VIRA ( Virtual Account )

VIRA ( Virtual Account )
Novel : Kesedihan Seorang Istri Yang Tidak Di Hargai 8


__ADS_3

"Aku tidak tahu tapi yang pasti Aku sedih ketika Tuan Victor akan menikah dengan pemilik tubuh." Ucap dokter Vira jujur.


"Berarti tanpa Kamu sadari kalau Kamu menyukai Tuan Victor."


"Mungkin." Jawab dokter Vira yang masih menatap ke arah Victor.


Kini tombak sakti milik Victor sudah kembali tidur dengan nyenyak kemudian Tuan Victor naik ke atas dan berjalan ke arah Vira yang sedang menatap dengan sendu.


"Berarti jika tugas ini selesai Aku menghilang selamanya?" Tanya dokter Vira.


"Tidak, masih banyak tugas yang harus kamu selesaikan agar Tuan Victor bisa kembali sadar dan Kamu kembali ke asalmu."


"Jika banyak tugas, siapa pria yang akan mengisi dayaku?" Tanya dokter Vira dengan nada enggan melakukan tugas selanjutnya.


"Tentu saja Tuan Victor."


"Lho katanya Tuan Victor akan menikah dengan pemilik tubuh?" Tanya dokter Vira dengan wajah bingung.


"Memang benar tapi di saat Kamu sudah menyelesaikannya misi maka Kamu dan Tuan Victor akan kembali ke misi selanjutnya sedangkan pemilik tubuh akan menikah lagi dengan Tuan Victor karena sudah menyelamatkan nyawanya dari suami pertamanya yaitu dokter Anton."


"Aku kurang paham." Ucap dokter Vira.


"Jika tiba saatnya nanti Kamu akan mengerti."


"Ada apa?" Tanya Victor yang melihat wajah sedih dokter Vira.

__ADS_1


Entah kenapa dirinya sangat sakit melihat wajah sedih dokter Vira.


"Tidak ada apa-apa." Jawab dokter Vira.


"Kita mandi dulu, nanti aku akan menghubungi anak buahku untuk membelikan pakaian untukmu." Ucap Victor.


"Terima kasih." Jawab dokter Vira sambil berdiri.


"Sama-sama, setelah mandi dan berganti pakaian kira bertemu lagi di ruang keluarga ada yang ingin Aku tanyakan." Ucap Victor sambil berjalan ke arah lemari diikuti oleh dokter Vira.


Victor mengambil jubah handuk kemudian diberikan ke dokter Vira untuk memakainya kemudian dirinya mengambil untuk dirinya.


Selesai memakai jubah handuk mereka berjalan berdampingan memasuki mansion. Victor menunjuk ke ruang keluarga dan kamar tamu untuk membersihkan tubuh dokter Vira.


Skip


"Ceritakan kenapa bisa sampai sini dan kenapa Kamu bilang kalau Aku adalah pengisi dayamu?" Tanya Victor.


Dokter Vira menceritakan secara singkat sedangkan Victor mendengarkan apa yang dikatakan oleh dokter Vira.


"Itulah yang terjadi jadi sebelum misi ini selesai setiap Aku kekurangan daya maka Aku akan mendatangi Tuan Victor." Ucap dokter Vira mengakhiri ceritanya.


"Jadi setiap waktu Kamu mendatangiku untuk mengisi daya?" Tanya Victor.


"Ya." Jawab dokter Vira singkat dan padat.

__ADS_1


"Kenapa memilihku? Kenapa tidak ada pria lain? Atau jangan-jangan pria lain bisa." Ucap Victor.


"Aku tidak tahu kenapa memilih Tuan, tapi yang pasti hanya Tuan satu-satunya yang membuat energiku pulih kembali." Jawab dokter Vira.


"Sulit di percaya." Ucap Victor.


"Itulah yang terjadi dan karena dayaku sudah penuh maka Aku pamit pulang." Ucap dokter Vira sambil berdiri.


"Kenapa tidak tinggal di sini?" Tanya Victor yang seakan tidak rela jika dokter Vira pergi.


"Maaf, Aku lagi menjalankan misi jadi tidak bisa tinggal di sini apalagi jarak dari rumah milik Oma dan Opaku lumayan jauh dari mansion milik Tuan Victor." Jawab dokter Vira.


"Memang alamatmu di mana?" Tanya Victor.


"Mansion Diego Aleandro William." Jawab dokter Vira.


"Kapan kita bertemu lagi?" Tanya Victor.


"Dua sampai empat hari kita bertemu lagi tergantung pemakaian." Jawab dokter Vira sambil membalikkan badan untuk meninggalkan mansion milik Victor.


"Tunggu." Panggil Victor.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Sambil menunggu Up silahkan mampir ke karya temanku dengan judul :

__ADS_1



__ADS_2