Zee Dan Vandra

Zee Dan Vandra
Kangen


__ADS_3

Selesai makan malam Mereka berkumpul di ruang keluarga,Vandra tadinya ngga mau ikut kumpul karena Ratu membuatnya sebal,tapi Vano menyuruhnya ikut karena ingin membicarakan masalah pertunangan nya.


"Pah Mah,,Vano ingin bertunangan dengan Ratu ,menurut mamah dan Papah gimana,,?"


"Kalau papah sih terserah Vano mau tunangan kapan,Vano kan sudah pantas untuk menikah,tapi tunangan juga harus di bicarakan dengan dua keluarga,sebelum kamu dan Ratu membuat pesta tunangan,kita harus bertemu dengan keluarga ratu dulu,"


"Benar nak kata Papah,,kita harus membicarakannya dengan keluarga Ratu,Ratu kira kira kapan kita bisa bertemu orang tua kamu,,?"


"Orang tua Ratu di Bandung Tante,nanti Ratu bilang ke mereka kapan bisa ke Jakarta biar kita bicaranya di sini aja,jadi Tante dan Om ngga perlu jauh jauh ke Bandung,,"


"Oh gitu,,ya kita sih ngikut Ratu maunya gimana,kita ke Bandung juga ngga papa,orang tua Ratu kesini juga ngga papa,,"


"Iya Tante nanti Ratu kabarin,,"


Ratu lalu memberi kode ke Vano untuk bertanya ke Vandra mau tunangan bareng ngga, Ratu rupanya punya rencana jahat ke calon istri Vandra.


"Kak,,Kaka jadi ngga ikut tunangan bareng sama kita,,?"


"Kalian aja duluan,kalau Kaka ngga pakai acara tunangan tapi langsung nikah aja,"


"Oh gitu,,emang pacar Kaka mau kaya gitu,"


"Mau,,tapi nunggu dia selesai kontrak kerja dulu selama 6 bulan,setelah itu Kaka akan langsung menikahinya,"


"Kalau gitu kalian nikahnya aja yang bareng,Vano sama Ratu tunangan dulu,6 bulan nya lagi baru deh kalian nikah bareng Kaka,"kata Mamah.


"Kalau Vano sih mau aja,kalau kamu gimana Ratu,mau kita nikahnya yang bareng,?"


"Iya boleh,,Ratu mau,,"

__ADS_1


Mereka terus lanjut mengobrol,Vandra yang sudah selesai urusan di situ pamit ke kamar duluan,Vandra mau telfon Zee.


Ratu saat Vandra masuk juga ikut pamitan,Vano lalu mengantarnya pulang.


Vandra di kamar langsung telfon Zee dengan Vc"Halo sayang,,"Zee terlihat cemberut,Vandra tersenyum tipis.


"Jangan cemberut gitu,,jadi jelek tau,,"


"Bodo,,"Vandra justru tersenyum lebar.


"Maaf ya sayang Aku telfonya kemalaman,tadi ada pacar Vano,Vano sama pacarnya mau merencanakan tunangan,"Zee masih diam.


"Kamu mau ikut tunangan bareng sama mereka apa kita nanti langsung nikah aja,Tadi sih Aku bilang kalau kita langsung nikah aja setelah kamu selesai kontrak kerja,"


"Terserah kamu aja,"


"Aku kangen,,"kata Zee pelan tapi Vandra bisa mendengarnya.


"Aku juga kangen,,besok akhir pekan aku kesitu yah,,"


"Emang ngga ada kerjaan,katanya lagi sibuk ada proyek baru,,"


"Kan perginya Sabtu Minggu hari libur, jadi Aku bisa pergi,nanti kalau ada kerjaan aku kasih Vano aja,"


"Jadi nih mau kesini,,seriusan,,"sambil senyum senyum gitu.


"Jadi dong,,kamu seneng ngga,,"Zee mengangguk.


"Aku tunggu,,dua hari lagi yah,,"

__ADS_1


"Iya,,kamu berbakat malam Sabtu apa Sabtu pagi,,"


"Penginnya kamu kapan,,"


"Ya malam Sabtu aja,,jadi pulang kerja langsung berangkat,gimana,,"


"Ok sayang,,Aku akan berangkat mengikuti keinginan calon istri tercinta,,"Zee tersenyum senang.


"Ya udah dulu yah,,ini sudah malam,kamu besok harus kerja pagi kan,,"Zee mengangguk.


"Aku matikan yah,,"Zee jawab iya.


Setelah telfon mati,Zee langsung loncat loncat di kasur karena merasa senang Vandra akan datang.


Vano sudah sampai di apartemen Ratu,Vano mau masuk ke dalam tapi tidak boleh oleh Ratu.


"Ini sudah malam sayang,,kamu pulang aja yah,,aku besok ada pemotretan jadi harus tidur cepat,,"


"Tapi cium dulu kalau Aku ngga boleh masuk,"


"Ya udah sinih Aku cium,,"


Saat Ratu mau mencium pipi Vano,Vano menengok agar yang Ratu cium bibirnya,dan benar saja kedua bibir mereka bersentuhan,Vino langsung menekan leher belakang Ratu agar Vino bisa mencium bibir Ratu agak lama,Vano langsung saja Melu*matnya,Ratu yang tidak mau terus bergerak,sedang Vano terus saja memaksa mencium bibir Ratu.


Ratu lalu menggigit bibir Vano agar Vano melepaskan ciumannya.


Awww,,,,,


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2