Zee Dan Vandra

Zee Dan Vandra
Kapal Pesiar


__ADS_3

Mamah lalu mengusap pundak Rahma,Mamah tau pasti perasaan Rahma sedang tidak karuan.


"Sayang dengarkan Mamah bicara, Mamah tidak akan memaksa kamu untuk menikah dengan Vano secepatnya atau menikah bersama Vandra,tapi kalau sekiranya kamu sudah ada rasa cinta buat Vano dan kamu nyaman,lebih baik kalian menikah saja,pacaran setelah halal kan bisa,itu justru lebih enak dan bebas,karena apa pun yang kamu lakukan bersama Vano itu sudah jalan dan tidak dosa,justru itu ladang pahala buat kamu karena telah menyenangkan suami,beda dengan saat pacaran,itu justru dosa,yang dosa bukan hanya kamu,tapi Vano juga dapat dosa,"Mamah bicara panjang lebar dan Rahma mendengarkannya.


"Sudah sekarang kamu istirahatlah,pikirkan apa yang Mamah tadi katakan,tapi kalau kamu merasa belum yakin dengan Vano,jangan sampai ambil keputusan menikah hanya karena kasihan dan tidak enak dengan Mamah Vano,,mengerti kan Sayang,"Rahma mengangguk.


Rahma pun masuk ke kamarnya,sampai di kamar Rahma bukanya tidur ,justru tidak bisa tidur karena memikirkan perkataan Mamah.


Lama lama mata Rahma pun terpejam dan tidur,beda dengan Zee,,Zee di kamar justru sedang mengobrol dengan Iza istri kakanya,Zee sedang bahagia karena sebentar lagi akan menikah dan Vandra mau untuk tinggal di rumahnya nanti.


"Zee sudah dulu yah,besok kita sambung lagi,anaku menangis,"


"Ok Kaka ipar,,selamat malam,,"telfon pun mati.


Zee melihat jam sudah pukul 11,"Ya Tuhan,,ternyata sudah malam,,tidur ah,,biar hari cepat berganti,rasanya Aku sudah tidak sabar menunggu 10 hari lagi ,Aku akan menjadi nyonyah Vandra,,"Zee bicara sendiri dan senyum senyum sendiri.


Pagi pun datang, Vano bangun tidur langsung keluar dari kamarnya dan langsung ke kamar Vandra.


"Kak,,bangun,,,ini sudah siang,,"ternyata Vandra belum bangun.


"Berisik ah,,ngapain sih kamu ke sini,,tumben amat,,ganggu tau ngga,,"sambil memeluk guling nya lagi.


"Aku kesini mau nagih janji,"

__ADS_1


"Janji apa sih,,nanti aja,,udah Sanah keluar,,Aku masih ngatuk,"


"Ini udah siang,sudah setengah tujuh,bangun ,,kerja ayo..."Vano sambil menarik selimut yang menutupi badan Vandra.


"Apa sih Vano,,iseng banget sih,,"Vandra pun bangun dan duduk.


"Ini sudah siang,bangun,,,Aku mau nagih janji,,semalem Kaka kalah taruhan,dan kalau kalah mau tlaktir makan,jadi Aku mau tagih janji itu,"


"Ya Tuhan,,kan bisa nanti Vano ,kaya kita ngga akan ketemu lagi aja sih,iya nanti Aku akan tlaktir,,udah Sanah keluar,,"


"Iya ok,, Nanti kita bicarakan lagi,,"Vano pun keluar dari kamar Vandra.


Saat sarapan Vandra langsung bicara,"Kamu mau di tlaktir makan di mana,?"


"Apa,,ngaco aja kamu,,orang cuman makan malam aja pake di kapal pesiar ,"


"Papah ikut Dek,,ayo kita sewa kapal pesiar buat kita makan malam,,"Vano langsung mengacungkan jempolnya.


"Papah,,apaan sih,,"Vandra terlihat ngga suka.


"Kenapa,,kita makan malam di kapal pesiar pasti seru,,nanti ajak Kak Zara juga,,"


"Itu kan mahal Pah,,,"

__ADS_1


"Ya itu sih Papah ngga tau yah,,"


"Pah,,, Kaka tuh mau nikah 10 hari lagi,,jangan macam macam dulu deh ah,,"


"Ya elah cuman 75 juta doang kali Kak,,pelit amat,,"


"Aaawww,,,"Vandra melempar Vano dengan jeruk,saat dengar Vano bilang 75 juta dan ngatain pelit.


"Bukan masalah pelit sama 75 juta ya Dek,,Aku tuh mau nikah,,Aku juga harus keluar uang banyak,,"


"Pah,,,Adek,,udah ah jangan ledekin Kaka,kasian tuh,,"kata Mamah,Papah dan Vano tertawa karena keduanya ternyata memang sekongkol mau ngerjain Vandra.


Vandra langsung bernafas lega saat tau mereka hanya mengerjai nya.


"Aku ingin ajak Rahma makan di restoran Italia Kak,,"


"Ok siap,,kita makan malam bersama kalau gitu,Aku akan ajak Zee,,,"


"Ya bagus lah,,kita nanti malam bertemu di sana aja ya kak,,"


"Siap,,"


Selesai sarapan,semuanya pergi ke kantor,tinggal Mamah sendirian.

__ADS_1


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...


__ADS_2