Yang Membolak-balikkan Hati

Yang Membolak-balikkan Hati
Episode 66 Fakta Yang Sebenarnya


__ADS_3

Laila menyambut kedatangan sang suami dari jauh Fajri begitu bahagia melihat Laila dan Syakira menunggunya. Fajri langsung merangkul pinggang istrinya sambil mengelus lembut perut buncit itu. Sementara pak ikhsan langsung merangkul bahu putrinya dan tertawa seakan meledek dua sejoli didepannya.


Fajri dan Laila tertawa melihat tingkah ayah dan anak itu. sampai dalam rumah Ibu Fatima meraih tangan suaminya dan menciumnya.


Syakira begitu bahagia melihat Laila dan Fajri semakin hari semakin romantis. Syakira pun berharap suatu hari nanti mendapatkan iman yang terbaik untuknya. Doa Syakira selalu minta yang terbaik.


keluarga itu menyantap makan malam bersama penuh dengan hikmat. Laila melayani suaminya dengan mengisi nasi dan lauk pauk di piring kekasih halalnya. berlanjut Fajri gantian melayani istri tercinta, bidadari surganya pelindung dari kejahatan sahwat.


"Cukup, yang! ini sudah banyakan sayurnya lho."


"Sayang, kamu harus banyak konsumsi buah dan sayur karena didalam perutmu ada dua orang yang kamu beri makan.


" Dua orang? maksudnya bayi kembar? sahut Syakira kaget yang notabenenya memang tidak tau. Subhanallah... kalau begitu kakak gak boleh stres kakak gak boleh banyak mikir. pokoknya kakak harus selalu zona nyaman. Ucap Syakira antusias.


Beberapa menit setelah drama makan malam bersama keluarga. Syakira langsung membuatkan susu untuk kakak iparnya. Fajri dan Laila tercengang melihat aksi Syakira.


"Kenapa kak? ada yang salah? gak kan? aku itu lagi buatkan susu untuk dua ponakan aku yang ada disini. Syakira mengusap lembut perut kakak iparnya dan tiba-tiba Fajri menepisnya.


"Ih...kakak nyebelin tau gak? ibu lihat kak Fajri.


Ibu Fatima dan Pak ikhsan hanya geleng kepala melihat kedua anaknya itu. sementara Laila yang berada diantara Fajri dan Syakira hanya tertawa melihat keduanya saling tepis menepis tidak ada yang mau mengalah.


"Sudah dong sayang.udah calon ayah lho" tegur Laila pada suaminya hingga akhirnya Fajri mengalah.


Fajri pamit masuk kamar untuk mengecek email yang masuk. Fajri kembali berkutik dengan pekerjaannya. sedikitpun Fajri tidak mengingat Alya. Berbeda dengan Alya yang kini selalu mengingatnya.


Laila melihat lampu ruang kerja suaminya menyala. Laila masuk kamar mandi kemudian berganti pakaian kesukaan suaminya berupa lingerie yang tidak terlalu menonjol.


Laila mendekati suaminya dan berdiri tepat didepan kekasih hatinya. Fajri yang awalnya begitu serius bekerja namun secara spontan teralihkan ketika mendapat kode dari Laila.


Laila melemparkan bola kertas sekecil kelereng tepat mengenai lengan suaminya. Fajri mengangkat kepalanya matanya seakan menonjol keluar melihat penampilan istrinya yang selalu bisa menarik perhatiannya.


Laila berjalan gela gemulai sambil merayu suaminya. sentuhan lembutnya pada tubuh Fajri membuat Fajri menegang seketika. Laila terus melakukan aksinya. Fajri hanya bisa menahan gejolaknya. dengan pelan Lala menarik tangan Fajri untuk berdiri.


Kini Fajri ikut terbuai dengan aksi sang bidadari. keduanya saling **** lembut sambil dengan pelan Fajri membimbing istrinya sampai ditepi kasur. hingga berakhir dengan malam yang indah.


Usai subuh tiba. Fajri bersiap untuk kekantor sementara Laila sedang jalan pagi yang ditemani oleh Syakira. tepat jam delapan sebuah mobil merah terparkir di depan rumah ibu Fatimah.


Ibu Fatima dan pak ikhsan kaget siapa mobil diluar yang pagi-pagi datang bertamu.

__ADS_1


"Oh nak Alya? tegur pak ikhsan dan menjelaskan pada ibu Fatimah.


" Masya Allah nak Alya makin cantik ya. puji ibu Fatima dan mempersilahkan Alya untuk duduk.


Ibu Fatima menanyai kabar ibunya serta menanyakan kabar Alya selama tinggal di Yaman. Alya menanyakan Fajri ada sesuatu hal penting yang ingin dibicarakannya.


Ibu Fatima dan pak ikhsan saling tatap kemudian pak ikhsan mengangguk. Ibu Fatima memanggil Fajri yang kini sedang bersiap ke kantor. Mendengar Alya mencarinya Fajri sedikit penasaran ada apa? ada hal apa alya mencarinya.


Fajri keluar menemui Alya. Alya berbalik melihat penampilan Fajri yang menurutnya laki-laki yang begitu sempurna. sebagai manusia biasa Alya seakan lupa diri. Fajri menegur Alya membuyarkan lamunannya.


"Kenapa Alya? kau mencari aku? duduklah. Apa Ada yang bisa saya bantu?


"Fajri aku kemari ingin memastikan sesuatu. ini tentang perasaan.


"Apa maksudmu Alya? aku tidak mengerti.


