
Mamah Menujuk ke wanita cantik itu ,Oma Rere langsung melihat ke mana arah siapa yang di tunjuk.
"Oh itu dia anak bungsu Saya,,namanya Rahma,,"
"Sayang,, kemari lah sebentar,,"Rahma yang di panggil Mamahnya lalu mendekat.
"Eh Tante,,kita ketemu lagi,,"Rahma langsung Salim.
"Iya,,Tante ngga nyangka kamu anaknya teman Tante,,"
"Oh jadi Mamah teman Tante,,"
"Iya,,Tante Dea ini teman arisan mamah,"
"Oh gitu,,Tapi Mah,, Tante,,Rahma mau bantu Kaka dulu yah,,"
"Ya udah Sanah bantu Kaka kamu,,"kata Mamah Rahma.
Rahma pun pergi,Mamah sangat suka melihat Rahma yang ceria dan cantik.
"Rahma itu baru lulus kuliah jadi belum kerja dong Jeng,,"
"Iya ,,dia belum kerja,katanya lagi nyari,,"
"Oh gitu,,gimana kalau Rahma suruh kerja di kantor Suami saya aja jeng,"
"Boleh juga itu,perusahaan suami Jeng Dea kan sangat terkenal dan maju, boleh deh kalau Jeng Dea mau bantu,,"
"Iya saya nanti bilang suami dulu ya Jeng,,Nanti saya kabarin,Rahma suruh siapin aja surat lamarannya,"
"Iya nanti saya bilang Rahma,,"
__ADS_1
"Ya udah kalau gitu saya pamit yah,Vano nunggu di luar ngga enak kalau Saya di sini kelamaan,"
"Oh gitu yah,,ya udah saya trimakasih sekali yah Jeng Dea mau repot Dateng kesini,"
"Iya Jeng sama sama,,"Mamah Rahma mengantarkan Mamah ke depan.
Vano di mobil sudah sangat bete,pengin marah tapi ngga berani sama mamahnya.
"Maaf yah sayang lama,,mamah ngobrol bentar tadi,,"Vano hanya jawab Iya saja.
Mamah tau Vano bete,Mamah tadinya mau bilang kalau ada Rahma dan Rere tapi ngga jadi.
Rupanya mamah punya rencana untuk mendekatkan Rahma dengan Vano.
Samapi di rumah Vano langsung ke kamar,hari berlalu sudah 5 hari Vano ngga mau ke kantor,dan Hari ini Vano akhirnya mau berangkat ke kantor.
Vano membawa mobilnya dengan cepat ,Vandra ikut mobil Vano.
"Selagi masih ada yang bisa di ikuti kenapa ngga,,"
"Tapi kan setidaknya enak bawa mobil sendiri,Kaka bisa bebas mau kemana saja,,"
"Tapi bagi Aku enak kan ngikut gini,,"
"Terserah lah,,
"Otak kamu udah ngga eror kan Dek,,"
"Enak aja eror,,ya ngga lah,,Aku tuh kemarin malas kerja aja,,"Vandra tersenyum.
"Ya terserah kamu lah,,yang penting kamu sudah mau kerja lagi,,"Vano mengangguk.
__ADS_1
"Oh iya Dek,,hari ini kamu dapat sekertaris baru,"
"Sekertaris baru,,kok bisa,,emang mba Wiwi kemana,,?'
"Dia di pindah ke bagian produksi,karena di sana kurang orang,mba Wiwi kata papah orang yang pantas di sana,,"
"Yah males banget sih kenapa.harus sekertaris ku yang di ganti sih Kaka,Aku malas mengajarinya lagi,,"
"Tenang kata papah sekertaris baru kamu sudah di ajari Mba Wiwi dua hari ini,,jadi dia sudah sedikit tau,,"
"Syukur lah kalau gitu,aku jadi ngga repot lagi ngajarin,,"
Samapi di kantor keduanya masuk,dan mereka berpisah menuju ruang kerja masing masing.
Vano melihat seorang wanita yang ada di meja depan tuangannya,Wanita itu sedang melihat ke komputer,Vano sudah tau kalau itu pasti Sekertaris barunya.
Tok,,,tok,,,
Vano mengetuk meja dua kali dengan tanganya, dan si wanita langsung kaget lalu menengok.
"Kamu..."Vano langsung kaget karena ternyata sekertaris barunya adalah wanita yang menurut nya cantik.
"Kamu Vano,,"Vano mengangguk.
"Kamu ngapain di sini,kamu kerja juga di sini,?"tanya si wanita dan ternyata si Rahma, Vano diam sesaat dan berfikir kalau Rahma tidak tau kalau dirinya adalah anak dari pemilik perusahaan ini.
"Iya,,Aku bekerja di sini,,"
"Oh di mana ruangan kamu dan bagian apa,,"Vano bingung mau jawab apa.
"Ruangan ku di belakang kamu,,"Rahma menengok ke belakang dan Rahma seperti ngga percaya kalau Vano ternyata atasanya.
__ADS_1
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...