Your Angle My Heart

Your Angle My Heart
23


__ADS_3

" Udah dapat info dari mereka Nik?" tanya Gabriel pada sang asisten,keduanya sedang berada di ruang kerja milik Gabriel yang terdapat di pant house hotel sang papa,keduanya sudah berada di kota Batam,Gabriel duduk di dekat jendela kaca besar di ruangan kerjanya,ia baru saja mengganti bajunya dengan baju santai,entah mengapa setelah mendengarkan fakta dari Cantika ia semakin ingin menemukan gadis itu,gadis yang menggangu tidur nya hampir satu tahun terakhir



" Belum ada petunjuk apapun dari mereka tuan,kata mereka ada dua kemungkinan... yang pertama mungkin gadis yang nyonya besar ceritakan waktu itu adalah gadis itu dan yang kedua ...semua datanya dilindungi oleh seseorang,terlebih kita sudah ga punya lagi data lengkapnya,yang kita punya cuma selembar foto,semua artikel masa lalunya juga sudah tidak bisa lagi di lacak" jelas Niko panjang lebar


" Saya ga percaya dengan opsi pertama,dia belum boleh pergi dari dunia ini,urusan kami belum selesai,dan untuk opsi kedua...siapa? Siapa orang yang melakukan itu? Data dia yang dulu kamu kasi ke saya kemana?" tanya Gabriel lagi


" Bukannya sudah tuan buang di tong sampah ya? Dan saya juga tidak ada menyimpannya di flasdish" jawab Niko apa adanya


" Huft..." terdengar helaan nafas berat dari sang bos,membuat Niko serba salah,ia tau seberapa menderitanya sang bos saat malam hari,karena harus mengkonsumsi pil penenang agar bisa tidur dan terbebas dari mimpi buruknya


" Tuan...maafkan saya ...dari awal saya sudah ragu dengan keputusan anda,ini yang paling saya takutkan dan ini pula yang terjadi saat ini" batin Niko serba salah


" Shitt...." umpat Gabriel geram,bagaimana tidak,ia selalu dibayangi wajah cantik Alina,aroma tubuh nya,membuat jiwa lelaki seorang Gabriel datang tanpa bisa ia cegah,pernah beberapa kali ia mencoba melakukan kencan hingga one night stand dengan beberapa wanita tapi justru ia merasa jijik melihat para wanita itu dan berujung ia mengusir mereka dari hadapannya dan parahnya bayangan wajah Alina menangis muncul di matanya setiap saat ia bersama wanita,sungguh ia sudah seperti seorang suami yang ingin selingkuh dari istri


" Cari yang lebih ahli dari mereka,bayar berapapun yang mereka minta,temukan wanita itu dan bawa kehadapan ku,tapi ingat ..jangan sampai dia terluka dan jangan pernah ada yang berani menyentuhnya se ujung kuku sekalipun" perintah Gabriel tak ingin di bantah

__ADS_1


" Baik tuan muda,akan coba saya cari detektif handal untuk melacak artikel yang dulu banyak memuat berita tentang nona itu dan yang masih sangat saya ingat dia pernah menjadi Baki di pengibaran bendera di istana negara,sayangnya saya tidak ingat tahun nya" jawab Niko yakin


Sedangkan Gabriel ia tidak menjawab satu katapun,ia tampak memejamkan matanya,dapat Niko lihat dengan jelas betapa gelisahnya sang tuan muda selama hampir satu tahun terakhir ini," Apakah gadis berhijab itu menyumpahi tuan muda..?" pertanyaan konyol itu muncul begitu saja dalam benak seorang Niko,pria yang diakui sangat pintar dan juga tegas itu,ia dan Gabriel hampir seperti orang kembar yang sama-sama memiliki kepintaran di atas rata-rata dan insting yang cukup kuat,hanya saja Niko tidak terlalu kejam dan arogan seperti Gabriel


*******


Di Jakarta


" Pa..papa merasa ga kalau anak kita tampak beda akhir-akhir ini..?" tanya nyonya Miranda pada sang suami di sela-sela makan malam mereka


" Maksud mama..? dia sudah mulai serius dengan satu wanita atau wanita koleksinya semakin bertambah dan pergaulannya semakin bebas?" tanya tuan Alvaro


" Mama ini udah seperti Canayang aja...takutnya bukan rahasia ma yang dia sembunyikan dari kita,tapi perempuan..trus tau-tau ada yang datang panggil kita Opa dan Oma..dan satu lagi mama bilang takut dia aneh-aneh? Bukan nya emang dia itu hobinya yang aneh-aneh ya? " jawab tuan Alvaro santai,bukan tuan Alvaro tak tau apa yang sang putra pikirkan..semuanya tuan Alvaro tau bahkan sejak Gabriel merencanakan aksinya pada gadis belia itu,tapi beliau sengaja ingin melihat seberapa jauh sang putra bertindak,namun ternyata sang putra malah tampak gelisah dan kelimpungan mencari wanita yang sudah ia sakiti itu,dan yang menghapus semua data tentang Alina adalah orang suruhan tuan Alvaro


