Yang Membolak-balikkan Hati

Yang Membolak-balikkan Hati
Episode 48 Keanehan Laila


__ADS_3

Di kantor David group semua karyawan kantor tampak bahagia menerima undangan pernikahan dari sekertaris haris. Mereka bertanya siapakah wanita yang berhasil merebut hati sekertaris robot itu. Saat mereka membuka undangan itu dan membaca Rani Pramita.


"Rani? ucap mereka serempak dan menoleh ke samping.


Semua karyawan kantor teman kerja Rani menghampiri mejanya berdiri dan melemparkan pandangan pada Rani yang kini duduk dengan menghadap laptop nya.


" Ini benar kamu, Rani?


Mala hanya cengengesan dan geleng-geleng kepala melihat kehebohan teman kantor mereka. Tiba-tiba Mala teringat dengan seseorang mengenai hari pernikahannya.


Rani pun menjawab lemparan pertanyaan teman-temannya itu.


"Iya. Itu benar kami akan menikah besok lusa sesuai dengan tanggal ,waktu dan tempat yang tertulis di undangan. semua datang ya. " ucap Rani dan berdiri masuk keruangan sekertaris memberikan dokumen untuk disampaikan kepada direktur.


Mata mereka kembali mengikuti pandangan dimana Rani dan sekertaris haris keluar dari ruangan bersama menuju ruang direktur. tampak sekertaris seperti biasanya tampak datar dan serius dan Rani mengikuti langkahnya dibelakang dengan membawa beberapa dokumen.


tok....


pintu ruang direktur terbuka. Fajri menyambut mereka dengan tersenyum.


"Selamat buat kalian. kami turut bahagia. InsyaAllah kami pasti akan datang di hari H.


"jadi berapa lama sekretaris haris akan mengambil cuti? aku pasti akan sibuk.


" Satu bulan aku mengambil cuti.


"Baiklah. kalau begitu ayo kita menemui klien yang sudah menunggu. pastikan penjualan produk merek parfum ini banyak penggemarnya. juga kita langsung berkunjung ke gudang. dan Bu Rani boleh kembali ke tempat, biar aku dan sekertaris saja ke sana, bagaimana sekertaris haris?


"Sekertaris haris tersenyum dan menoleh kearah Rani. "tidak usah ikut. kamu istirahatlah.


Fajri seakan seperti obat nyamuk melihat dua sekretarisnya itu kasmaran.


" hem..... Fajri pun membuyarkan keduanya. Ayo sekertaris haris kita berangkat! ".


setelah keluar, Rani kembali merapikan ruang direktur seperti biasanya. mengecek semua dokumen yang sudah ditandatangani dan membawanya kembali keluar.


Jam makan siang pun berlangsung. Rani dan Mala menuju kantin. terdengar kabar jika Ramli juga akan menikah.

__ADS_1


"Wah setelah Bu Rani yang akan menikah, menyusul Bu Mala, lalu pak Ramli. apakah ini kebetulan? Jadi Bu Mala kapan undangannya? kenapa kedengarannya Lamaran Bu Mala dan Pak Ramli bersamaan ya? tanya seorang teman satu kerja Mala.


Mala menoleh kearah Ramli. Entah mengapa mendengar jika Ramli juga akan menikah hatinya begitu sakit.


"Sabar dong Mala, kalian bukan jodoh. Rani mengusap bahu Mala.


Sementara Ramli hanya tersenyum kecil. penyamarannya malam itu benar-benar sukses mengerjai calon istrinya yaitu Maka sendiri. Namun untuk resikonya Ramli sudah mempersiapkan apa yang akan dilakukan Mala padanya jika dia tahu.


kini mereka kembali bekerja. Mala menyerahkan sebuah berkas pada Ramli yang kebetulan meja kerja mereka tidak berjauhan.


"Selamat untukmu, aku turut bahagia mendengar kabar ini. Mala memberikan berkas itu dan berbalik


"Kau tidak hadir di acara pernikahanku? aku pastikan kau akan hadir. Ramli menaikkan sebelah alisnya.


"Apa katamu? kau tidak bisa memaksaku untuk hadir, karena saat itu juga aku pasti akan sibuk. ucap Mala menatap Ramli


" Kau cemburu, buktinya kau marah, kau kecewa? balas Ramli entah mengapa membuat Mala kesal hatinya sangat bahagia.


"Untuk apa aku marah, kecewa dan cemburu padamu? toh kita sudah lama mengakhiri hubungan ini, dan aku bukan Mala yang dulu lagi.


