
Diklinik kasih ibu mama Rita menemani menantunya itu yang sedang terbaring lemas.Sedangkan dokter sudah memeriksa keadaan Chaca.
Chaca yang tadinya pingsan kini sudah siuman dan duduk disamping ibu mertuanya menghadap ke arah dokter Kristin.
"Anak saya sakit apa ya bu?"Tanya mama Rita yang penasaran.
"Enggak apa-apa kok bu.Itu gejala awal kehamilan."Jawab dokter Kristin.
"Hamil dok?Saya hamil?"Ulang Chaca dengan raut wajah yang bahagia.
"Iya ibu Chaca saat ini sedang hamil setelah diperiksa dari gejala-gejalanya."Jelas dokter Kristin.
"Wah,akhirnya jadi nenek juga saya.Tapi dok ngomong-ngomong kok cepat ya."Tanya mama Rita.
"Iya bisa dibilang mungkin ibu Chaca saat melakukan hubungan sedang dalam masa yang subur.Masa subur itu setelah selesai dari masa haid"Jawab dokter Kristin.
"Iya mah!Waktu pas akad Chaca baru selesai halangan."Jawab Chaca.
"Selamat ya nak.Sebentar lagi kamu akan menjadi seorang ibu"Kata mama Rita bahagia dan memeluk menantunya.
"Akhirnya Kendy bisa cetak gol juga"Ucap mama Rita yang bahagia.Chaca dan dokter Kristin pun ketawa.
"Jangan lupa ibu ya dicek kandungannya dan dijaga.Karena di awal-awal kehamilan sangat rentan.Saya buatkan resepnya dan vitaminnya ya."Kata dokter Kristin.
"Dok,kenapa ya mual muntah nya enggak bisa berhenti?"Tanya Chaca.
"Baik,tadi saya sudah buat kan vitamin.Biasanya di awal-awal kehamilan gejala seperti mual muntah adalah wajar.Kadang bisa terjadi setiap pagi.Biasa disebut dengan morning siknees"Jelas dokter Kristin dan Chacapun mengangguk.
Setelah dari klinik dan mengambil resep di apotik,Chaca dan mertuanya pun pulang ke rumah.
Sampainya dirumah,mama Ritapun mengantar Chaca sampai ke depan kamarnya.
"Ingat ya nak,jangan lupa kasih tau Kendy.Kendy pasti bahagia mendengarnya.Jangan lupa istirahat ya kamu enggak boleh capek-capek.Kandungan kamu masih rentan."Pesan mama Rita sambil mengusap-ngusap lengan Chaca.
"Iya mah.Chaca akan selalu ingat pesan mamah.Chaca masuk dulu ya mah."Jawab Chaca dan pamit.Mama Ritapun mengangguk.
Hari ini hari yang begitu bahagia dihidup Chaca.Sambil meluruskan kaki diatas ranjang dan duduk bersandarkan bantal,sembari mengusap-ngusap perutnya yang masih datar.
"Sayang... Anak mamah."Gumam Chaca.
"Sehat-sehat ya sayang."Ucapnya sambil mengusap-ngusap perutnya dan senyum bahagia.
"Mama bahagia sekali,terimakasih sudah hadir.Baik-baik ya nak.."
Sementara itu mama Rita sedang asik mengobrol dengan mbok Darmi di dapur.
"Mbok.. Tuh kan perasaan saya benar.Chaca hamil mbok."Ucap mama Rita yang nampak bahagia.
__ADS_1
"Wah.. Alhamdulillah.. "Ucap mbok Darmi yang ikut bahagia.
"Saya nanti jadi nenek.Haduh.. Tidak terasa ya nanti sudah dipanggil nenek."Kata mama Rita ketawa ngekeh.
"Mbok ayo kita masak banyak.Kita membuat 100 kotak nasi nanti kita sedekah kan ke orang-orang yang membutuhkan.Semoga Chaca dan bayinya sehat-sehat terus dan dilancarkan persalinannya."Kata mama Rita yang bahagia.
"Baik bu,semoga neng Chaca dan bayinya sehat terus."
"Aamiin."
Mama Rita ibu mertua Chaca semangat sekali membuat nasi kotak untuk dibagi-bagikan.
Mbok Darmi sang asisten rumah tangga juga nampak antusias dalam membantu majikannya itu.
"Semoga dimudahkan segala urusannya neng Chaca ya"Batin mbok Darmi.
...****************...
Jam dinding sudah menunjukan pukul 5 sore.