Apapun yang Gabriel lakukan semuanya dibawah pengawasan sang papa tanpa siapa pun yang tau,mana mungkin seorang Alvaro Altop akan membiarkan putra sematawayang nya dalam bahaya dan terjerat dengan wanita yang salah yang akan merusak generasi penerus mereka,tuan Alvaro sangat berharap sang putra akan jatuh cinta pada gadis baik-baik yang telah ia sakiti itu dan tuan Alvaro akan terus berusaha agar Alina mau memaafkan dan menerima Gabriel,andai Alina menolak maka beliau akan mencari cara agar gadis cantik itu tetap bersama sang putra dan menjadi pendamping hidupnya,tapi jika Gabriel tidak memiliki rasa ketertarikan pada Alina maka beliau akan menjauhkan mereka


" Pa...mama serius ini..kok malah dibecandain sih? Mama ga mau anak sematawayang kita salah dalam memilih pasangan pa,mama ga mau dia sampai terjerat dengan wanita-wanita matrealistis dan ga bermoral pa,mama pengennya El itu dapet pasangan yang cantik luar dalam,wanita cerdas,lemah lembut gitu deh pa,biar bisa mencairkan gunung es anak papa itu" ucap nyonya Miranda dengan wajah sumringah seakan sedang membayangkan seseorang

__ADS_1


" Seperti anak angkat Suci sahabat mama itu maksud nya?" jawab tuan Alvaro santai,beliau benar-benar bersandiwara seakan beliau belum pernah mengenal Alina


" Ia pa..seperti Alina..dia anak yang Cantik,baik,lemah lembut,pakaiannya sangat sopan dan tertutup,pintar dan penuh prestasi,menantu idaman banget deh pa,tapi sayangnya umur nya baru 17 tahun,ga mungkin mau kalau di suruh menikah,apalagi dia punya trauma pada lawan jenis,kalau menurut papa gimana?" tanya nyonya Miranda


" Mana papa tau,kan papa belum pernah ketemu lama,pertama ketemu waktu itu dia langsung histeris pas liat papa,lagi pula kalau dia udah sembuh papa ga begitu yakin kalau dia mau sama putra mama itu,kepribadian mereka sangat jauh berbeda ma..jangan maksain kehendak deh" jawab tuan Alvaro berusaha sebijak mungkin


" Tapi mama beneran pengen banget punya menantu yang seperti Alina pa..tapi yang papa bilang juga benar,apalagi mama perhatikan kedua putra Suci itu sayang dan perhatian banget sama dia,dan yang bungsu itu keliatan banget perhatiannya beda gitu ke dia dan mereka juga keliatan dekat" jawab nyonya Miranda lesu


" Anak temen-temen sosialita mama tu kan banyak juga yang cantik-cantik,malah mereka kebanyakan lulusan LN,atau kalau El mau sama anak rekan bisnis papa,tinggal mama dan El aja yang pilih,mereka sih papa yakin akan sulit buat nolak anak kita" jawab tuan Alvaro sombong


" Mama kurang tertarik sama mereka,kurang sreg aja gitu,kayak ga ada kamistrinya gitu loh pa,beda pas mama ketemu Alina bahkan mama udah suka liat dia di pertemuan pertama kami beberapa tahun lalu pas dia nolongin bersihin dress mama dari tumpahan kopi" jelas nyonya Miranda


" Terserah mama aja deh papa ngikut aja,yang menting jangan egois sehingga membuat salah satu dari mereka tertekan dan merasa terbebani,ingat kita nolong gadis itu awalnya dengan alasan kemanusiaan dan karena memang dia juga cerdas,jangan sampai mama meminta imbalan atas semua itu dan akhirnya dia ga bisa nolak,berakhir dengan dia yang akan terbebani" nasehat tuan Alvaro pada sang istri


" Papa tenang aja,mama ga akan sepicik itu kok,mama tetap menghargai apapun keputusan mereka,hanya saja mama ingin berusaha,bukankah kita di anjurkan untuk berusaha terlebih sahulu,kalau pun gagal ga akan buat kita menyesal kan nantinya,setidaknya kita sudah mencoba" jawab nyonya Miranda pasti


" Apapun itu asal mama yakin papa dukung" jawab tuan Alvaro,mana sanggub beliau membantah permintaan wanita paling dicintainya itu,wanita yang sudah memberinya satu orang putra yang luar biasa tampan dan jenius,seorang putra yang membanggakan ,walaupun belum pernah tuan Alvaro memujinya secara terang-terangan dan menunjukkan kasih sayang nya secara langsung,bagi beliau itu akan membuat sang putra menjadi anak manja

__ADS_1


Obrolan keduanya berlanjut hingga merambah kedunia bisnis dan banyak yang lainnya,pasangan yang masih tampak sangat romantis diusia pernikahan mereka yang hampir 26 tahun itu memang patut dujadikan contoh,itulah yang membuat sang putra juga sangat merasa bangga pada kedua orang tuanya yang tampak saling sangat menjaya dan menyayagi satu sama lain dan ia ingin menjadi seperti mereka(kedua orang tuanya).


__ADS_2