
Sesuai waktu yang dijadwalkan David Tamin tiba ditempat bersama istrinya. tentu dengan melalui pemeriksaan ketat. Rambo berdiri dengan gagahnya menyambut calon besannya.
Sempat Rambo memuji kecantikan Lucia grahita istri dari David Tamin. Dan David bertambah begitu geram.
"Jangan coba-coba tangan kotor mu menyentuh istriku, Rambo! "
"Hei... Aku hanya memujinya. Aku menyesal karena mengapa Tuhan justru mempertemukan dirimu dengannya." Ucap Rambo membuat David semakin geram.
David bukannya tidak bisa mengalahkan Rambo dan menuruti kemauannya. Itu karena Laila dalam keadaan hamil dan Rambo adalah orang yang sangat licik. untuk mengalahkannya David terpaksa mengikuti permainan nya.
"Baiklah besan ku, ayo masuklah! lihatlah aku sudah mempersiapkan segalanya. Bukankah hari ini, hari berbahagia kita? ayo kita rayakan setelah ini. Dan aku berterimakasih karena menantu mu sudah kamu singkirkan dan memilih putraku. keputusan sangat tepat. "
"Ci-h.......! aku ingin rasanya muntah mendengar perkataan dari mulut kotor itu!! gumam David Tamin yang terlihat ekspresi wajahnya begitu merah menahan marahnya. dan ibu lucia terus memegang lengan suaminya dengan kuat untuk selalu menenangkan suaminya agar tidak membuat keributan.
Rambo melihat semua persiapan dan pak penghulu juga sudah hadir ditempat. Rambo meminta pengawalnya memanggil Andre keluar. Tampak seorang pengawal berbisik dan wajah Rambo mengerut.
"Bawakan masker untuknya! bagaimana bisa anak itu tiba-tiba Flu dihari bahagianya. Dasar!" umpat Rambo
Sementara David terlihat menyungging senyum. Sementara lucia tampak begitu tegang dan ingin rasanya menangis bagaimana bisa suaminya merestui pernikahan ini dan merasa kecewa dan benci pada menantunya Fajri yang setuju tiba-tiba menceraikan istrinya.
Andre keluar dengan penampilannya yang begitu gagah dengan memakai masker karena alasan flu. Rambo yang melihatnya sedikit berbeda dengan tata rambut putranya dan melihat putranya sedikit memiliki tubuh tinggi.
"Putraku kau tampak berwibawa dan berkarisma dengan penampilanmu sekarang. Terimakasih atas bantuan mu. Ayah janji setelah ini akan membiarkanmu hidup tenang dan bahagia. masalah ibumu aku akan meminta seseorang mengurusnya dan mengembalikan padamu."
Rambo kau betul-betul Ayah tidak memiliki hati. Bagaimana bisa kau tidak mengenali putramu sendiri
Laki-laki yang dianggap Andre itu hanya mengangguk dan meminta putranya itu duduk didepan penghulu. David terus melihat ke depan. sesekali melihat wajah Rambo dengan penuh emosi yang tertahan.
Laila keluar dari kamarnya dengan mata memerah. dan wajah penuh kebencian. David bisa melihat kekecewaan putrinya. dan Lucia berdiri dan menghampiri putrinya.
"Sayang bagaimana kabarmu nak? Maafkan Ibu nak. Ibu juga tidak tahu hal ini. Tiba-tiba ayahmu mengatakan kamu akan menikah dengannya. Tunjuk Ibu Lucia pada mempelai laki-laki.
" Ibu aku benci ayah, aku benci suamiku. mengapa dia tega denganku! mengapa ibu! padahal dia tahu aku hamil. Apakah ini bukan pelanggaran yang menceraikan istrinya dalam keadaan hamil? tangis Laila.
sementara dibalik masker itu hanya tersenyum. mendengar kata demi kata. Tapi begitu geram saat melihat Rambo yang terus terlihat bahagia.
__ADS_1
"Pak penghulu ayo mulai! tegas Rambo
sementara dikamar yang tidak terkunci Andre menyiapkan segalanya bersama beberapa orang suruhannya yang begitu banyak. Bahkan sebagian pengawal ayahnya sudah dilumpuhkan nya.
penyerangan pertama, mereka melumpuhkan bagian pengawal CCTV berlanjut pengawal yang berjaga didalam. Andre menggunakan beberapa perempuan yang terlihat seksi untuk mengelabuhi pengawal ayahnya.
Ijab kabul akan segera dimulai. dan ternyata yang berperan sebagai penghulu adalah sekertaris Haris dan didampingi oleh Ramli serta Rama bergerak sebagai teman dekat Andre karena saat itu Andre meminta salah satu sahabatnya harus hadir di pernikahan nya.
Tanpa pikir panjang Rambo menyetujui karena hatinya sudah diliputi kebahagiaan, sehingga hal kecil dia lupakan. padahal hal kecil itulah bisa melumpuhkannya. sungguh terlalu cerdas tapi sedikit eror juga. ternyata.
