
"Buang ke dua wanita ini ke tempat pembuangan sampah karena mereka cocok tinggal di tempat pembuangan sampah." Ucap pria tersebut dengan kejam.
"Baik Tuan." Jawab anak buahnya bersamaan.
"Maaf Tuan, bagaimana dengan mayat - mayat ini?" Tanya salah satu anak buahnya.
"Berikan ke kandang hewan peliharaan." Ucap pria tersebut yang melihat sekilas ke arah jasad beberapa pelayan dan beberapa bodyguard yang tinggal di mansion.
Di mana mereka di tembak mati tepat di kening dengan tubuh masih polos tanpa sehelai benangpun.
"Baik Tuan." Jawab anak buahnya.
Pria itupun menganggukkan kepalanya kemudian berjalan ke arah pintu utama.
"Aku akan tinggal di mansion satunya, kalian bersiap-siaplah untuk pindah." Ucap pria tersebut tanpa membalikkan badannya.
"Baik Tuan." Jawab mereka bersamaan.
__ADS_1
Pria tersebut hanya terdiam dan pergi meninggalkan mansion. Dokter Vira menurunkan teleskopnya kemudian menatap ke arah langit.
"Aku sudah membalas kejahatan mereka hanya tinggal Ayah kandungmu dan suamimu." ucap dokter Vira.
"Pria itu sangat jahat membunuh istri dan anak kandungnya." Ucap Victor.
"Memang benar, pria itu sangat jahat dan tidak segan-segan menghukumnya tanpa mencari bukti terlebih dahulu. Apa yang dilihatnya tidak pernah salah dan ketika dikompori seseorang maka pria tersebut langsung percaya lalu dibunuhnya." Ucap dokter Vira.
"Karena itulah Kamu melakukan hal yang sama di mana Kamu membuat video di mana wanita jahat itu tidur bersama beberapa pria dan memberikan obat perang sang ke wanita itu agar melakukan hubungan suami istri." Ucap Victor.
"Tepat sekali, sebenarnya Aku tidak tega tapi ke dua wanita itu sangat - sangat jahat terhadap Ibu dari pemilik tubuh." Ucap dokter Vira.
"Wanita itu tanpa punya perasaan merayu suaminya hingga mereka melakukan hubungan suami istri dan melahirkan seorang anak yang bernama Bela." Ucap dokter Vira dengan mata berkaca-kaca.
"Hingga suatu ketika wanita yang tidak punya hati itu meminta untuk dinikahi. Pria itu terpaksa menurutinya karena wanita itu akan bunuh diri bersama putri mereka." Ucap dokter Vira.
Dokter Vira menghirup udara kemudian menghembuskan nafasnya dengan perlahan untuk menghilangkan rasa sesak.
__ADS_1
"Pria itupun membawanya ke mansion dan mengatakan ke istrinya kalau dirinya ingin menikah lagi. Padahal saat itu istrinya sedang hamil besar, mereka benar-benar tidak punya perasaan hingga akhirnya istrinya di fitnah dan berakhir di bunuh oleh suaminya." Ucap dokter Vira.
"Setelah Ibu dari pemilik meninggal, putrinya dijadikan pelayan dan sering ditindas padahal mansion itu milik keluarga Ibunya. Ayah kandung pemilik tubuhnya tidak memperdulikan dan seakan tutup mata apa yang dilakukan istri dan anaknya terhadap pemilik tubuh." Sambung dokter Vira.
"Hingga pemilik tubuh menikah dengan dokter Anton namun Kakak tirinya merebut suaminya. Apa yang dilakukannya sama seperti yang dilakukan oleh Ibunya. Jadi apakah Aku salah membalas perbuatan mereka?" Tanya dokter Vira sambil menatap ke arah Victor.
"Tidak, mereka pantas mendapatkannya." Jawab Victor.
"Kini tugasmu menghukum pria itu dan dokter Anton beserta keluarganya." Sambung Victor.
"Besok pagi Aku akan dekati dokter Anton dan memintanya di kenali oleh keluarganya hingga akhirnya kami menikah. Di saat kami sudah menikah barulah Aku akan membuat mereka merasakan apa yang dirasakan oleh pemilik tubuh." Ucap dokter Vira.
"Tapi ingat satu hal." Ucap Victor.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Sambil menunggu Up silahkan mampir ke karya temanku dengan judul :
__ADS_1