Valentain Terakhir Bahagia

Valentain Terakhir Bahagia
Episode 59 Pulang ke rumah Papa Kendy


__ADS_3

Hari ini Chaca dan baby twins sudah bisa pulang kerumah.


Hari ini juga di rumah papa Kendy sedang ada acara syukuran untuk menyambut baby twins dan pemberian nama baby A dan B.


Acara hanya digelar sederhana,mama Rita dan bu Dewi besan yang sangat kompak itu sudah menyiapkan segala sesuatunya.


Tak luput juga Mayang,Rika,Devan dan Ryan tak pernah absen dalam segala hal.Mereka selalu kompak membantu Chaca,begitupun sebaliknya Chaca selalu ada ketika teman-temannya membutuhkan bantuannya.


Cindy.. Sang aunty baru juga sangat senang menyambut kehadiran baby twins.


Pak Bayu dan pak Herman juga terlihat nampak bahagia diadakan acara syukuran ini.


"Enggak nyangka sekarang kamu Bayu jadi kakek-kakek.Ha ha ha.."Ledek pak Herman ke pak Bayu sambil duduk di depan teras menunggu tamu yang datang.


"Ha.. Ha.. Ha.. Betul juga kamu Herman.Enggak apa-apa saya jadi kakek-kakek,asal jangan perjaka tua."Balas pak Bayu tidak mau kalah sambil julurin lidah.


Pak Herman yang mendapat ledekan dari pak Bayu hanya bisa mengulas senyum tipis.


Acara syukuran baby twins sudah dimulai.Acara pembuka yang diawali dengan sambutan dari pak Bayu dan sambutan dari papa muda nya baby twins,papa Kendy.


Sementara itu mama muda Chaca,sedang menggendong baby A dan baby B digendong papa Kendy.


"Bismillah.. Terimakasih atas kehadirannya bpk/ibu semua dan rekan-rekan.Hari ini adalah acara syukuran putra-putri kami atas kelahirannya baby twins atau baby A yang kami beri nama Angelica Chantika Putri Adiwijaya dan baby B yang kami beri nama Briliant Aliandra Kendy Adiwijaya."Sambutan dari Kendy sang papa baby twins.


"Semoga bisa menjadi anak yang soleh solihah dan membanggkan ke dua orang tuanya.Aamiin."Tambah Kendy.


Acara sesi selanjutnya dilanjutkan dengan doa dan ditutup dengan menikmati hidangannya.


Teman-teman Chacapun menghampiri Chaca dan Kendy yang masing-masing tengah menggendong baby twins.


"Yang mana yang kakak Cha?"Tanya Mayang yang duduk di sofa samping Chaca.


"Ini yang sama mas Kendy baby A,Angel."Jawab Chaca.


"Kalau yang sama aku baby B,Andra!"Jelas Chaca.


"Aliandra?I-itu..."Kata Ryan terpotong.


"Iya,nama panjang dari Kino adikku."Jawab Kendy.


"Oh ....."Kata teman-teman Chaca bersamaan.

__ADS_1


"Mama Rita yang minta!"Tambah Chaca sambil tersenyum.


"Hmmm.. Mayang,tolong sebentar!"Kata Chaca yang memanggil Mayang yang duduk disampingnya.


Chacapun membisikkan sesuatu ke Mayang.Lalu Chaca meminta Mayang untuk menggendong baby Andra,sebelum dia beranjak.


"Mau kemana sayang?"Tanya Kendy.


"Mau ke atas sebentar mas."Jawab Chaca dan beranjak menaiki anak tangga.


Kendy pun menitipkan baby Angel ke ibu Dewi dan Kendy mengikuti Chaca dari belakang.


Setelah sampainya di kamar,


Chaca segera mengambil alat pemompa Asi yang dia taruh di meja kecil tempat beberapa perlenkapan baby.


Diapun duduk dipinggiran ranjang.


"Sakitnya.. Kalau air susunya enggak di pompa."Jelas Chaca sambil membuka kancing baju busui nya.Dan mau memasangkan alat pompanya.


Kendy pun datang dengan senyum smirk sambil menyugar rambutnya tanpa Chaca sadari dan mencekal tangan Chaca.


"Mas...?"Kata Chaca yang terkejut.


Chacapun seketika langsung menutup kancing bajunya dan di cegah oleh Kendy.