"Bagaimana tuan Andre apakah anda siap?
" Aku siap!" ucapnya dengan lantang Laila meliriknya sementara tampak dibalik masker itu mengedipkan matanya. Laila kembali memastikan seakan suara itu familiar untuknya. Laila sedikit curiga dengan pasangannya itu. apalagi saat tiba-tiba perutnya diusap penuh kelembutan. Laila sempat menepis tangan kokoh itu.
"Tenanglah malam pertama akan kita lalui dengan hikmad kamu cukup mempersiapkan diri dan tentunya aku akan melakukannya dengan sangat pelan karena bayi kita." Bisik nya
"Suara itu seperti sangat familiar apakah dia?....
Laila kembali berbalik tidak percaya dan menghapus air matanya. David memberi kode pada Laila dan Laila tampak bahagia.
Begitu Ijab qabul hendak dimulai terdengar suara dari belakang membuat Rambo tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.
"Angkat tangan atau senjata ini akan mengantarkan anda menuju pembaringan terakhir anda." Ancam Rama dengan sebuah pistol yang sudah berada di pinggang Rambo
"David apaan ini hah? kau.......! "
" Apa karenakan kamu terlalu pintar atau bagaimana, Rambo. Apa kamu tidak bisa membedakan mana surat perceraian palsu dan yang asli? lihatlah baik-baik!" ucapnya sambil memberikan surat cerai palsu itu.
"David kau mencoba bermain api denganku.Ci-h! geramnya
Fajri berdiri dengan tangannya menggenggam tangan laila sambil membuka maskernya.
" Tuan Fajri.....? Rambo begitu syok penuh tanda tanya.
Rambo ingat wajah itu adalah seorang pemuda pemilik perusahaan yang bekerjasama dengan perusahaannya.
__ADS_1
Laila mengangkat kepalanya dan melihat siapa pengantin Laki-lakinya.
"Sayang, kamu? jadi benar dugaan ku ini kamu? kenapa kamu mengerjai aku? "
Laila langsung menghamburkan dirinya masuk dalam pelukannya yang disambut oleh Fajri dengan hangat. Berulang kali Fajri mencium istrinya kemudian menghadap pada Rambo. Sementara Ibu lucia tidak paham maksud semua ini. Kenapa Fajri bisa ada ditempat itu.
"Tuan Rambo anda sekarang tidak punya pilihan selain menyerah. Apa anda pikir jika anda bisa menang dalam permainan ini? apakah kamu tahu apa hubunganku dengan tuan David? dia adalah ayah mertuaku.
" Apa.... jadi dia adalah istrimu? tidak mungkin. mengapa aku begitu bodoh.
"Ya.. anda memang bodoh tuan, Rambo. Tapi cukup pintar.
"hahahaha......... tapi aku tidak akan menyerah. Apa kamu pikir aku sebodoh itu? pengawal.... teriak Rambo namun hening.... " kemana mereka.....? Rambo kembali memanggil pengawalnya seketika semua pengawalnya keluar dan di dorong dihadapannya dalam keadaan sudah terikat.
Rambo membulatkan matanya bagaimana Andre putranya mengkhianatinya.
"Andre kau anak durhaka! kau mengkhianati aku, ayahmu sendiri?
"Dan ayah sadar kau menganiaya anakmu sediri! dan apakah anda sadar hal itu? kau bukan samasekali sosok ayah yang patut aku hormati, Tuan Rambo! "
Rambo terus berteriak memaki dan mencaci semua orang di sana.
Dengan segera Rambo dibawah oleh pihak berwajib. Sementara Andre masih berdiri di tempatnya melihat ayahnya dibawa dengan kedua lengannya menyilang ke belakang dalam terborgol. Ada rasa tidak tega tapi itu yang terbaik buat ayahnya untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Laila yang masih dalam dekapan Fajri melihat Andre yang tadinya merasa benci berubah jadi sendu. Ada rasa iba melihat mantan kekasihnya itu. Fajri melihat mata keduanya bertemu dihinggapi rasa cemburu. Fajri merangkul bahu istrinya mengajaknya untuk pergi ketika itu langkah terhenti
"Sekali lagi maafkan aku. Aku tahu bahwa sekarang kau sudah menemukan kebahagiaanmu. aku doakan kau bahagia selalu." ucap Andre dengan nada lemah
lalu melihat Fajri
"Tuan Fajri. Terimakasih atas semuanya dan bahagiakan lah Laila.
" Tentu. karena dia istriku, ibu dari calon anakku dan aku juga berterimakasih pada anda, karena......... Anda pernah mencintainya dan melepaskannya hingga dia menjadi milikku.
Andre terus melihat kepergian Laila dan kagum sosok seorang Fajri bukan hanya tampan namun Fajri ternyata pemuda sukses ada rasa pesimis jika dibandingkan dirinya dengan Fajri tidak ada apa-apanya. Bagaikan langit dan bumi.
__ADS_1