Yang Membolak-balikkan Hati

Yang Membolak-balikkan Hati
Episode 73 Pesta Besar


__ADS_3

Kepulangan Laila di rumah utama David Tamin disambut dengan bahagia.Laika tidak cukup percaya mendengar cerita jika dirinya pernah divonis meninggal oleh dokter. dan kemudian koma selama tiga bulan. bukankah itu peristiwa yang cukup langka baginya. Masuk dikamar mereka Laila melihat sekitarnya. melihat semuanya dengan masih dalam keadaan tidak percaya.


"Sayang apa yang kamu rasakan? ucap Fajri yang melihat istrinya terdiam.


" Mas, jika seandainya waktu itu aku aku benar-benar meninggal apakah kau akan menikah lagi?


"Kenapa harus ditanyakan dan dipikirkan sesuatu yang tidak perlu dibahas. Sayang lebih baik jangan pikirkan sesuatu yang belum terjadi karena itu akan membuat kita stres.


" Sayang aku mencintaimu. Apa kau tau saat dirimu koma aku benar-benar seperti kehilangannya dirimu.


"Mas lihatlah dirimu sekarang. kau seperti laki-laki yang tidak terawat. apakah begitu pedulinya dirimu pada istrimu ini sampai kau mengabaikan dirimu sendiri?


Fajri menggenggam tangan Laila kemudian merangkul pinggang istrinya. Keduanya saling menatap begitu lama. dengan pelan wajah keduanya saling berdekatan. Dalam sekejap kedua *** saling bertemu saling *** menikmati kembali momen yang pernah hilang. tak sampai disitu mereka kini sudah di atas kasur kembali mengulang percintaan mereka dengan *** yang mulai memuncak.


Esok harinya Tiada hujan tiada angin Laila melihat rumah dan halaman depan di dekor sedemikian rupa. Laila bertanya dengan orang-orang di sana apa yang terjadi?


"Tuan besar akan mengadakan pesta atas kembalinya tuan putri."


"Apa? untuk saya?ucap Laila sambil menggendong Dafi yang suka sekali rewel. sementara Dafa asyik bermain boxnya.


"Iya tuan putri. jawab baby siter itu.


sorang datang membawa sebuah kotak besar yang diberikan pada Laila dan mengatakan kiriman dari sang suami Fajri. ketika laila membuka kotak itu Laila kaget melihat gaun yang begitu cantik.


sebuah tulisan singkat UNTUK ISTRIKU TERCINTA SEMOGA SUKA DAN MALAM INI AKU MAU MELIHATNYA KAU MENGENAKAN GAUN ITU. Laila tersenyum simpul. membaca tulisan singkat itu.


tepat jam tiga sore tamu undangan mulai datang satu persatu. Pesta yang cukup besar tidak main-main David mengundang beberapa anak-anak dari panti asuhan. berlanjut hingga malam pesta itu diselenggarakan.


Fajri melihat istrinya cukup terpesona dengan gaun yang dikenakannya senada dengan baju yang dikenakan Fajri serta dua buah hatinya.


"Kamu sangat cantik.


" Terimakasih sayang.


"Terimakasih saja? goda Fajri


"Lalu aku harus apa?"

__ADS_1


"kamu harus apa? Fajri mendekat dan merangkul pingsan istrinya kemudian mendaratkan satu ciuman yang cukup dalam.


Laila mendorong tubuh suaminya agar Fajri melepaskannya. Laila melihat ibu mertua menuju kamarnya karena pintu tidak tertutup.


"Sayang ibu.


Fajri dengan segera melepaskan panutannya setelah melihat ibu Fatima menghampiri mereka dan mengatakan jika orang sudah menunggu.


Fajri dan Laila kini berdiri di atas panggung. Masing-masing menggendong buah hati mereka. Dafa digendong oleh Fajri ayahnya sementara Dafi di gendong oleh Laila sebagai ibunya.


tampak wajah itu berbinar setelah melewati ujian panjang dan menegangkan itu. Fajri mengungkapkan didepan semua orang bagaimana perasaannya ketika Laila dikatakan oleh dokter telah meninggal dunia.


"Ketika itu aku tidak tau lagi kemana arah tujuanku seakan duniaku gelap ketika orang yang kita cintai pergi meninggalkan kita tanpa pesan satu pun setelah dia memberiku dua hadiah terbesar dalam hidupku yang begitu berharga. Saat kehilangan disitulah aku sadar bahwa dia sangat berarti bagiku. ucap Fajri menatap dalam istrinya dan memeluknya kemudian menciumnya didepan semua orang.


