VIRA ( Virtual Account )

VIRA ( Virtual Account )
Novel : Kesedihan Seorang Istri Yang Tidak Di Hargai 12


__ADS_3

Adegan mengandung kekerasan jangan di tiru, jika tidak suka mohon di skip. Terima kasih


Plak


Plak


Brak


"Akhhhhhhhh..." Teriak istrinya.


Bruk


Tanpa menjawab suaminya menampar istrinya sebanyak dua kali kemudian mendorong tubuh istrinya dengan keras hingga membentur meja membuat istrinya berteriak kesakitan bersamaan jatuh ke lantai.


"Oh ternyata seperti ini kalau Aku pergi keluar negri pesta se*s di mansionku? Ibu dan anak sama-sama jal**g!" teriak suaminya sambil menarik rambut istrinya.


"Maafkan Aku, kami di jebak oleh putri si alan mu." Ucap istrinya sambil memukul tangan suaminya.


"Vira tidak mungkin melakukan itu karena Vira itu lemah sama seperti Ibunya." Ucap Suaminya sambil masih menarik rambut istrinya menaiki tangga satu demi satu tanpa memperdulikan pukulan istrinya.


"Tembak mati orang yang tidak menggunakan sehelai benangpun termasuk gadis itu." Ucap suaminya.


"Baik Tuan." Jawab anak buahnya.

__ADS_1


"Bela putri kesayangan kita sekaligus anak kandung kita. Kenapa Kamu ingin membunuhnya?" Tanya istrinya sambil masih memukul tangan suaminya agar melepaskan rambutnya yang terasa sangat sakit.


"Dia bukan putri kandungku, Kamu berselingkuh dengan bodyguardku kemudian Kamu hamil dan memintaku untuk menikahmu. Dasar perempuan licik Kamu telah memfitnah istriku hingga istriku meninggal di tanganku." Ucap suaminya sambil menarik rambut istrinya dengan sangat kencang.


"Akhhhhhhhh ... Sakit!" Teriak istrinya.


"Itu tidak benar, Bela adalah putri kandungmu." Ucap istrinya.


Suaminya menghentikan langkahnya tanpa menjawab ucapan istrinya kemudian menarik istrinya agar berdiri.


"Kamu ingat ketika istri pertamaku sedang hamil anakku? Kamu memfitnahnya dengan sangat keji dan menyuruh orang melakukan sesuatu ke istriku hingga akhirnya istri pertamaku Aku dorong dari tangga. Kini rasakan apa yang dirasakan oleh istri pertama ku." Ucap suaminya.


Bruk


Selesai mengatakan hal itu suaminya tanpa punya perasaan mendorong tubuh istrinya hal itu membuat tubuh istrinya terguling - guling bersamaan teriakan kesakitan.


Dor


"Akhhhhh..." Teriak Bela.


Ibu tirinya mendengar suara tembakan diiringi suara teriakan Bela membuat Ibu tirinya menatap ke arah Bela namun bayangan Bela terlihat agak samar.


Bruk

__ADS_1


Bruk


Tubuh Bela langsung ambruk ketika keningnya di tembak oleh anak buah Ayahnya dan mati seketika. Tubuh Ibu tirinya berhenti terguling ke lantai paling bawah dengan darah segar keluar dari mulut, hidung, kepala dan juga tubuhnya.


Tubuhnya sangat sakit ketika digerakkan, dirinya hanya bisa mengeluarkan air matanya melihat putri kesayangannya meninggal tepat di hadapannya.


Dirinya teringat ketika dirinya memfitnah sahabatnya yang selalu menolong dirinya namun dirinya dengan sangat jahat merebut suaminya dan berakhir sahabatnya meninggal di tangan suaminya.


Ada rasa penyesalan di hatinya karena telah melukai sahabat baiknya sedemikian rupa. Hanya karena ingin hidup enak dirinya rela melakukan apapun untuk memfitnah dan mencelakai sahabatnya.


'Julia, maafkan Aku.' Ucap wanita tersebut dalam hati dengan tubuh masih kejang-kejang.


Suaminya berjalan menuruni anak tangga hingga dirinya berdiri tepat di samping istrinya yang tubuhnya masih kejang-kejang.


"Dosamu terlalu banyak hingga mau mati pun sangat susah." Ucap suaminya sambil tersenyum sinis.


"A.. Aku .... Sangat ... ter... sik .... sa... to .... long ... ba ... wa ... A .. ku ... ke .... ru ... mah ... sa...kit.." pinta istrinya dengan nada terbata-bata tanpa memperdulikan ucapan suaminya yang sedang berdiri tanpa menatap dirinya.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Sambil menunggu Up silahkan mampir ke karya temanku dengan judul :


__ADS_1


__ADS_2