VIRA ( Virtual Account )

VIRA ( Virtual Account )
Komik : Derita Istri Yang Teraniaya 3


__ADS_3

Tidak berapa lama datang dua belas orang bodyguard, mereka masuk ke dalam kamar Vira membuat Vira tersenyum menyeringai.


"Usir gadis itu dan keluarga pria itu!" Usir Ririn.


"Baik Nyonya." Jawab ke dua belas bodyguardnya dengan patuh.


"Tidak perlu mengusir Kami karena Kami akan pergi dari sini." Ucap Ayahnya Moko sambil menarik istrinya dan juga putranya untuk meninggalkan kamar Vira.


"Dasar wanita tidak punya malu, mengusir anak pemilik mansion." Ucap Vira sambil tersenyum sinis.


"Usir gadis itu, cepat!" Teriak Ririn.


"Baik Nyonya." Jawab ke dua belas bodyguardnya dengan patuh.


Ke dua belas bodyguard itupun berjalan ke arah Vira membuat Vira memasang kuda-kuda. Perkelahian yang tidak seimbang di mana tiga pria melawan Vira dan di saat tiga pria tersebut terdesak di ganti tiga pria lainnya.


Sedangkan Ayah dari pemilik hanya menatapnya dengan datar tanpa memperdulikan apa yang terjadi dengan Vira. Tiba-tiba terdengar suara yang hanya di dengar oleh Vira dan sistem virtual Account.


Tilut Tilut Tilut


Waktu Tiba - tiba Berhenti


"Di mana Kak Victor?" Tanya Vira yang merasakan tubuhnya mulai melemah membuat Vira berhenti berkelahi.

__ADS_1


"Tuan Victor berada di mansion sebelah sedang berenang."


Tanpa menjawab Vira berjalan meninggalkan kamar pemilik tubuh di mana energinya masih tersisa di mana masih lima belas persen.


"Aku harus cepat-cepat sebelum energiku benar-benar habis." Ucap Vira.


Vira kini berada di tembok mansion kemudian Vira melompat ke atas tembok hingga dirinya melihat Victor sedang berenang membuat Vira terjun ke kolam renang.


Byur


Victor yang sedang berenang sangat kaget dan menghentikan aktifitas berenangnya ketika ada seorang gadis masuk ke dalam kolam renang membuat Victor menatap tajam ke arah Vira.


"Siapa Kamu? Pergi!" Bentak Victor.


Tanpa menjawab Vira berenang ke arah Victor hingga mereka saling berhadapan barulah Vira memeluk tubuh Victor.


'Ternyata memang benar, bersama dengan pengisi daya listrik, asal ada koneksi fisik maka bisa mengisi energi tapi ini belum cukup untuk mengisi dayaku.' Ucap Vira dalam hati.


"Lepas." Ucap Victor dengan nada kesal sambil berusaha mendorong tubuh Vira tapi tenaganya kalah jauh.


'Kenapa ada listrik? Kenapa Aku tidak kesetrum? Juga kenapa tenagaku bisa selemah ini?' Tanya Victor dalam hati yang tidak bisa menggerakkan tubuhnya.


"Ukh!

__ADS_1


Vira mencium leher Victor membuat Victor mengeluarkan suara merdunya di tambah Vira mempererat pelukannya hingga sesuatu yang sejak tadi tidur tiba-tiba mulai terbangun.


'Si*l, Aku tersetrum sampai mati rasa oleh gadis ini dan tubuhku tidak bisa digerakkan.' Ucap Victor dalam hati.


"Pengisian energi seratus persen."


"Maaf, Aku memeluk Tuan tanpa ijin." Ucap Vira sambil mendorong tubuh Victor.


Selesai mendorong Vira membalikkan badannya kemudian melompat ke arah tembok di mana Victor menatap kepergian Vira dengan tatapan kesal karena datang tanpa meminta ijin dan memeluknya tanpa seijin pemiliknya.


"Awas saja kalau ketemu lagi akan Aku hukum gadis itu." Ucap Victor sambil menatap Vira yang melompat ke mansion yang berada di samping mansionnya.


"Gadis itu ada di mansion sebelah, Aku akan membalasnya dengan datang ke mansionnya yang berada di sebelah untuk memberikan hukuman yang lebih berat." Ucap Victor.


Selesai mengatakan hal itu Victor berenang menuju ke tepian kolam renang untuk membersihkan tubuhnya.


"Tunggu saja hukuman dariku kelinci nakal." Ucap Victor dengan nada kesal.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Sambil menunggu up silahkan mampir ke karya temanku dengan judul :


__ADS_1


__ADS_2