
"Tuan Victor berada di mansion dekat sisi ujung sebelah kiri di balik bukit."
"Kalau begitu Aku harus membereskan mereka terlebih dahulu." Ucap dokter Vira.
Dokter Vira melawan para penjahat hingga akhirnya mereka tumbang bersamaan terdengar suara serine mobil polisi. Dokter Vira yang ingin segera mengecas tubuhnya membuat dokter Vira meloncat dari pohon satu ke pohon satunya membuat sopir taksi tersebut sangat terkejut dengan apa yang dilakukan oleh dokter Vira.
"Peringatan tinggal lima menit lagi."
Dokter Vira mempercepat langkahnya hingga akhirnya sudah sampai di depan mansion. Dokter Vira meloncat dari tembok mengingat penjagaan mansion lumayan ketat.
Ketika dokter Vira mendarat tepat di pinggir kolam renang dan melihat Victor sedang berenang sendirian.
Byur
Victor belum menyadari kedatangan dokter Vira hingga dokter Vira langsung menyeburkan diri ke arah Victor membuat Victor sangat terkejut.
"Siapa Kamu?" Tanya Victor dengan nada kesal.
Grep
Victor paling tidak suka daerah privasinya di usik oleh seseroang sedangkan dokter Vira yang tenaganya sudah mulai berkurang tanpa menjawab memeluk tubuh kekar Victor tepat di tengah kolam renang.
Tubuh Victor membatu mendapatkan sentuhan dari seorang gadis sedangkan dokter Vira perlahan tenaganya mulai naik.
"Lepas." Ucap Victor yang tersadar dari lamunannya sambil berusaha melepaskan tubuh dokter Vira namun tidak bisa seakan tubuh mereka sudah menyatu.
"Maaf, Aku butuh energi Tuan karena itulah Aku memeluk Tuan agar tenagaku bisa pulih kembali." Ucap dokter Vira.
"Memangnya Aku cas san ponsel dan kamu ponselnya?" Tanya Victor dengan nada kesal sekaligus wajahnya memerah ketika merasakan sesuatu yang mulai bergerak dan membesar semakin panjang serta berotot di bagian tengah-tengah pangkal pahanya.
__ADS_1
"Mungkin dengan berciuman bisa mempercepat."
"Haruskah?"
"Coba saja."
Dokter Vira melepaskan pelukannya kemudian mengarahkan ke dua tangannya ke arah leher Victor lalu mendekatkan wajahnya ke wajah Victor.
Cup
Dokter Vira mencium bibir Victor, ciuman pertama buat dokter Vira begitu pula dengan Victor.
"Naik 5 %."
"Kalau cepat lebih baik cium lagi." Ucap dokter Vira sambil menjilati bibirnya dengan lidahnya
'Pergi, jangan cium pria dengan sembarangan." Ucap Victor dengan wajah memerah.
Selesai mengatakan hal itu dokter Vira kembali mencium Victor namun bukan ciuman singkat sedangkan Victor yang tidak bisa menahannya lagi membalas ciuman dokter Vira sambil berusaha menggerakkan tangannya.
'Tanganku bisa digerakkan.' Ucap Victor sambil memeluk tubuh mungil dokter Vira.
Victor melepaskan pelukannya kemudian memegang ke dua kaku dokter Vira untuk diletakkan di pinggangnya.
Dokter Vira yang mengerti mengalungkan ke dua kakinya di pinggang Victor kemudian Victor memeluk dokter Vira seperti bayi Koala.
Victor berjalan menuju ke tepian kolam renang karena di ujung kolam renang tersebut ada tangga hingga sampai di tepian Victor menaiki anak tangga satu demi satu.
Victor menurunkan perlahan tubuh dokter Vira di sofa anti air kemudian menaiki tubuh dokter Vira sambil tangannya masuk ke dalam pakaian dokter Vira.
__ADS_1
"Pengisian selesai."
Grep
"Apa yang Tuan Victor lakukan?" Tanya dokter Vira sambil menahan tangan Victor.
Victor langsung tersadar dan duduk di sisi sofa dengan wajah memerah di tambah tombak saktinya terasa sakit
Hal itu dikarenakan dirinya ingin mengeluarkan isinya namun dirinya tidak mungkin melakukannya dengan gadis yang tidak dikenalnya dan jalan satu-satunya hanyalah berenang kembali.
Byur
Victor berjalan ke kolam renang untuk menghilangkan pikiran mesumnya sedangkan dokter Vira bernafas lega karena Victor bisa menahannya.
"Sepertinya Tuan Victor tidak mengenalku?" Tanya dokter Vira.
"Betul sekali, nanti jodoh pemilik tubuhmu adalah Victor dan hidup bahagia hingga ajal memisahkannya."
"Lalu bagaimana dengan dokter Anton? Bukankah dokter Anton akan menikah dengan pemilik tubuh?" Tanya dokter Vira.
Entah kenapa hatinya sangat sakit ketika mendengar kalau pemilik tubuhnya akan menikah dengan Victor.
"Pemilik tubuh memang akan menikah untuk membalaskan perbuatan jahat mereka. Dokter Anton akan mendapatkan karmanya karena sudah banyak melakukan dosa dan tugasmu adalah menjaga kesucian pemilik tubuh agar pantas menikah dengan Tuan Victor."
"Kalau pemilik tubuh menikah dengan Victor, lalu bagaimana denganku? Aku mana mungkin merusak hubungan Tuan Victor dengan pemilik tubuh karena Aku bisa kembali bertenaga jika aku menyentuh atau mencium Tuan Victor." Ucap Vira dengan suara tercekat.
"Apa Kamu mencintai Tuan Victor?"
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
__ADS_1
Sambil menunggu Up silahkan mampir ke karya temanku dengan judul :