
Zee dan Vandra sudah ada di dalam pesawat ,dan keduanya ada di kelas bisnis yang tempatnya sangat nyaman karena harga ngga akan bohong.
"Ngantuk ngga,,?"tanya Vandra sambil mengusap kepala Zee.
"Iya ngatuk,,"
"Sinih tidur kan kepalanya di pundaku,,"sambil Vandra menarik badan Zee agar lebih mendekat.
Zee pun memejamkan matanya,tangan keduanya saling genggam,sungguh keduanya sangat menikmatinya,seperti di dalam pesawat itu tidak ada orang dan hanya mereka berdua saja.
Vandra juga ikut tidur karena semalam kurang tidur juga,sekitar satu jam 32 menit pesawat mengudara,pesawat pun sampai di bandara Kota Pontianak.
"Zee,,bangunlah kita sudah sampai,,"Zee mengusap matanya dan membenarkan duduknya.
"Ini minum dulu biar seger,,"Vandra memberikan botol air mineral dan Zee langsung minum .
Keduanya turun dan berjalan keluar dari bandara sambil bergandengan tangan,dan satu tangan Vandra menarik koper Zee.
"Berapa jam kita naik taxsi untuk sampai ke kos kosan kamu,,?"
"Satu jam an,,"
"Lama juga yah,"Zee jawab iya.
Keduanya lalu naik taxsi,"Zee Aku lapar,apa bisa kita cari makan dulu,,?"saat ada di taxsi yang melaju.
"Aku juga lapar,Makanannya di bungkus aja yah,kita nanti makan di kos kosanku aja,gimana,,?"
"Ya udah ngga papa,,?"
Zee menyuruh pak supir taxsi berhenti di restoran,Zee lalu turun dan membeli makanan.
"Minuman beli ngga,,?"
"Beli,,ini,,"Zee memberikan kantong plastik yang berisi minuman jus buah.
Vandra langsung meminumnya karena haus,keduanya di taxsi juga tidur,karena cukup lama di perjalanan.
Zee bangun saat sudah dekat tempat kos kosa nya,"Van,,bangun kita sudah mau sampai,"
"Hemm,,iya,,"
Taxsi berhenti di sebuah rumah yang cukup besar,rupanya Zee mengontrak rumah bersama teman temanya sesama Dokter juga suster.
"Ayo masuk,,"setelah turun dari taxsi.
Zee berjalan duluan,sedang Vandra di belakangnya sambil terus melihat sekeliling.
__ADS_1
Zee membuka pintu,rumah sepi karena sudah pada pergi ke rumah sakit untuk bekerja.
"Mana kamarmu,,?"
"Itu yang di ujung,,"Zee Menujuk.
Saat Zee dan Vandra berjalan menuju kamar,ada orang yang keluar dari kamar sebelah Zee.
Laki laki tampan ,tinggi dan tegap,"Zee kamu sudah datang,,?"
"Hai iya,,kamu kok ada di rumah ,ngga kerja,"
"Aku lagi cuti,,"laki laki itu melihat ke Vandra dan tersenyum,Vandra hanya diam dan menganggukan papanya pelan.
"Ini siapa Zee,,?"tanya laki laki teman Zee.
"Oh kenalkan ini Vandra,,pacarku,,"
"Serius,,kamu sudah punya pacar,,kamu ngga lagi bohong kan ,?"
"Ngga,,Aku serius,,tanya aja padanya,"
"Kenalkan Aku Vandra,bukan pacar Zee tapi calon suami Zee,,"teman laki laki Zee makin kaget.
"Aku Robin,teman kerja Zee ,"Keduanya bersalaman.
"Kalian mau masuk satu kamar,,"
"Iya,,kenapa emangnya,,tenang aja sih kita ngga akan ngapa ngapain,,nanti malam Vandra akan ke hotel kok,"
"Oh,,ya udah kalau gitu Aku juga mau pergi,"
Robin pergi,Zee dan Vandra masuk kamar,Vandra dari tadi diam dan duduk di pinggir kasur,sedang Zee ke kamar mandi untuk pipis dan ganti baju.
