Valentain Terakhir Bahagia

Valentain Terakhir Bahagia
Episode 18 Open donasi


__ADS_3

Hari ini acara open donasi.Open donasi yang ide kreatifnya dari Chaca sudah di aprove.Sekolah sangat mendukung kegiatan ini.Merayakan kelulusan tidak perlu harus mencoret-coretkan baju maupun berkonvoi dengan motor.


Kita bisa merayakan kelulusan dengan cara berbagi baju-baju yang tidak terpakai.Serta alat tulis dan buku-buku.Selain mendapatkan pahala juga bisa saling membantu sesama kepada mereka yang membutuhkan.


"Terimakasih ya teman-teman atas suport dan partisipasinya."seru Chaca menggunakan TOA yang menjadi panitia.


"Nanti barang-barang hasil donasi kita sumbangkan ke yang membutuhkan"sahut Mayang.


"Semoga apa yang kita lakukan hari ini bisa bermanfaat buat mereka yang membutuhkan.Serta bisa menjadi ladang amal pahala ya buat kita."Tambah Chaca


"Aamiin...."seru semua anak-anak yang sedang berkumpul di lapangan basket itu.


"Mungkin ada saran buat teman-teman boleh angkat tangan sebelum acaranya kita tutup hari ini?"tambah Rika.


"Ryan...."tunjuk Rika yang melihat Ryan angkat tangan.


"Silahkan Ryan "kata Rika sambil menggunakan Toa.


"Ok.Thanks ya Rika.Sebelumnya hanya menyarankan mungkin ada adek-adek kelas kita yang membutuhkan baju atau alat-alat tulis boleh ya menghubungi kakak cantik ini"saran Ryan dengan mata genit yang melirik Rika. Rika hanya tersenyum.


"Yang begini nih yang bikin galfok"bisik Mayang ke Chaca.Chaca yang mendengarnya hanya mengulas senyum.


"Jadi boleh ya.. Teman-teman kalau ada adek-adek yang memperlukan silah kan ya hubungin kita"jawab Rika.


"Mungkin ada lagi saran atau pertanyaan?"


ulang Rika.


"Tidak ada ya... Jadi acaranya kita tutup ya.Sekalian mengingatkan kalau hari sabtu lusa kita akan mengadakan acara Wisuda dengan tema "Happy Graduation".


"Diminta untuk exs OSIS kelas 11 tahun lalu berkumpul disini.Terimakasih"Rika.


Setelah acara open donasi selesai,mereka berkumpul.Satu persatu Chaca mengabsen


"Mayang... Rika,Ryan,Devan,Andre,Nita,Imey,"Hadir semua.


"Kemudian.F.Fa"kata Chaca terbata-bata.


"Fano hadir!"kata Fano yang datang tiba-tiba dan semua menoleh kearah suara Fano.


Chaca yang meng absen hanya menundukkan wajahnya.


"Sudah bisa di mulai rapatnya?"tanya Fano ke Chaca.


"I.. Iya."Kata Chaca gugup.


"Cha... kamu kenapa?"tanya Mayang sambil berbisik.


"Enggak kenapa-kenapa Mayang."Kata Chaca.


dengan gugup.


Entah kenapa melihat Fano rasa-rasa benci sekali.Apalagi melihat sorot matanya yang menatap ke arahnya penuh dengan rasa dendam.


Masih ingat betul saat Fano mau mencium Chaca dengan kasar.Lalu Kendy datang dan menghajarnya.Sejak saat itu Chaca lebih memilih menundukan wajahnya setiap ketemu Fano maupun ber papasan.

__ADS_1


Rapat yang digelar di kelas X11 ipa itupun berakhir.Semua teman-teman pada keluar kecuali Chaca dan Fano.Fano pun masih menatap tajam Chaca yang merasa takut gelisah secepat mungkin dia mengemasin barang-barangnya dan berlalu keluar dari kelasnya.


brughhhhh


"Cha.. Cha"Kendy datang dan membantu berdiri.


"Kamu kenapa lari-lari?"tanya nya.


"Enggak-enggak kenapa-kenapa"jawab Chaca gugup.


Kemudian Fano lewat begitu saja.


Kendy pun melirik Chaca yang nampak panik.


"Cha.. are you ok?"tanya Kendy.


"I'm fine... yok kita pulang"jawab Chaca yang lemas dengan tanpa sengaja menarik lengan Kendy.


Kendy pun hanya senyum.


"Tumben"batin Kendy yang mulai melangkahkan kakinya.


Hari sabtu telah tiba.


Hari ini adalah acara wisuda.