Chaca sudah tidak sabar ingin memberitahukan tentang kabar kehamilannya kepada Kendy suaminya.
Ceklek
"Sayang?"Kata Kendy yang membuka pintu kamarnya.
"Iya"Jawab Chaca yang membersihkan tempat tidurnya.
"Mas?"Kata Chaca dengan nada suara kalem sambil melepas pelukan suaminya dan membaļikkan badannya.
"Apa sayang"Jawab Kendy sambil mengecup bibir istrinya.
"Ihhh mas..."Kata Chaca yang manja dan suaminya mengalungkan kedua tangannya dipinggangnya yang ramping.
"Aku punya sesuatu buat kamu?"Kata Chaca dan suaminya mengernyitkan dahinya dan melepaskan kedua tangannya.
"Apa sayang?"Tanya Kendy penasaran.
Lalu Chaca mengangkat tangan kanan suaminya dan meletakkan diperut datarnya.
Kendy hanya diam mencoba menebaknya.
"Apa sayang"Tanya Kendy yang tangannya masih diperut Chaca.
"Aku hamil mas!"Kata Chaca dan Kendy membulatkan dua bola matanya.
"Apa?Kamu hamil sayang?"Ulang Kendy dengan tegas dan Chaca menganggukan kepalanya sambil tersenyum.
__ADS_1
Kendypun langsung memeluk istrinya dengan penuh rasa bahagia.Dia pun berlutut dan mencium perut Chaca yang masih datar itu.
"Sayang... Ini papa nak."Seraya mengobrol dengan anaknya yang didalam perut dan mencium perut istrinya itu.
"Baik-baik ya nak disana.Papa enggak sabar ingin bertemu dengan junior papa."Tambahnya sambil mengusap perut Chaca dan menciumnya.
Kendypun berdiri dari posisinya dan memeluk istrinya kuat-kuat.
"Terimakasih sayang.Aku janji aku akan 24 jam menjagamu,menemanimu dimasa-masa sulitmu aku akan selalu ada untukmu."Terang Kendy melepas pelukannya dan menatap wajah istrinya yang tiba-tiba mengeluarkan buliran air matanya.
"Sayang kamu kenapa?"Tanya Kendy sambil memegangi ke dua pundak istrinya.
"Makasih ya mas,selama ini kamu selalu sayang sama aku.Selalu mengutamakan kebahagiian ku.Kamu meratukan aku dengan baik."Ucap Chaca yang sesenggukan.
"Jujur aku enggak pernah sebahagia ini.Aku enggak pernah merasakan kasih sayang ini.Jangan pernah tinggalin aku ya mas."Jelas Chaca.
Kendypun tersenyum simpul dan mengucap kening istrinya.
"Aku janji sayang."Jawab Kendy memeluk istrinya.
"Aku anak yatim yang bahagia mas... "Ucap Chaca.
"Bener kamu bahagia?"Tanya Kendy dan Chaca melepas pelukannya.
"Kenapa kok mas tanya begitu?"
"Selama kita dijodohin,terus hubungan enggak jelas kadang kita ******-cupangan hingga berakhir di ranjang dan menghasikan junior Kendy ini.Aku belum pernah mendengar kalimat yang keluar dari bibir kamu."Kata Kendy sambil menatap istrinya.
"Kalimat apa mas?Tanya Chaca penasaran.
"Kalau kamu cinta aku."
Mendengar suaminya mengeluarkan kalimat seperti itu membuat Chaca tertawa.
"Astaga mas.. Kamu kayak anak kecil aja."Kata Chaca.
"Mandi sana dulu ya."Ucap Chaca sambil mengusap pipi Kendy.
Karena tidak puas mendengar jawaban dari Chaca istrinya itu,Kendy segera mengangkat tubuh sang istri.
"Mas!"Pekik Chaca.
"Bodo amat!"Jawab Kendy.
Lalu Kendy membaringkan tubuh istrinya itu diranjang.Dengan tubuh yang terlentang kaki dan tangannya yang dikunci oleh suaminya,Kendy melayangkan hujatan ciuman di bibir istrinya itu.
"Aku mau main bola."Ucap Kendy.
__ADS_1
Dengan Kaki yang mengunci kaki Chaca,Kendy memulai membuka jasnya dan melempar kesegala arah.Lalu dia membuka kemeja putihnya hingga bertelanjang dada.
Setelah berhasil membuka bajunya.Kini dia berganti melucuti baju istrinya.Dan suasana sore yang indah itu berubah menjadi sore yang hot.😁