Yang Membolak-balikkan Hati

Yang Membolak-balikkan Hati
Episode 44 Rencana perjodohan Mala


__ADS_3

Satu minggu kemudian setelah drama ibu Rani masuk rumah sakit


Laila menatap sendu suaminya yang masih tertidur pulas setelah semalam melakukan ibadah yang tidak pernah membosankan sepasang insan itu.


"Ketika aku mengagumi makhluk tuhanku, dan berharap kau pelabuhan terakhirku. bimbing aku menuju surganya. Laila terus tersenyum memandang wajah suaminya, mengelus wajah sendu itu, dan menyandarkan kepalanya di dada suaminya.


" Bijaklah menghadapi hidup ini sayang dan mencintai lah sekedarnya. Fajri memeluk tubuh istrinya .


"Sayang aku....... sejak kapan bangun yang? ih ... lepaskan aku, sayang. lepaskan! "


" Kau mengganggu tidurku jadi, tangung jawab." Fajri semakin mengeratkan pelukannya dan tangannya mulai nakal menjalar kemana-mana hingga tangan **** ditempat favorit


"sayang lepas! gak enak ibu di dapur seorang diri."


"Fajri pun menatap istrinya. Terimakasih untuk semuanya. sudah menjadi Bidadari ku.


" M.... Laila tersenyum. Keduanya saling menatap. Fajri mengelus lembut wajah istrinya. dan mengecup kening istrinya. Kemudian membuka **** baju Istrinya dan ***** istrinya sebentar.


"sayang geli ah.... udah dong! "


" Sebentar aja kok. tahu gak sayang, khasiat P***** atau yang disebut Foreplay yang dihisap oleh suami ternyata dapat membuat kulit wajah tampak lebih kencang karena otot wajah aktif bergerak dan membuat aliran darah lancar. Rutin dilakukan, maka bisa berdampak pada kulit wajah yang tampak lebih awet muda, loh,


"Modus, Itu hoax, sayang."


"Benar lho sayang, itu menurut buku yang aku baca.


"yang benarnya itu adalah bermanfaat Foreplay sebelum berhubungan antaranya Meningkatkan keintiman, meningkatkan cairan pelumas


menciptakan klimaks bagi kedua pasangan, hubungan lebih terasa harmonis. Itu baru yang benarnya sayang. "lanjut Laila.


" Hoya..... Jadi,......


"Jadi apa? mesum deh, ini masih pagi lho sayang, gak enak ama ibu dan ayah, ah.... aku mau keluar. Kalau aku disini terus, kamu gak akan bangun-bangun yang."


***


Di dapur ibu Fatimah sedang membuat nasi goreng. Laila datang dan melihat ibu mertua sedang sibuk.


"Ada yang bisa saya bantu ibu?


" Buatkan saja kopi hitam untuk ayahmu nak." jawab ibu Fatimah, kalau Fajri biasanya dia jarang minum minuman panas kalau pagi.


"Hari ini aku dan kak Fajri sudah mau kembali ibu. InsyaAllah lain waktu kami akan kemari. ucap Laila sambil membuat minuman panas untuk ayah mertua.


" Jadi, hari ini kalian sudah mau pulang? tanya pak ikhsan yang baru datang dari belakang rumah.


"iya ayah. "sahut Fajri yang kini sudah duduk didepan meja makan.


" Yasudah......sering-sering lah kemari, bulan depan adikmu Syakira sudah akan ujian akhir. Ayah belum tahu dimana dia akan kuliah.

__ADS_1


"Apa dia belum mengatakan?"


" Belum ada."


"InsyaAllah kalau tidak sibuk, biar aku dan Laila yang jemput saat dia libur. ucap Fajri.


****


Satu minggu setelah operasi itu, Ibu Rani sudah agak membaik, bahkan kesehatannya semakin mengalami kemajuan.


Satu minggu itu juga sekertaris haris mengunjungi Rani dan ibunya di rumah sakit. Berbagai macam buah tangan di bawah olehnya, sampai Rani merasa tidak enak.


"kak haris lain kali tidak usah bawa banyak makanan seperti ini, siapa yang mau makan sebanyak ini?


" Ya kamu dong. Kalau penjaga kurang nutrisi bagaimana mau jaga pasien. Ya kan bu?


Ibu Rani hanya tersenyum mendengar ocehan atasan anaknya itu. Beberapa lama kemudian, dokter datang dan memeriksa keadaan ibu Rani dan dinyatakan sudah boleh pulang.


"Alhamdulillah." ucap Rani


***


Kini Mala bermalas-malasan di kamarnya menikmati hari liburnya. Terdengar suara dilantai bawah seperti ada tamu. Mala keluar dari kamar dan melihat kebawah siapa tamu yang datang. Tampak seorang perempuan dan laki-laki yang seumuran dengan kedua orang tuanya.


