Yang Membolak-balikkan Hati

Yang Membolak-balikkan Hati
Episode 25 Permintaan David Thamin pada Fajri


__ADS_3

Rasa penasaran menyeringai Kepala Laila. diruang ICU tampak ibu Laila menangis. Laila terkejut apa yang terjadi? siapa yang sakit? itulah yang sekarang di kepala Laila sambil terus berjalan dibelakang Fajri.


"Ibu kenapa? dan siapa yang sakit?


" Ayah... kena serangan jantung sayang. " tangis ibu Laila pecah seketika


"Apa? Laila tidak percaya karena tadi siang ayahnya masih sehat-sehat saja. Laila dan ibunya pun saling menguatkan.


Sementara Fajri masih berbicara dengan Sekertaris Haris dengan serius. kini Fajri tahu penyebabnya.


flashback bak


S****aat** sekertaris haris mengantarkan dokumen tidak sengaja mendengar pembicaraan David Tamin dengan seseorang di dalam ruangannya**.


"Aku kemari ingin mengajakmu berdamai. nikahkan lah putrimu dengan putraku, aku yakin putrimu tidak akan keberatan. Kamu tahu kan? kamu tidak akan pernah bisa mengalahkan aku.


"David tersenyum. " Jangan terlalu angkuh dan percaya diri. kamu bisa seperti itu karena kamu licik. Kamu bermain licik dibelakang dengan segala cara kamu lakukan agar perusahaan milikmu berkembang. Bahkan bukan milikmu jadi milikmu. Aku tahu apa rencana mu mau menikahkan putramu dengan putriku tapi, maaf putriku sudah memiliki calon pendamping hidup.

__ADS_1


"Aku tidak percaya sebelum aku sendiri menyaksikannya. Kamu tahu apa akibatnya menolak ku. senyum Rambo.


Ya....Rambo adalah keluarga jauh dari David Tamin. Rambo selama ini salah paham jika perusahaan milik David adalah merupakan campur tangan dari ayahnya dulu. Padahal sebenarnya Ayah rambo lah yang merebut saham milik David Tamin hingga Rambo bisa mendirikan sebuah perusahaan besar. tapi, hal itu David tidak mempermasalahkan karena menganggap ayah Rambo adalah juga keluarganya.


"Terserah. ucap David dan melihat Rambo meninggi ruangannya.


Setelah kepergian Rambo, David mengingat kembali mengingat masa lalunya. Dimana ada banyak cemoohan waktu dulu dirinya belum menjadi siapa-siapa. cemooh yang terlontar membuat ayah tercinta sakit hingga meninggal. saat itulah janji seorang David pada ibunya akan menjadi orang yang sukses. namun belum menjadi orang sukses ibunya menyusul. saat itulah David mulai gila dengan pekerjaan. hingga akhirnya berada pada puncak kesuksesan.


Dipikirkan David sekarang adalah dia tidak menginginkan Keluarganya menderita sama seperti dirinya dulu. Walau dia yakin bisa mengalahkan Rambo namun naluri seorang ayah pada keselamatan keluarganya tetap tidak bisa dipungkiri.


Karena pikiran kalut membuat David seperti kehilangan Oksigen dan untungnya Sekertaris haris ada di sana.


"Kerahkan semua keamanan dan pantau terus perusahaan. Aku yakin tuan Rambo tidak akan mampu menembus perusahaan itu walau dia berusaha keras. percayalah padaku. Fajri menepuk bahu Haris. membuat Sekertaris Haris penasaran siapa sebenarnya sosok Fajri.


selang beberapa waktu dokter keluar dan mencari nama Fajri. Laila dan ibunya saling menatap.


"Aku disini dokter. sebelum Fajri masuk Fajri menghampiri lucia grahita istri dari David Tamin.

__ADS_1


"Masuklah.... kami percaya padamu.


Fajri pun masuk dan menemui David Tamin yang sekarang terbaring lemah.


" Tuan aku disini.


"David Tamin membuka matanya dan meraih tangan Fajri. " Maukah kau menikah dengan putriku? David begitu terlihat lemah


"Tuan jangan berbicara seperti itu, tuan pasti akan sembuh.


" Aku akan sembuh jika kau mau menikah dengan putriku, aku tidak mau putriku dalam bahaya, jika menikah denganmu aku pasti akan merasa tenang karena aku yakin kau bisa melindungi putriku setidaknya jika kamu belum mencintainya belajarlah mencintainya setelah menikah. atau jika setelah semua aman kau boleh menceraikannya, itu saja permintaanku."


"Mengingat kembali perkataan Sekertaris Haris Fajri akhirnya menyetujui permintaan David Tamin.


Laila yang mendengar semua secara tidak sengaja meneteskan air mata. Laila lagi-lagi diberikan ujian perasaan. Laila menganggap bahwa Fajri akan menikah dengannya karena terpaksa. Laila berlari menuju taman rumah sakit dan mengingat perkataan ayahnya pada Fajri


"setidaknya jika kamu belum mencintainya belajarlah mencintainya setelah menikah. atau jika setelah semua aman kau boleh menceraikannya.

__ADS_1


"Oh.... Tuhan ujian apa lagi ini. apakah memang hamba tidak pantas mendapatkan cinta yang tulus.... aku ikhlas dengan semua ini jika memang sudah menjadi garis takdir untukku.


__ADS_2