
Pagi hari setelah menyelesaikan sholat subuh,Chaca menuruni anak dapur.Hari ini dia mau membuat sarapan.
Jam dinding menunjukkan pukul 5:30 pagi.Pagi ini dia ingin membuat bubur manado sesuai yang diinginkan ibu mertuanya.Cocok juga karena diluar sedang gelap dan mendung.
Tak selang berapa lama kemudian,suaminya itu turun dan memeluk tubuh Chaca.
"Mas!"Kata Chaca yang sedang memasak bubur.
"Masih pagi kamu ngapain disini,aku enggak ada temennya tidur."Kata Kendy dengan nada khas baru bangun tidurnya sambil memeluk mesra istrinya.
"Jangan kayak gitu mas.Nanti dilihat orang loh."Protes Chaca seraya melepas pelukan suaminya.
Namun Kendy tambah membalikkan tubuh istrinya itu menghadapnya.
Kendypun memagut bibir istrinya itu.
"Mas!Kamu nakal deh"Kata Chaca yang mendorong Kendy pelan.
Kendypun mengulas senyumnya.Merasa puas sudah menggoda istrinya.
"Sudah selesai masaknya?"Tanya Kendy dan Chaca mengangguk.
Tanpa basa-basi lagi Kendy pun membopong tubuh Chaca naik ke lantai 2.Chaca yang dibopongpun hanya bisa pasrah dan mengalungkan tangannya dileher suami.
Ceklek
Kendy yang membuka pintu dan menutupnya kembali menggunakan kaki.
Brakkkk
"Mas!"Pekik Chaca yang mukul pundak suaminya itu.
"Nanti semua orang bangun."Tambahnya
Lalu Kendy menidurkan istrinya itu disofa.Dan dia berada di atas tubuh Chaca dan satu tangannya bertumpu pada tangan sofa untuk menjaga keseimbangan.
"Enggak ada yang bangun ini masih pagi."Jawab Kendy sambil menyibak anakkan rambut Chaca dan mengecup bibirnya.
"Terus mas mau ngapain ini?"Tanya Chaca sambil mengedip-kedip matanya.
Tanpa basa-basi Kendypun mengajak istrinya bergumul di sofa.Cuaca yang sangat mendukung membuat pasangan suami istri itu untuk memadu kasih.Suara khas lenguhan pun saling sahut-menyahut dalam bercinta.
Kendypun merasa lega ketika dia sudah menebarkan benihnya ke dalam rahim istrinya.
Setelah mereka selesai memadu kasih,Kendy menggendong istrinya untuk membersihkan badan dan dirinya kedalam kamar mandi.
Setelah selesai mereka mandi dengan berhandukan kimononya,Kendy memeluk istrinya dari belakang yang sedang menyisir rambutnya di meja rias.
"Mas.."Ujar Chaca lembut.
"Apa?"Jawabnya lembut sambil mengecup kepala istrinya.
"Hari ini aku mau ke cafe soalnya hampir 2 minggu aku enggak cek kesana."Kata Chaca yang meminta izin.
"Nanti aku antar!Aku masih ada sisa cuti 2 hari"Jawab Kendy.
"Sekarang kita ganti baju dulu terus sarapan papah sama mamah pasti sudah nungguin kita."Kata Kendy dan Chaca mengangguk.
__ADS_1
Setelah mereka selesai mengganti baju,mereka berdua pergi ke bawah untuk sarapan.
"Pagi mah.. Pagi pah.."Sapa Kendy kepada kedua orang tuanya yang sudah dimeja makan duluan.
"Pagi mah.. Pah,"Sapa Chaca dan duduk dikursi makan samping Kendy.
"Pagi anak-anak mamah"Jawab Mama Rita sambil menyendok bubur.
"Bubur Chaca enak loh,"Puji Mama Rita.
"Terimakasih mah,"Jawab Chaca sambil tersenyum.
"Ken,hari ini sudah masuk kerja kan."Tanya pak Bayu.
"Aishh.. Pah,kan masih 2 hari lagi".Elak Kendy.
"Enggak bisa begitu dong.Harus sesuai dengan estimasinya dong."Tambah pak Bayu sambil menyendok.
"Komisi lah pah 2 hari saja,Kendy kan mau puas-puasin main bola sama Chaca dulu."Ucap Kendy dan tangannya langsung dicubit istrinya.
"Aishhh sayang sakit!"Pekik Kendy sambil melotot.
Pak Bayu yang mendengar jawaban anak nya hanya bisa menggelengkan kepalanya.
...****************...
Jam menunjukan pukul 10:00,
Kendy sudah melajukan mobilnya menuju Cafe milik Chaca istrinya.Hari ini pertama kalinya Chaca diantar oleh suaminya dan bergelar nyonya Kendy.
