Yang Membolak-balikkan Hati

Yang Membolak-balikkan Hati
Episode 56 kebahagiaan Rambo


__ADS_3

semua persiapan pernikahan Andre sudah lengkap. Rambo begitu puas atas hasil karyanya. Hasil karya yang membuat David dan keluarganya merasa begitu murka. Rambo yang sama sekali hatinya begitu gelap tidak menghiraukan. Dipikirannya hanyalah bagaimana bisa mewujudkan impiannya menjadi bos Rambo yang memiliki begitu besar sebuah perusahaan.


Merokok dan duduk di kursi nya yang empuk sambil bersandar serta mengangkat kedua kakinya di atas meja sungguh terlihat angkuh kan? dan seorang wanita memijat tengkuk lehernya. wow begitu enak hidupnya ya...


"Sungguh aku bahagia, hari yang dinantikan akan segera tiba dengan penantian yang panjang akhirnya akan terkabulkan. ha... ha.... haha...... tawanya, melihat satu persatu pengawal handalnya, menunjuk satu persatu "hei.... kalian setelah ini akan aku beri bonus yang begitu besar untuk kalian semua."


Semua pengawal saling melihat satu sama lain. Terlihat mereka menyambut bahagia kabar yang dilontarkan bosnya. Mata mereka berbinar membayangkan bayaran begitu banyak yang akan diterimanya.


"Dengar itu! kita akan dibayar berlipat ganda oleh bos." Kata salah satu dari mereka.


"Ah... semoga saja. Berapa tahun kita bekerja dengannya bayaran tidak naik-naik." sambung dari salah satunya.


Rambo yang melihat pengawalnya berbisik mengerutkan kening dan mengambil sebuah asbak.


"Apa yang kalian digosipkan tentangku? oh.. kalian tidak percaya apa yang barusan aku ucapkan? lihat saja nanti aku akan memberikan kalian gaji yang tidak pernah kalian temukan ditempat lain. setelah saya menjadi bos besar hidup kalian juga akan berubah." Ucapnya lagi begitu yakin. Kembali mengisap rokoknya dan sesekali menggoda wanita yang kini disampingnya menyuapi nuansa buah jeruk.


Sementara dikamar lain Andre tampak gelisah memikirkan nasib Laila dikamar sebelah apakah Laila sudah makan atau belum. Andre sempat membayangkan andaikan itu adalah pernikahan sesungguhnya untuknya alangkah bahagianya hidup bersama orang yang kita cintai.


Jujur perasaan Andre sangat penasaran sosok seorang Fajri. Laila sangat mencintai laki-laki itu. Apalagi Laila mengatakan jika sebelumnya Laila sempat mengemis Fajri menerima cintanya. "Sit.....! mengapa aku merasa cemburu seperti ini. ya. apakah aku cemburu karena dulu aku yang mengejar cinta Laila? dan berapa bodohnya diriku memutus kontak dengan Laila saat itu.


Flashback


Sekolah SMA **** hari itu tampak begitu ramai di sebuah lapangan. Andre yang baru turun dari mobilnya dan melepas kacamatanya serta tas ransel yang berada di selangkah kanannya tampak penasaran.


Andre melihat seorang wanita dikelilingi oleh para siswi menerima sebuah amplop entah apa isinya. ya... Saat itu Laila sedang berbagi sedekah. Laila dan Andre ketika tidak satu jelas jadi jarang bertemu.


Nama Andre begitu familiar di sekolahnya saat itu karena kepintarannya. Melihat Laila dari jarak jauh Andre penasaran siapa sosok wanita di sana. Begitu Laila berbalik kearah wanita di depannya yang kebetulan Andre dibelakangnya, Andre hanya mematung ditempat melihat Sosok Laila wanita yang begitu cantik.


"Kenapa aku baru sadar jika disekolah ini ada sosok bidadari, bukan hanya cantik tapi terlihat begitu baik.


Selesai berbagi Laila meninggalkan kerumunan itu dan Andre mengejarnya.


" Hei tunggu!


"ha... ya... maaf tidak ada bagian untuk kamu. Hanya untuk seseorang siswi untuk siswa laki-laki no, Jangan berharap. Ok!" Laila yang salah paham maksud Andre

__ADS_1


"Oya.... baik lah tidak mengapa." Ucap Andre dan kini masih berada dibelakang Laila.


"Lalu kenapa kamu mengikuti aku? Laila tiba-tiba berhenti. Anda siapa dan mengapa mengikuti aku? apakah aku berutang padamu?