"Aku ngga suka kamu terlalu dekat sama Robin Zee,,Aku Cemburu,,"Kata Vandra saat Zee sudah keluar dari kamar mandi.
Zee tersenyum mendengar perkataan Vandra,"Kenapa tersenyum,Aku serius loh,,"
"Iya Aku tau,,Aku senang aja kamu Cemburu,berarti kamu benar cinta sama Aku,,"
"Jangan becanda Aku serius,,"Zee lalu duduk di sebelah Vandra karena nada suara Vandra sudah beda.
"Kamu ngga usah cemburu,Robin itu sesuka sesama jenis jadi ngga mungkin suka sama Aku,,"Vandra langsung melotot.
"Kamu ngga lagi bohong kan,,"
"Ya ngga lah,,tapi hanya Aku yang tau,jadi kamu ngga usah bicara ke orang lain yah,"Vandra hanya mengangguk.
__ADS_1
Vandra lalu menjatuhkan badanya di kasur,sedang Zee menyiapkan makanan untuk makan siang bersama Vandra.
"Van,,ayo kita makan,ini sudah siap,"
"Hemm,,iya,,"Vandra lalu membuka bajunya karena gerah.
Zee yang melihat Vandra buka baju langsung menunduk dan pura pura sibuk,padahal Zee malu karena Vandra melepaskan bajunya.
Vandra duduk di depan Zee,keduanya duduk di lantai ,dan keduanya mulai makan.
"Ini makanan khas Pontianak yah Zee,?"
"Iya,,"jawab Zee sambil tetap menunduk.
"Enak ini,,mahal ngga,,"
"Ngga,,seporsi hanya 15 rb,,"Zee tetap menunduk.
"Zee,,,"
"Hemm,,ada apa,,?"
"Aku tuh mukanya ada di depan kamu,bukan di bawah,kenapa kamu ngga sopan gitu,di ajak ngobrol tapi menunduk terus,,"
"Maaf,,Aku malu soalnya,,"
"Malu,,malu sama siapa,,masa malu sama Aku,"
"Kamu ngga pake baju gitu sih,,"Vandra tersenyum.
"Oh jadi gara gara Aku ngga pakai baju,maaf yah soalnya gerah nih,,kamu harus mau melihatnya ,nanti kalau kita menikah kan kamu juga lihat Aku kaya gini,malah kamu nanti lihat Aku polos ngga pakai baju sama sekali,"Zee langsung malu dengar perkataan Vandra,dan tetap diam dan menunduk,Vandra justru tersenyum melihat Zee yang tambah malu.
Keduanya lalu lanjut makan,setelah selesai Zee merapikan bekas makan mereka.
Vandra duduk di kasur lagi dan menelfon Mamahnya,untuk bilang sudah sampai di kos kosan Zee.
Kos kosan Zee hanya ada kasur,lemari ,meja kecil dan bangku untuk satu orang,juga ada kamar mandi di dalam nya,sedang dapur ada di luar.
"Zee kamu ngapain sih dari tadi ngga mau diam,udah sinih tiduran,pasti kamu capek dari tadi ngga mau diem,beberes aja gitu,"sambil menarik tangan Zee,dan Zee pun jatuh di pangkuan Vandra.
Vandra rupanya memperhatikan Zee,Zee sebenarnya mau tiduran karena capek dan ngatuk,tapi karena ada Vandra yang sedang tiduran di kasur dan tidak pakai baju lagi,membuat Zee ngga enak mau tiduran.
"Van lepas,,"Vandra rupanya memeluk Zee agar tetap diam di pangkuannya.
"Makanya udah jangan beberes terus,kita istirahat yuk,,kita tidur siang,,"Zee mengangguk,niat Zee agar Vandra tidak memeluknya,tapi ternyata Zee salah,Vandra menjatuhkan Zee di kasur dan langsung di peluknya.
Membuat Zee tahan nafas sambil memejamkan matanya langsung.
__ADS_1
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...