Sampainya di cafe,
"Selamat pagi bu Chaca."Jawab beberapa Karyawannya.
"Beh,pengantin baru."Seru Mayang tiba-tiba datang dari arah pantry Chaca dan Kendy pun mengulas senyumnya.
"Hemb.. Ya udah teman-teman boleh kembali kerja lagi semangat ya."Seru Chaca yang menyemangati.
"Bu Chaca boleh bertanya sebelum kami bekerja?"Tanya salah satu karyawannya yang mengangkat tangan yang bernama Dion.
"Iya Dion?Mau tanya apa?"Kata Chaca.
"Sebelumnya maaf bu,enggak ada bonus kah bu?He he he... Ibu kan baru merid tuh,kali-kali ibu Chaca mau mentraktir kah?Atau..."
"Dion...."Kata Mayang dan Dionpun seketika menutup mulutnya.
"Oh.Iya udah nanti minta sama Manajer bu Mayang ya dan digunakan sebaik-baiknya"Ujar Chaca,Mayang dan Kendypun terkejut dengan ucapan Chaca.
"Yeeeeee.."Seru Dion dan kawan-kawan.
"Kalau begitu kami bekerja dulu bu."Pamit Dion dan Chaca hanya tersenyum.
Ketika semua karyawannya berlalu pergi mengerjakan tugasnya masing-masing,Mayang,Chaca dan Kendy masuk keruang kerja Chaca.
Disitu Chaca sebagai owner duduk di meja kerjanya.Dan Mayang duduk didepan Chaca.Sementara Kendy duduk disofa kecil yang ada didalam ruangan Chaca.
"Mayang ini ada sedikit uang tips buat teman-teman ya.Setelah selesai pick our tolong dibagikan ya."Kata Chaca sambil memberikan amplop yang berisi uang.
__ADS_1
"Baik bu.Hehehe...."Jawab Mayang.
"Ya sudah aku ke depan dulu ya."Kata Mayang beranjak berdiri.
"Kok buru-buru?"Tanya Chaca dan Mayang memberi kode ada Kendy.
"Ya sudah!"Jawab Chaca.
"Mari kak Kendy"Kata Mayang sambil berlalu menuju pintu keluar.
"Iya"Jawab Kendy santai yang duduk di sofa.
Chacapun berjalan menutup pintu ruangannya dan duduk di sofa di samping suaminya yang sedang main handphone.
"Mas mau minum apa?"Tanya Chaca dengan nada manja.
"Enggak sayang nanti aja."Jawab Kendy.
"Ya sudah,sebentar ya aku kedepan dulu."Kata Chaca seraya beranjak berdiri.
Tangan Kendy langsung menarik tangan Chaca hingga Chaca jatuh di pangkuan Kendy.
"Mas ya!"Kata Chaca yang dipeluk suaminya itu.
"Kalau kamu kedepan aku sama siapa disini,"Tanya Kendy sambil memegang dagu istrinya.
"Sebentar Mas!"Jawab Chaca sambil mengelus pipi suaminya.
Tangan istrinya yang membelai pipinya digenggamnya dan diciumnya.
Chaca yang masih duduk dipangkuan Kendypun mengalungkan kedua tangannya dileher suaminya.
"Jangan nakal disini."Kata Chaca.
Kendypun langsung memagut bibir istrinya itu penuh cinta sambil mengalungkan kedua tangannya dipinggang rampingnya sang istri.
Begitupun Chaca sangat menikmati ******* yang Kendy berikan.Memang dasar pengantin baru bawaannya memadu kasih tanpa bosan.
Hingga bibir Kendy turun di leher.Sambil memejamkan matanya,Kendy meninggalkan jejak dilehernya.
Tok... Tok...
Suara ketukan pintu membuyarkan adegan Chaca dan Kendy yang sedang melayang keudara.
"Iya sebentar."Beranjak berdiri sambil merapikan baju dan rambutnya yang acak-acakan karena ulah suaminya.
Ceklek
Chaca membuka pintu,
"Cha!Ada klien diluar yang ingin kerja sama"Kata Mayang yang diujung pintu.
"Ya sudah ayok kita temuin."
"Tunggu dulu!Rapiin dulu diri kamu.Tuh ada ****** nempel.Masak mau ketemu klien acak-acak kan."Gerutu Mayang.
"Astagfirullah,"Kata Chaca yang nepuk jidatnya.
__ADS_1
"Ya sudah aku tunggu di meja dekat kasir.Haduh!Awas lambat."Ancam Mayang dan berlalu.
"Iya."