tidur.Jangan membelakangi aku ya.."Ucap Kendy.
"Hemb"Jawab Chaca dengan mata ngantuknya.
Kemudian Kendy merebahkan badan istrinya dan menidurkan kepalanya di dada bidangnya.Tangan kanannya memeluk erat istrinya.Dengan mata pura-pura terpejamnya Chaca mengulas senyum ketika Kendy mengecup dahinya.
"Sayang.. Ranjang kamu ini sempit sekali,"Kata Kendy.
"Memang,ini ranjangnya anak gadis!'Jawab Chaca ketus.
"Memang kamu masih gadis?"Goda Kendy.
"Enggak,"Pekiknya.
Ke duanya pun mulai terlelap setelah obrolan sederhana.
Denting jam 05 pagi,awal pagi yang selalu membuat Chaca pergi ke wastafel.Diapun menundukan dirinya,menyibakkan selimut.Berjalan ke luar kamar sambil menutup mulutnya,
"Hoek.. Hoek.. Hoek.."
Dia muntahkan semua isi yang ada di dalam perutnya.
Kendy yang mendengar suara istrinya yang samar-samarpun segera menyusul ke arah dapur.
"Hoek.. Hoek.. Hoek.."
"Sayang,sini aku pijit tengkuk nya"Kata Kendy.Lalu Chaca mengibaskan tangannya.
__ADS_1
"Sayang!"Pekik Kendy.
"Mas lama betul sih,kan mas udah tau jam-jam segini awal morning sikness ku."Kata Chaca yang menggerutu sambil menutup mulutnya.
"Maaf sayang,aku enggak dengar."Jelas Kendy.
"Mana minyak kayu putihnya."Kata Chaca dan Kendy memberikan minyak kayu putih itu.
Chaca pun mengoles minyak kayu putihnya ke hidung ke perut dan ke punggung.
"Sini mas bantu olesin di punggung."Kendy yang menawarkan diri.
"Enggak perlu,mas nakal nanti bisa kemana-mana tangannya.."Jawab Chaca.
"Mas janji kok,"Rayu Kendy sambil mengedipkan mata kanannya.
Kendy pun langsung memeluk istrinya dengan paksa.
"Mas!"Teriak Chaca.Seketika Kendy melepasnya.
"Jangan teriak ibu dengar loh"
"Mas nakal sih,"Gerutu Chaca.
"Kalian sudah bangun?"Tanya ibu Dewi yang tiba-tiba datang dari arah ruang tamu.
"Iya bu.Ini jamnya Chaca dan si kembar lapar."Jawab Kendy yang berkilah sambil garuk-garuk kepala.
"Chaca mau makan apa?Ibu buatkan nak.."Tanya ibu Dewi.
"Enggak usah bu,ibu istirahat saja ya."Kata Chaca.
"Lontong sayur saja buat adek kamu.Ibu masih kenyang."Jawab Ibu Dewi.Chaca mengangguk dan pergi menuju ke kamarnya.
"Itu habis semua kah nak Kendy yang dia pesan itu.?"Tanya ibu Dewi.
"Hehehe.. Habis bu.Yang makan 3 orang,Ibunya 1 anaknya sikembar 2.Kalau beli 1 ya gak adil dong."Jelas Kendy ketawa.
Sambil mengusap-ngusap pundak Kendy.
"Sabar ya nak.. Merawat anak ibu."
"Ibu jangan khawatir ya."Kata Kendy yang menenangkan ibu Dewi.
...****************...
Hari-hari telah terlewati.Pernikahan Chaca dan Kendy beranjak 4 bulan,kehamilan Chaca berjalan 3bulan.Kini terlihat perut Chaca yang dulunya datar sudah nampak membuncit besar.
Tubuh-tubuhnya pun semakin berisi.Kedua pipinya tambah gembul.Rambut yang dulu rajin dia urai kini rajin dia ikat dengan alasan sedikit risih.Sekarang sedikit susah bergerak.Hamil 3 bulan berasa hamil 4 bulan,bagaimana tidak susah bergerak?Didalamnya ada 2 bayi kembarnya.
Sambil mengusap-ngusap perut buncitnya.
"Mas.. Minta tolong nah,kaki ku berasa pegal-pegal."Kata Chaca yang duduk bersandar di sofa ruang tamu.
"Iya sayang,minum susu dulu ya."Kata Kendy yang membawa kan susu bumil.
"Sini kakinya."Kata Kendy sambil memijit kaki-kaki Chaca.
"Kenapa nak?"Tanya mama Rita dan duduk di sofa samping Chaca.
__ADS_1
"Enggak apa-apa mah,kaki-kaki Chaca merasa pegal-pegal."Jawab Chaca sambil mengusap-ngusap perutnya.
"Sabar ya nak.. Cucuku,sehat-sehat ya sayang."Kata mama Rita yang mengusap-ngusap perut menantunya itu.
"Kamu mau makan apa sayang?"Tanya Kendy.
"Aku mau nasi goreng seafood mas,tapi jangan pakai telur ya."
"Masih mual nak..?"Tanya mama Rita.
"Sudah enggak mah,cuman kalau lihat telur diceplok kayak mual."Jawab Chaca.
"Iya udah enggak usah pakai telur,Ken mamah mau dong mie gorengnya ya."
"Iya mah.. Mas pergi dulu sayang."Sambil ngecup kening istrinya dan nyium punggung tangan mamanya.
"Nak.. "Kata mama Rita.
"Iya mah,"Jawab Chaca.
"Terimakasih ya,sudah hadir di keluarga kami."Kata mama Rita.
"Apalagi rumah ini akan ada suara tangis anak bayi kembar."Ucap mama Rita sambil mengusap perut buncit Chaca.
"Mama jadi sedih dan kangen Kino."Ucap mama Rita sedih dan dipeluk Chaca.
"Mama kok gitu sih,Kino kan sudah tenang.Di surga,"Hibur Chaca dan mama Rita mengusap air matanya.
30 Menit kemudian Kendy datang membawa pesanan Chaca dan mama Rita.Kendypun menyiapkan semua makanan di meja makan.
Setelah siap,Kendy mengajak mamanya dan menggandeng istrinya berjalan ke meja makan.
Mama Rita memperhatikan Kendy yang selalu telaten menyuapi istrinya itu.Kadang mama Rita merasa canggung melihat keromantisan anak-anaknya.
"Mas.. Chaca masih lapar,"Kata Chaca.
"Masih lapar sayang?"Ulang Kendy sambil membulatkan bola matanya.
"Itu porsi jumbo sayang,"Jelas Kendy.
Mendengar perkataan Kendy tiba-tiba buliran bening Chaca mulai keluar.
"Hiks.. Hiks.. Mas Chaca masih lapar"Rengek Chaca.
"Chaca.. Mau makan apa nak?"Kata mama Rita.
"Mah.. Boleh bagi sedikit mie goreng nya?"Jawab Chaca memelas.
"Ini nak.. Buat kamu semua dihabiskan ya,"
Kata mama Rita yang memberikan mie goreng ke Chaca.
"Kendy belikan lagi ya mah.. "Sahut Kendy.
"Enggak usah Ken,melihat Chaca makan 3 piring begini membuat perut mama menjadi kenyang"
"Mama ngolok Chaca nih?Hiks..."Kata Chaca mulai menangis.
"Enggak nak.. Jangan gitu dong.Ayo makan lagi kasian kembar lapar."Titahnya mama Rita.
__ADS_1