Kendy mama Rita dan Papa Bayu Adiwijaya sudah siap di rumah Chaca.Papa Kendy Bayu Adiwijaya adalah donatur di sekolah Chaca.Jadi kedatangan nya juga sangat berpengaruh.Mereka semua sudah berkumpul di ruang tamu.


Tap.. Tap.. Tap


Semua mata terdiam melihat Chaca yang datang menggunakan kebaya berwarna pink yang anggun dan elegan.Make up nya juga terlihat sederhana namun sangat mempesona.Dia berjalan mendekat ke ruang tamu dengan menggunakan highhels nya.


Satu persatu Chaca menyalami ke dua orang tua Kendy.


Kendy ternganga melihat kecantikan Chaca.


Kendy si tampan dan cowok maskulin itu tidak kalah juga stylenya.Dia mengenakan Jas warna hitam yang dipilihkan oleh sang mama Rita.


"Cantik sekali Chaca"puji mama Rita Chaca tersenyum.


"Terimakasih tan"Jawab Chaca dan duduk disamping Kendy.


"Harum sekali Chaca..."batin Kendy yang tak berkedip matanya melihat Chaca berada disampingnya.


Chaca yang merasa aneh dengan Kendypun menoleh ke arah Kendy dan mengernyitkan dahinya.Sambil menganggukan kepala.


"Cantik!"ucap Kendy dan Chaca tersenyum dengan pipi merah merona.


Semua sudah siap untuk berangkat ke sekolah.Kali ini keluarga Kendy berangkat dengan 2 mobil.1 mobil papa mama Kendy dengan ibu Dewi dan Cindy.1 lagikhusus Chaca dan Kendy.


Didalam mobil Kendy..


Chaca hanya diam seribu bahasa sedangkan Kendy fokus dengan menyetir mobilnya.


"Kok kamu diam saja."tanya Kendy yang fokus menyetir mobil.

__ADS_1


"Lagi pengen diam saja"jawab Chaca.


"Hari ini kamu Cantik"puji Kendy yang bola matanya melirik Chaca.


"Gombal"pekik Chaca.


"Ih.. Kok gombal sih serius ini"Jelas Kendy dan memberhentikan mobilnya karena sudah sampai di sekolah.


Chaca dan Kendy sama-sama melepas safebelt nya.Ketika Chaca hendak mau membuka pintu mobil,tiba-tiba tangan Kendy menahannya.Chaca dengan wajah polos menoleh kearah Kendy.


Kendy merubah posisi duduknya menghadap Chaca.Kendy juga mendekatkan wajahnya dengan Chaca.Tangan kanannya menyibakkan rambut Chaca ketelinganya.


"Aku tak pernah menggombalin siapapun kecuali kamu"bisik Kendy ditelinga Chaca.


Kendy semakin membuat Chaca tersudut di ujung pintu mobil.Entah rasanya hatinya bercampur apa deg deg an yang dia rasakan saat ini.


Wajahnya yang begitu cantik membuat tangan Kendy untuk mengangkat rahangnya.


Dilihat bibir Chaca yang ranum itu membuat Kendy ingin mengecupnya.


Polesan lipsglos yang berwarna pink itu sangatlah menggoda.


deg.. deg.. deg..


Suara jantung mereka berdua terdengar.Begitu kencang.Sambil menggigit bibir nya Chaca hanya bisa diam.


Rasanya Kendy ingin sekali mengecup bibir nya.


Tok... Tok.. Tok...


"Aduh..."kata Kendy yang di dorong oleh Chaca ketika Chaca mendengar kaca mobil Kendy di ketuk.


"Cindy.... "kata Chaca dan keluar dari mobil Kendy.


"Kakak lama betul sih."Gerutu Cindy.


"Ehm.. Ini masih betulin make up"jawab Chaca yang sedikit berbohong.


"Betulin make up apa adu cupang😁?"tanya Cindy sambil menggoda Kakanya itu.


Kemudian Kendy keluar dari mobil.


"aduhhhhhh...."Rintih Kendy yang kesakitan karena pinggangnya di cubit di tarik Chaca kuat-kuat.


"Cha... sakit."kata Kendy.


"Biarin!!"pekik Chaca.


"Kenapa sih kamu tega betul nyubit2 pinggangku"protes Kendy yang masih meringis kesakitan sambil memegangi pinggannya.


"Habis ya.. Ngeselin"kata Chaca.


"Ngeselin tapi suka kan?"Goda Kendy dan Chaca tersenyum.


"Kok Enggak tuh.. Mukanya merah hahaha"Goda Kendy lagi dan Chaca menyubit Kendy kuat-kuat.

__ADS_1


"auhhhhhgggg"Rintih Kendy dan Chaca ngibrit ngikutin Cindy.


__ADS_2