"disitulah letak ujian cinta sesungguhnya. ketika kita tidak bisa merelakan untuk dia pergi. nyatanya itu sangat menyakitkan. ketika aku ikhlas ternyata dia kembalikan untukku. dan aku mengatakan bahwa pemilik Jiwa masih memberiku kesempatan untuk menjadi bagian dalam hidupnya. Lanjut Fajri yang masih memeluk istrinya.


Semua tamu undangan yang hadir memberikan tepuk tangan. Rama menatap jauh Syakira yang tampak terlihat kagum dengan kisah cinta kakaknya.


begitu juga Ramli langsung memeluknya Mala dan menciumnya. Mala yang mendapat ciuman tiba-tiba oleh suaminya tampak kaget dan mencubit lembut pinggang suaminya.


Sementara Rani merangkul lengan sekertaris Haris suaminya. Sekertaris Haris berbalik dan mengecup kening Rani sambil mengungkapkan perasaannya kembali pada sang istri.


Rani menjawab lewat senyuman.


David Tamin dan Pak Ikhsan begitu bahagia. kedua besan itu saling peluk dan tersenyum.


Andre yang baru datang dan menghampiri Laila dan Fajri sambil mengucapkan selamat.


"Selamat untukmu Laila dan doaku selalu kamu dan keluarga sehat selalu dan teruslah berbahagia bersama keluarga kecilmu.


"Terimakasih, bro. Fajri yang menjawab sambil merangkul pinggang istrinya.


"Fajri selamat untukmu. ucap bertha yang tiba-tiba datang. " Maaf Fajri aku baru tau kabarmu dan ini kado untuk Dafa dan Dafi." ucapnya.


"Terimakasih Bertha." sambut Laila.


Bertha tersenyum dan menatap Fajri. Tiba-tiba tangan Andre menarik lengan Bertha membuat Laila dan Fajri bingung. Bertha terus memberontak karena kembali bertemu dengan Andre laki-laki yang sering membuatnya kesal. setelah merasa aman, Andre melepaskan tangan Bertha ( kisah Bertha dan Andre bisa baca kembali halaman 51).

__ADS_1


"Hei gadis. Kau masih ingat perkataan-ku. sebenarnya kau wanita yang cantik." ucap Andre dan melipat kedua tangannya di dada


Bertha kembali mengingat perkataan Andre kalau itu.


"Apakah kau tahu nona kamu sebenarnya cantik, tapi galak." goda Andre dan tersenyum meninggalkan Bertha dengan wajah yang semakin kesal. "Nona sering-sering lah latihan tersenyum di depan cermin. Ok..... agar wajahmu tidak mudah berkerut."


"Apa perlu aku memberikanmu cermin? goda Andre lagi.


Mata Bertha terlihat begitu kesal pada Laki-laki cerewet didepannya. Ketika Laila hendak melangkah Andre menariknya membuat Bertha hilang keseimbangan dan tubuh keduanya jatuh di atas sofa yang ada didekat kolam.


Posisi Andre berada dibawa dan Laila berada di atas Andre. jika orang melihat mereka akan salah paham. keduanya terdiam dan saling menatap. bibir keduanya bertemu.


"Kau? ucap Bertha. ketika Bertha hendak bangkit Andre kembali menarik pinggang Bertha sehingga posisinya kembali semula.


"Aku merindukan pertemuan ini bersamamu. kau tau pertemuan pertama itu. kau berhasil merebut hatiku. jujur Andre.


"Apa maksudmu?


"Aku mencintaimu."


"Aku bukan wanita pelampiasan."


"Aku serius."


Bertha terdiam dan keduanya saling menatap. Saat dayan atung keluar ke belakang tidak sengaja melihat dua insan berpelukan di atas sofa yang memang cahaya lampu di sana cukup terang.


Dayan atung berteriak membuat Andre dan dan Bertha berbalik hingga Bertha. memperbaiki posisinya. Sementara Andre tetap duduk santai sambil menatap Bertha. sementara dayan Atung sudah kabur dengan wajahnya yang memerah.


"karena ulah-mu membuat orang salah paham." Kesal Bertha.


"Aku akan menunggu jawabanmu. Jika kau menolak-ku aku akan datang melamar-mu.


" Dasar gila!"


"Aku memang gila. gila karena cintamu.Bertha."


Andre berdiri dan kembali menatap Bertha kemudian kembali menarik Bertha bergabung di pesta tersebut.

__ADS_1


Fajri dan Laila terus menerima ucapan doa dari para kerabat yang datang di pesta malam itu. waktu makin larut para tamu undangan satu persatu meninggalkan tempat.


Masuk kamar meregangkan otot-ototnya. Fajri kembali memeluk istrinya. sementara Dafa dan Dafi sudah tidur dengan pulas.


__ADS_2