" Fajri jangan berpura-pura tidak tau. beberapa tahun aku merindukanmu, namun karena sesuatu hal aku tidak bisa menjangkau dirimu. Asal kau tau, Fajri. aku tersiksa dengan perasaan ini.


"Alya. aku tidak mengerti maksudmu."


" Apa kau ingat, dulu waktu kecil kau pernah bilang ingin menikah dengan seorang yang mengutarakan cintanya lebih dulu padamu. dan orang pertama mengutarakan itu adalah aku, Fajri.


"Hari aku akan berangkat. Aku menitipkan sebuah surat pada temanmu Herman dan esok hari aku akan berangkat aku menerima sebuah kotak musik ini. Alya memperlihatkan kotak musik yang terlihat terawat dengan baik.


" Maaf Alya. Aku benar-benar tidak pernah menerima surat darimu. dan tentang kotak musik itu aku tidak tau asal mulanya.


Krapyak ....


Tubuh Alya seakan remuk. Matanya seakan mulai berkaca-kaca, bibirnya bergetar menahan tangisan. Pengharapan nya selama beberapa tahun seakan tiada artinya.


"Maafkan aku Alya. hanya kata itu yang keluar dari bibir Fajri.


Rasa kecewa begitu dalam. namun entah kemana rasa kecewa itu dia harus lampiaskan. Lalu Alya kembali menatap Fajri berharap jika masih ada harapan untuknya, berharap belum ada kata terlambat.


" Jika sekarang aku mengatakan. Aku mencintaimu apakah masih terisa untukku?


Deg ......


Laila datang bersama Syakira dari jalan santai dan mendengar ungkapan perasaan Alya pada suaminya. senyum di wajahnya berubah seketika.

__ADS_1


"Sayang, Fajri kaget, berdiri dan merangkul istrinya kemudian memeluknya.


Seakan ingin berlari menahan rasa malu. Alya tidak percaya dengan wanita hamil yang dipeluk sang pujangga. Malu pada dirinya sendiri.


"sayang, tidak seperti apa yang kamu saksikan. Percayalah padaku. Ok.


Syakira pamit tidak ingin ikut campur.


Fajri mengajak Laila ikut duduk dan memperkenalkan pada Alya.


"Ini istri saya, Alya. ucapnya " dan ini Alya, sayang. dia teman kecilku juga teman SMA-ku dulu.


"Apa, jadi kak Fajri sudah be... beristri? tidak mungkin lirihnya.


" Benar Alya dia istriku. sekarang dia mengandung buah hati kami.


Rasa malu benar-benar menerpanya. Alya tidak berani lagi angkat kepala.


"ma... maafkan aku. Aku tidak tau. jika aku tau aku tidak berani datang kemari. Maaf saya harus pergi.


Alya berdiri. dan hendak pulang namun tangannya digenggam oleh Laila sementara Laila memberi kode pada suaminya. Fajri mengerti jika Laila ingin mendengar permasalahan awal dari bibir Alya langsung.


Fajri pun pamit untuk berangkat kekantor. namun sebelum berangkat ke kantor Fajri pamit pada kedua orangtuanya. dan berlanjut pada istrinya Laila. Seperti biasanya Sebelum berangkat Fajri selalu mencium kening Laila sebelum berangkat kerja.


Pemandangan itu sangat menyakitkan juga memalukan bagi Alya. Alya ingin rasnya langsung menghilang dari sana. malu pada dirinya sendiri juga malu pada istri Fajri.


"Aku benar-benar minta maaf sudah berani mengambil keputusan salah serta mengungkapkan perasaanku pada suami anda. jujur, sebelumnya aku tidak tau.


" Lanjutkan lah! aku ingin mendengar ceritamu.


Alya pun menceritakan semuanya pada Laila. mendengar cerita Alya, Laila ikut merasakan kekecewaan itu. Laila mengerti dengan perasaan Alya sekarang.


"mencintai seseorang tanpa kepastian yang jelas itu sama halnya membohongi diri sendiri. dan penyesalan memang akan selalu berada dititik akhir. kau mencintai suamiku saat itu dalam diam tapi kau tidak mampu mengungkapkannya. Apa Alya tau? Cinta butuh pengakuan. Tapi, itulah takdir.


"Tapi seandainya memang dia takdirmu bersama. sekeras apapun aku saat itu aku tidak mungkin bisa bersama dengan Fajri dan akan bersamamu" ujar Laila


"Jujur aku juga pernah ditolak oleh Fajri saat aku mengungkapkan perasaanku. Tapi ternyata takdir berkata bahwa dia adalah jodohku. hingga sekarang kami bisa bersama. dan aku berdoa semoga dia jodohku sampai maut memisahkan" lanjut Laila lagi.


Alya cukup lega setelah mendengar semuanya. Laila tersenyum dan juga minta maaf. dan memperluas bahwa saat itu Laila pernah bertanya pada Fajri apakah Fajri memiliki kasih atau tidak.

__ADS_1


"dan kau tahu apa jawabannya. Kak Fajri mengatakan tidak memiliki kekasih atau wanita lain. itu artinya memang suamiku tidak tau tentang hatimu, tentang perasaanmu. kau mencintai suamiku dulu. itu hak mu, pilihanmu. Anda di anugerah-kan akal dan pikiran. jadi, silahkan menentukan pilihan anda. dan aku buka pemilik hati. kau mungkin paham maksudku." ucap Laila panjang lebar.


__ADS_2