"Mas......??Chaca mau pompa asi,Chaca sudah enggak tahan nih.Air asinya mau keluaran tumpah tuh."Jelas Chaca dan Kendy melihat air asinya si kembar terkeluar dari 2 biji kelereng.


Kendy pun memberi kode mata genitnya kepada sang istri.


"Enggak!"Kata Chaca seraya menolaknya sembari menyiapkan pompa asinya.


"Papanya juga mau mencicipi๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†"Rayu Kendy.


Chacapun tak merespon suaminya yang merengek-merengek meminta susu.Akhirnya Kendy pun meraih tangan Chaca.Dan merebahkan tubuhnya di ranjang.


"Mas!"Pekik Chaca ketika Kendy sudah berada di atas tubuhnya.


Kendypun membuka kancing baju Chaca dan mengeyot menyusu seperti baby Angel dan Andra.Setelah puas.. Kendy pun menduduk kan istrinya kembali.


"Bener-bener ya mas ini."Gerutu Chaca yang sambil membetulkan pembukus dadanya.

__ADS_1


"Masih ada satu yang sebelah kiri,๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†"Goda Kendy lagi.


"Udah cukup.Itu buat baby Twins.."Jawab Chaca kesal dan mulai memompa asinya.


Ceklek..


"Loh.. Anak nya rewel haus loh."Kata mama Rita yang menggendong baby Andra menangis oek.. oek..


"Ini nah mah.. Mas Kendy mau minta nyusu juga!"Kata Chaca keceplosan dan langsung menutup mukutnya dengan ke dua telapak tangannya.


"Hm.. Hm... "Kata mama Rita yang menggelengkan kepalanya dan memberikan baby Andra ke Chaca.


Chacapun segera menyusui baby Andra.Tangisan yang oek oek tadi sudah berhenti.Setelah selesai memberi asi dan baby Andra tertidur .


Mereka berdua menuruni anakkan tangga untuk menemui tamunya dan menjemput baby Angel yang kini sedang tidur didalam gendongan kain jarik ibu Dewi.


Saat mereka dalam euforia syukuran baby twins.Tiba-tiba datang Fano dengan didampingi oleh 3 orang perawat laki-laki yang memakai baju tugasnya.


Semua pandangan tertuju ke arah Fano,termasuk Chaca dan Kendy.Chaca yang berdiri didekat Kendy langsung merapatkan badannya dan mengeratkan genggamannya ke lengan suaminya.


Dengan berlutut di hadapan Chaca dan Kendy,Fano menyesali segala perbuatannya.Pak Herman yang melihatnya juga terkejut dengan keadaan Fano.


"Aku minta maaf atas segala kesalahanku kepada kalian.Aku juga menyesalinya."Kata Fano yang tertunduk dalam dengan sambil menyesali perbuatannya.


Berulang-ulang Fano mengatakan hal yang sama terus menyesalinya dan meluluhkan hati Kendy untuk menghampirinya dan membantunya berdiri.


"Kita semua sudah memaafkan kamu!"Kata Kendy dan Fano memeluknya.


Ketika Fano memeluk Kendy,pandangannya terpengarah kearah Chaca dan menghampirinya.


Chaca yang trauma dengan Fano sedikit menjaga jaraknya.


"Semoga kamu bahagia selamanya.Aku minta maaf atas kesalahan ku,aku akan belajar untuk menjadi yang lebih baik lagi.Suatu saat jika kita bertemu janganlah menyapaku,aku hanya ingin belajar untuk melupakanmu."


"Thank a lot.. "Kata Fano membalikkan badannya.


"Tunggu!"Kata Chaca dan menghampiri Fano.


"Terimakasih atas kebaikanmu selama ini.Semoga kamu juga bahagia."Ucap Chaca dan Fano tak bergeming.


Dia memberikan kode kepada ketiga perawatnya untuk membawanya pergi dari rumah Kendy.

__ADS_1


"Mungkin bahagiaku bukan denganmu.Aku akan belajar untuk melupakanmu.Walau sejatinya kamulah orang yang membuatku gila seperti ini.Semoga bahagia selalu Chaca.Doaku untukmu."Batin Fano yang beranjak pergi dan berjalan pelan sambil sedikit menengok kearah Chaca yang menggenggam erat lengan Kendy suaminya.


"Aku sudah memaafkan kamu dengan ikhlas Fano.Semoga kamu juga bahagia"Batin Chaca.


__ADS_2