" Sepertinya tidak. "


"Lalu?"


Andre mengulurkan tangannya sambil tersenyum. Laila bingung apa maksud laki-laki di depannya. melihat Laila bergerak, Andre meraih tangan Laila untuk berkenalan.


"Namaku Andre kelas 7A IPS dan kamu?


" Laila. Kelas 7B IPS.


"Wow sangat menarik! kita ternyata satu jurusan namun beda kelas. Bolehkah aku mengenalmu lebih jauh lagi?


dua sahabat Laila yaitu Rani Mala meneriaki dirinya jika sudah masuk.


" Maaf aku harus pergi, aku sudah masuk bay......


Laila awalnya begitu risi karena terus mengejar dirinya hingga suatu hari saat Laila pulang ban mobilnya kempes. Andre kebetulan lewat dan melihat wanita pujaan hatinya.


"Hai Laila! ada masalah?"


"Ya. seperti yang kamu lihat, ban mobilku kempes. ucapnya."


Tanpa perintah Andre membantu Laila. Entah mengapa perasaan Laila saat itu tidak bisa digambarkan dalam duanya Laila mengagumi wajah tampan laki-laki itu.


"Selesai." ucap Andre mengusap wajahnya tidak sadar jika tangannya kotor.


Laila tertawa. menertawakan Andre karena di bagian pipinya terdapat sisa oli yang menempel.


"Kenapa kamu menertawakan aku? O kamu menertawakan aku karena kamu pikir aku montir begitu?


Laila memegangi perutnya sambil terus tertawa dan mengambil sebuah tissue kemudian mengusap wajah Andre dengan pelan Andre menangkap tangan Laila, keduanya saling bertukar pandangan cukup lama.

__ADS_1


"Kau cantik." ucapnya


Laila segera menurunkan tangannya. terlihat salah tingkah. kemudian memperbaiki rambutnya yang tertiup angin untuk menghilangkan rasa groginya didepan Andre.


"Terimakasih telah membantuku. Aku duluan. ucapnya dan masuk dalam mobil


" Tunggu bolehkah aku meminta nomormu?


Hari itu baru pertama mereka dekat. hingga pada hari pertama Andre mengajak Laila makan dan di sanalah Andre mengungkapkan perasaannya. hubungan keduanya semakin hari semakin tumbuh hingga keduanya masuk ke perguruan tinggi yang sama bahkan satu kelas.


Semakin hari semakin berharap bahwa Andre lah pertama dan terakhirnya hingga suatu hari Laila menunggu ditempat biasa.


"Andre aku ingin bertanya serius apakah kamu benar-benar mencintaiku? jujur Andre aku sangat mencintaimu ucapnya dan Andre pun meyakinkan perasaanya pada Laila


Andre yang hampir menciumnya ditepis oleh Laila. Karena Laila berprinsip bahwa hanya suaminya lah yang akan mendapatkan itu dan Andre berstatus pacarnya.


waktu terus berjalan hingga suatu hari Laila tidak menemukan lagi sosok Andre di kampus itu. Mala dan Rani datang dan mengabari jika Andre tidak ditemukannya. juga mendengar kabar jika Andre pindah kampus tapi entah di mana.


sementara Andre yang kini di rumahnya begitu stres melihat ayahnya yang setiap hari pulang membawa wanitanya. bahkan tidak main-main Rambo menyiksa istrinya jika istrinya melarangnya membawa wanita malamnya tidur di kamarnya.


"Ayah apa yang kamu lakukan. Ayah memukul ibu? demi wanita sialan ini hah?


" Hei... dengar ya. ayahmu akan menikahi ku karena aku bisa memberikan segalanya buat ayahmu bahkan bisnis ayahmu berkembang karena aku dan ibumu apa? tidak berharga sama sekali. ucap perempuan itu.


"Ayah apa ayah sadar sudah berapa wanita yang kamu sakiti. sudah berapa wanita yang kamu korbankan. hah? hei wanita aku doakan semoga kau tidak di campakkan okeh ayahku."


"Andre cukup! ini tiket mu keluar negri bawa ibumu jangan lagi kamu muncul dihadapan ku dan masalah kampusmu sudah aku urus. jadi kamu tinggal berangkat...


" Ayah kamu jahat! kamu bertindak sesuka hatimu. aku benci dengan dirimu!


"Stop Andre! sekarang pergilah!"


Flashback berakhir.


kini Andre sedang menunggu seseorang berharap orang itu datang dengan tepat waktu sebelum pak penghulu datang.

__ADS_1


__ADS_2