Karena merasa bukan urusannya, Mala pun kembali masuk ke kamarnya. tidak lama kemudian ibunya datang.


" Tapi ibu, Mala belum mandi. "


"Tidak apa-apa sayang, cuma sebentar kok.


Mala dan ibunya pun turun dan menemui tamu ayahnya itu.


" Wah anak jeng cantik, siapa namanya?


"Mala tante."


" Saya tante berlian dan ini om Bahrain ucapnya. "wah ....jeng kapan kita pertemukan mereka?


Mala yang mendengar sedikit mengerutkan keningnya .


"Nanti kita atur waktunya jeng, iya kan sayang? ucap ibu Mala pada putrinya


Mala yang tidak tahu apa-apa hanya melototi ibunya, seakan minta penjelasan. setelah tamu kedua orang tuanya pulang, Mala minta dijelaskan.


" Jadi begini nak, sahabat ayah memiliki seorang putra dan rencananya dia mau menjodohkan kamu dengan putranya. Tapi, kalian bertemu dulu." ucap Ayah Mala


"Ayah, ibu kenapa harus main jodoh sih?


" Ayah dan ibu tidak akan menjodohkan kamu, jika memang kamu punya pilihan sendiri. kalau memang ada suruh bertemu dengan ayah dan ibu gimana? iya kan ma......?

__ADS_1


Mala terlihat bingung, bagaimana tidak hubungannya dengan Ramli sudah berakhir semenjak Mala memilih untuk berhijrah dan tidak mau pacaran lagi. "Ya Allah inikah jalan terbaik untukku agar terhindar dari dosa? batin Mala


"Sayang bagaimana. kamu punya pilihan sendiri? tanya ayah Mala.


skat! " Mala terdiam dan geleng kepala.


"Jadi? tanya Ayah Mala lagi.


" Terserah ayah dan ibu saja, mana baiknya." Mala pun berlalu memikirkan nasibnya berharap Laki-laki pilihan orang tuanya bisa menjadi imam yang baik untuknya.


Mala pun melakukan vidio call dengan Laila dan Rani. tampak dibelakang Laila ada Fajri.


📲Aku gak ganggu kan istirahat kalian?


📲Di balik layar Laila seperti menutup mulut suaminya. " Gak kok. Kenapa sih? kok murung gitu...?


📲Pak bos, pinjam Laila ya...untuk curhat. Mala memohon dan tampak dibalik layar Laila menutup wajah suaminya dengan bantal. "Jangan ditutup dong sayang. pengap nih!" ucap Fajri dibalik layar


dibalik layar Mala dan Rani tertawa melihat kebucinan bosnya itu pada sahabatnya.


📲Kenapa sih Mala? lho sakit? tanya Rani dibalik layar.


📲Gue mau dijodohkan! " teriak Mala.


📲Apa? lho serius, Mala? Rani kaget


📲Terus, lho terima? tanya Laila.


📲Terima dengan tidaknya aku belum tahu. Tapi, aku dan dengannya akan bertemu dulu dalam waktu dekat ini. Ucap Mala


📲Kalau memang dia jodohmu berati itu yang terbaik untukmu. Ucap Laila dan tiba-tiba Fajri pun menyahut dari belakang Laila." sabarlah Untuk sabar bukanlah hal yang mudah, tapi kita harus pasrah atas segala ketentuan, juga sebagai bentuk pembelajaran.


"Terkadang kita akan diuji atas perencanaan yang kita buat. diuji ikhlas, sabar dan kuatnya mental."


"Tawakal adalah merelakan sepenuhnya segala sesuatu yang kamu cintai, namun dengan keyakinan bahwa Allah akan menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik.


dibalik layar Mala dan Rani tercengang mendengar ocehan bosnya itu.


📲Terimakasih pak bos." Mala berujar


📲Pikirkan baik-baik." ucap Laila lagi. shalat istikharah, jangan lupa."


📲Siap bu bos." ucap Mala.


panggilan vidio call mereka pun berakhir. Laila pun menyimpan ponselnya. sedangkan Fajri masih setia membaca buku.


"Sayang kalau vidio call jangan ganggu dong. Kan malu, mereka masih mau bicara tapi, situ gak peka deh. "kesal Laila Karena sejak pertama sahabatnya melakukan video call, Fajri terus mengganggunya.


"Siapa yang ganggu, sayang? kan aku punya dua mata, dua telinga jadi wajar dong kalau aku jadi pendengar setia dan tadi itu aku cuma iseng dikit biar kamu semangat vidio call nya, sayang." Fajri me noel hidung istrinya dan berlari masuk kamar mandi karena Laila mulai angkat bantal untuk memukul suaminya. "kabur.....

__ADS_1


__ADS_2