
Dirumah Kendy,
Dikamar
Ceklek
Kendy membuka pintu dan menghampiri istrinya yang sedang memakai piyama hamilnya.
"Aduh mas.. Kalau mau masuk kamar coba ketuk pintu dulu."Gerutu Chaca sambil bercermin di depan kaca sambil mengusap perutnya.
"Hmmm... "Kendy yang manja memeluk istrinya sambil mengusap perut istrinya yang buncit.
Kendy pun berlutut mensejajarkan dengan perut istrinya.Lalu didekatkan telinganya kendy ke perut istrinya.
"Sedang ngapain sayang?"Tanya Kendy yang mengusap perut istrinya.
Chaca hanya diam senyum memperhatikan suaminya yang mengobrol dengan calon anaknya.
"Sayang,kenapa tangannya ditaruh dipinggang terus.?"Tanya Kendy sambil beranjak berdiri dan menuntun Chaca untuk duduk diranjang.
"Aduh mas,perut istri mas loh udah buncit seperti ini,artinya tambah berat kadang pinggang terasa sakit."Jawab Chaca.
"Sini mas pijitin yang sakit."Kata Kendy dan menyuruh istrinya naik ke ranjang dan meluruskan kakinya.
Chacapun menyandarkan tubuhnya di kepala ranjang sambil menyibak rambut nya yang terurai panjang kebelakang.
Meskipun dia hamil dan perut buncit,dia masih rajin menjaga penampilannya.Aura bumilnya keluar,kecantikannya sungguh mempesona.
Kendy yang melihati istrinya sedang menyibak rambutnya terdiam membisu memperhatikannya.
"Mas kenapa?"Tanya Chaca heran sambil kedua tangannya diletakkan diperutnya.
"Ahh enggak,"Jawab Kendy sambil mengibaskan kepala sambil tersenyum.
"Katanya mas mau mijitin,kok bengong?"Tanya Chaca yang kalem.
"Iya...Iya sini mas yang pijitin.Yang mana?"Tanya Kendy yang merangkak kearah Chaca.
"Yang mana?"Tanya Kendy.
__ADS_1
"Ini mas bahu Chaca."Kata Chaca sambil tangannya memegangi bahunya.Dan menggeser badannya membelakangi Kendy
"Ya sudah mas pijit.."Kata Kendy sambil memijit kedua bahu istrinya itu.
Chacapun menikmati Kendy yang memijit bahunya itu.5 menit kemudian pijitan itu berhenti,
"Mas kok berhenti?"Tanya Chaca.
Kendypun menggeser badannya dan menghadap ke istrinya.
"Kamu cantik."Puji Kendy.
"Hmmmmm...."Kata Chaca dan mengalihkan pandangannya.Tangan Kendypun memegang dagu Chaca dan memalingkan pandangan Chaca untuk menghadapnya.
"Mas ini modus saja,"Kata Chaca ketus.
"Kok modus sih?"Kata Kendy sambil mengecup dahi istrinya.
Tangan Kendypun ditarik oleh Chaca dan diletakkan di perut Chaca.
"Mas coba deh rasain si kembar nendang-nendang perut ."Kata Chaca.
"Masak sih sayang ?"Tanya Kendy yang penasaran dan diapun merasakan perut istrinya bergejolak.
Karena penasaran,Kendy mengangkat piyama Chaca sampai ke batas perut.Kemudian dia menciumi perut istrinya.Dan saat mencium perut istrinya itu,dia melihat jelas Kendy junior sedang bermain di dalam perut.
"Auhhh..."Kata Chaca sambil mengusap perutnya.
"Kenapa sayang?"Tanya Kendy suami yang siap siaga itu yang mendudukkan dirinya.
"Enggak mas,"Kata Chaca yang menarik nafas panjang dan mengeluarkannya.
"Sayang?"Tanya Kendy lagi.
"Enggak mas,mereka lincah sekali menendang perut mamanya sampai mamanya kesakitan begini."Jawab Chaca.
"Aishhh... Anak papa jangan gitu dong.Kasian mama tuh."Kata Kendy mencium perut dan mengusap-ngusapnya.
Kendy pun menurunkan kembali piyama Chaca yang tadi dia buka demi melihat tendangan nya si kembar.
__ADS_1
"Besok jam berapa chek up?"Tanya Kendy sambil mengusap rambut istrinya.
"Pagi mas jam 9."Jawab Chaca sambil menyenderkan kepalanya di dada bidang suaminya dengan tangan yang memeluk perut buncitnya itu.Kendypun mengusap-ngusap perut istrinya dengan belaian penuh Cinta.
...****************...
Pagi hari jam 08 semua sudah berkumpul di meja makan.Mama Rita dan pak Bayu juga sudah berkumpul.
Kendy dengan setelan jas hitamnya juga sudah rapi.Apalagi istrinya yang menggunakan balutan baju dress hamilnya yang casual berwarna pink,rambut yang pirang diurai menambah pesona cantiknya bumil itu.
"Mamah ikut kalian chekup ya."Kata mama Rita.
"Iya mah,"Jawab Chaca sambil minum susu bumil.
"Pah,nanti Kendy agak telat ya.Mau antar Chaca ini jadwalnya dia chek up."Kata Kendy sambil memotong roti.
"Iya,tapi jangan lupa ya setelah makan siang kita ada pertemuan dengan pak Herman Samudera."Kata pak Bayu dan Kendy mengangguk.
"Loh,kapan Herman kembali dari luar negeri pah?"Tanya mama Rita.
"1 minggu yang lalu mah."Jawab Pak Bayu.
"Tumben-tumbenan dia enggak mampir kesini."Kata mama Rita.
"Dia sibuk ngurusin ponakannya itu."Jawab pak Bayu.
"Siapa sih pah pak Herman itu?"Tanya Kendy penasaran.
"Teman papah waktu kuliah dulu.Ya sudah papa duluan."Pamit pak Bayu.
"Iya hati-hati pah.Nanti mamah menyusul."
"Sayang sudah sarapannya?"Tanya Kendy.
"Sudah mas."Jawab Chaca.
"Ayok mah sayang kita berangkat."Ucap Kendy sambi berdiri.
Kendy menyalakan mobilnya.Pemandangan hari-hari kalau dijalan adalah pemandangan yang macet.
__ADS_1
Pagi yang sangat macet ini tidak membuat dia terpancing emosinya.Pasalnya mobil dia hampir saja menyeruduk mobil depannya gara-gara rem mendadak.
Istri yang disampingnya nampak melihati pemandangan diluar.Sedangkan mamahnya yang duduk dibelakang kemudi sedang asyik sendiri memainkan handphonenya.Maklum emak-emak sosialita😉.