Wanita Solihah Pujaan Hati

Wanita Solihah Pujaan Hati
ep 54 - Ajari Aku Islam


__ADS_3

Lembar demi lembar telah Morgan baca sampai ia menemukan bab terakhir yang bejudul “4 Syarat dan Tata Cara Menjadi Mu’alaf”. Morgan menarik napasnya sejenak lalu melanjutkan membaca. Dalam isi bab terakhir itu berisi yang pertama sudah di khitan, yang kedua membaca dua kalimat syahadat, mandi besar dan yang terakhir melaksanakan rukun islam.


Setelah itu Morgan mengambil ponselnya yang berada di kamarnya lalu ia berusaha untuk menghubungiku.


Kring… Kring… Kring…


Raisa : “Hallo, Assalamuallaikum…”


Morgan: “Waalaikumsalam,”


Raisa : “Ada apa lagi, Gan?”


Morgan: “Aku harus bertemu denganmu!”


Raisa: “Memangnya Kenapa?”


Morgan: “Aku tunggu di tempat biasa!”


Belum sempat aku membalas perkataan Morgan, Morgan telah menutup teleponnya terlebih dahulu.


“Ada apa ya Morgan ngajak ketemu?” kataku yang sedang memasak ikan di dapur.


Setelah selesai memasak aku langsung bergegas untuk menemui Morgan karena aku terlalu penasaran dengan apa yang akan di bicarakan oleh Morgan.


Sepuluh menit kemudian aku sampai di tempat pertemuanku dengan Morgan. Di sana Morgan sudah berada di tempat itu terlebih dahulu aku pun langsung menghampirinya.


“Assalamuallaikum…” Aku mengucapkan salam lalu duduk di kursi dengan berhadap-hadapan dengan Morgan.


"Waalaikumsalam,"


“Ada apa Gan ngajak aku ketemuan?”


“Aku memutuskan untuk menjadi mu’alaf!”

__ADS_1


balas Morgan seraya menapku secara tajam.


“Kemarin aku membaca buku ini dan mengkajinya,” sambil menyodorkan buku kepadaku.


“Buku apa ini?” tanyaku sambil mengeryitkan dahiku dan membuka lembar demi lembar buku itu.


“Kamu yakin?”


“Dari buku itu aku terbuka pintu hatiku untuk menjadi seorang mualaf. Aku ingin kamu yang mengajarkan tentang islam lebih banyak lagi!”


“Tapi ,Gan!” balasku. Belum sempat aku menyambung pembicaraanku Morgan langsung menyambung pembicaraannya.


“Di dalam buku ini aku baca tentang berpindah keyakinan dari non muslim menjadi muslim disebut dengan mualaf. Saat memutuskan menjadi mualaf, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi yang pertama sudah di khitan, yang kedua membaca dua kalimat syahadat, mandi besar dan yang terakhir melaksanakan rukun islam.” Morgan mejelaskan tentang buku yang ia baca.


“Tapi kamu yakin keputusan ini dari hati? Setelah kamu mengambil keputusan akan banyak tantangan untukmu, yang pertama kamu pasti banyak di hadapkan dengan pro dan kontra, yang kedua kamu harus meminta izin dengan orang tua kamu dan masih banyak lagi yang harus kamu lewati!”


“Saat ini aku ingin mu’alaf bukan karena cintaku padamu, namun ini real dari hati.” Balas Morgan dengan penuh keyakinan.


Aku yang mendengar Morgan ingin mu’alaf dari hati tentu saja sangat bahagia. Morgan ingin aku yang mengajarinya tentang islam. Jikalau aku bisa membantunya aku akan berusaha keras untuk mengajarkannya, namun jikalau aku tidak bisa mengajarkannya karena aku juga belum sepenuhnya pintar dalam urusan agama tetapi aku akan membantunya sampai ia di titik terakhir.


“Tar dulu deh! Mending kita pesan makanan dulu!”


“Oke, Mbak!” Morgan melambaikan tangannya memanggil pelayan.


“Iya Mas, ini menunya!” ucap pelayan sambil menyodorkan menu pada Morgan.


“Saya pesan nasi dan ayam aja, Mbak!” ucap Morgan pada pelayan.


“Kalau Mbaknya?” tanya pelayan padaku.


“Samakan aja, Mbak!” balasku pada pelayan itu.


“Oke aku lanjut ya khitan merupakan kewajiban karena termasuk kedalam fitrah yang harus dijaga. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW,

__ADS_1


الْفِطْرَةُ خَمْسٌ – أَوْ خَمْسٌ مِنَ الْفِطْرَةِ – الْخِتَانُ وَالاِسْتِحْدَادُ وَتَقْلِيمُ الأَظْفَارِ وَنَتْفُ الإِبْطِ وَقَصُّ الشَّارِب


Fitrah itu ada lima perkara : khitan, mencukur bulu ********, menggunting kuku, mencabut bulu ketiak, dan mencukur kumis (H.R Muslim 257).”


“Oke terus aku harus kemana untuk melakukan khitanan?” tanya Morgan.


“Nanti kamu bisa cari teman kamu yang beragama muslim untuk bantu kamu! Aku nggak tahu,” balasku.


“Oke terus syahadat itu apa” tanya Morgan.


“Membaca dua kalimat syahadat merupakan gerbang dari seseorang yang ingin menjadi mu'alaf. Adapun kalimat syahadat yang harus dibaca saat seseorang ingin menjadi muslim adalah,


أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ


Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah. Dan (aku bersaksi) bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.”


“Oke,” Morgan masih memperhatikan apa yang aku ucapkan.


“Nah kalau yang satu ini kamu bisa minta bantuan kepda para ulama untuk membantu kamu mengucapkan syahadat dan menjadi saksi bahwa kamu menjadi mu’alaf!”


“Oke, lalu yang ketiga mandi besar?”


“Oke kalau yang ini kamu harus membersihkan diri karena mandi besar menjadi hal yang harus dilakukan oleh seorang yang masuk Islam. Sebagaimana hadits,


أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُرِيدُ الْإِسْلَامَ فَأَمَرَنِي أَنْ أَغْتَسِلَ بِمَاءٍ وَسِدْرٍ


Aku mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk masuk islam. Kemudian beliau menyuruhku untuk mandi dengan air dan daun bidara. (HR. Abu Daud 355 – shahih.”


“Oke dan yang terakhir ini?” Morgan menunjuk pada bagian nomor yang terakhir. Morgan semakin bersemangat.


“Kalau yang terakhir ini salah satu kewajiban muslim adalah melaksanakan setiap hal yang ada pada rukun Islam, begitupun mu'alaf. Rukun Islam meliputi, membaca dua kalimat syahadat, shalat, puasa, zakat, dan haji.


“Terimakasih ya, kamu itu sempurna bagiku!” Morgan sepontan memeluku tapi aku pun sepontan melepaskannya.

__ADS_1


“Astagfirullahaladzim, kita itu bukan muhrim jangan peluk-peluk!”


“Maaf!” Morgan salah tingkah sekaligus merasa bersalah.


__ADS_2