" Kau pasti menyukai calon suamimu? Ramli seakan ingin tertawa namun ditahannya.


"Kenapa kau menatapku seperti itu? Ramli sedikit takut jika Mala mulai curiga dengannya.


" kenapa mata dan hidung serta rambut itu sana ya? batin Mala sambil melihat Ramli. membuat Ramli segera menghadap komputernya. dan sesekali melirik Mala yang sudah kembali duduk dan bergelut dimeja kerjanya.


*****


Sementara Laila menyibukkan seluruh pelayan dirumahnya menyemprot dan membersihkan kamarnya karena tidak tahan bau yang ada di sana membuat ibu lucia juga pusing dibuatnya. bukan hanya itu dia juga meminta guci-guci mahal ibunya disimpan di gudang entah mengapa guci-guci itu seakan dia tidak menyukainya. bahkan satu guci besar dan harganya yang begitu mahal Laila pecahkan karena merasa guci itu terlalu makan tempat.


"Ya Allah sayang ke napa dipecahkan guci nya? ibu Lucia begitu heran melihat perubahan putrinya selama tiga hari ini setelah pulang dari bulan madu.


Laila tampak sedih karena mereka menganggap ibunya marah padanya.


" Ibu marah pada Laila? Ibu jahat. Laila menangis membuat ibunya bingung menghadapinya.


David tiba dari memantau seluruh perusahaan dan melihat Laila menangis dan ibu Lucia berusaha menenangkan putrinya.

__ADS_1


"Ayah, ibu memarahiku karena memecahkan guci miliknya. rengek Laila membuat David tamin heran dan merasakan lucu Laila merengek seperti anak kecil. David teringat saat Laila masih kecil dimana Laila merengek minta dibelikan permen loli pop🍭


Ibu Lucia tambah heran melihat tingkah putrinya itu. David menatap istrinya seakan minta penjelasan.


" Sayang kamu ke kamar ya biara ayah yang menangani Ibu. ucap David dan Laila pun menurut, sementara dayan lainnya sudah merasa lelah akibat ulah Laila. "dan kalian kenapa? tanya David tamin melihat seluruh pelayan dirumahnya berkeringat.


mereka pun menceritakan kronologisnya. David tamin pun melihat seluruh isi rumahnya sudah berpindah tempat.


" Itu ulah putrimu? ucap Ibu Lucia terduduk lesu di kursi. mulai tadi pagi Laila bertingkah aneh bahkan ingin meminta makanan yang persis rasanya masakan ibu mertuanya, aku pusing ayah ucap Ibu Lucia pada suaminya.


David tertawa terbahak mendengar penjelasan istrinya. Suami datarnya tertawa terbahak membuat seluruh penghuni rumah heran. lebih-lebih Ibu Lucia.


"Lucu ma..... ucap David dan masuk kamarnya. David juga heran mengapa dia begitu merasa lucu.


****


Fajri pulang dari kantor dan mendapati istrinya makan permen loli pop sambil duduk di sofa dengan santainya menikmati film kartun tomy end jery


" Sayang? Assalamu'alaikum.....


Laila berbalik menjawab salam dan berlari memeluk suaminya dan mencium seluruh tubuh suaminya itu dan menggandeng Fajri menemaninya mengikuti film tomy end jerry itu.


"Sayang sejak kapan kamu begini? aku tidak pernah melihatmu makan permen dan...... ucapan terpotong saat Laila memintanya makan permen itu.


" Ayo makan enak lho! "


"Tapi, aku tidak suka makan permen begini sayang. "


Laila pun menatap Fajri terlihat kecewa dan menangis. Fajri semakin heran dan berusaha menenangkan istrinya. juga tambah heran melihat isi kamarnya berubah posisi. bahkan tadi waktu masuk dalam rumah dia juga heran seluruh isi rumah berubah posisi.


setelah mendengar pengakuan dari salah satu pelayan di rumah itu Fajri geleng kepala tidak percaya. ibu Lucia pun juga menjelaskan membuat Fajri mengerutkan keningnya.


"Laila tidak turun makan?


" Dia tidur Bu. "ucap Fajri


"Apa, kenapa putri kita tambah aneh ayah? semenjak pulang dari bulan madu kelakuannya begitu aneh.

__ADS_1


tiga hari kemudian selepas Laila dan Fajri pulang dari berbulan madu, Fajri tidak tahu harus bagaimana. disisi lain dia diundang oleh sahabatnya itu untuk menghadiri acara pelajaran sahabatnya yaitu Ramli. dan disisi lain Laila minta ditemani untuk menghadiri acara pelamarn sahabatnya


__ADS_2