Zee Dan Vandra

Zee Dan Vandra
Kobra Dan Apem


__ADS_3

Zee membulatkan matanya saat melihat senjata milik Vandra,Vandra tersenyum melihat Zee yang terlihat kaget.


"Kenapa sayang,,hemm,,,ayo pegang,biar kamu kenalan dengannya,,"Vandra menarik.tangan Zee agar berkenalan dengan ular kobra nya itu.


Tangan Zee mengepal karena merasa geli,takut dan aneh,tapi Vandra terus saja mengerjakan tangan Zee.


"Sayang,,buka tanganya,kamu harus kenalan ,dan pegang lah,,"Zee tidak menjawab,tapi sambil menggigit bibirnya berlahan tangan Zee terbuka.


Vandra terus menggerakan tangan Zee,"Genggam sayang,,ayo,,"kata Vandra sambil memegang tangan Zee.


Tangan Zee sudah menggenggamnya,lalu Vandra mengerakannya turun naik.


"Iya sayang,,seperti itu,,eeemmm enaknya,,"mata Zee terus melihat ke arah tanganya yang sedang menggenggam milik Vandra.


"Ya Tuhan,,kenapa besar gini sih, panjang lagi,apa bisa masuk ,,kalau pun bisa masuk pasti akan sakit banget,"kata Zee dalam hatinya sambil terus melihat ke tanganya.


Vandra melepaskan tangan Zee karena sudah merasa kedut kedut.


Vandra lalu gantian melepaskan kain segitiga yang Zee pakai,kaki Zee tadinya kaku karena malu kalau celananya di buka,tapi Vandra menyuruhnya jangan tegang, Akhirnya celana pun terlepas,dan Vandra langsung bisa lihat apem milik Zee.


"Ya Tuhan sayang,,milikmu benar benar indah,"karena Zee memang merawatnya,Zee pernah bilang juga ke Vandra kalau miliknya itu dirawat agar nanti suaminya puas dan menyukainya.


Zee menggigit bibirnya,dan kedua tanganya menutup si apem karena Vandra dari tadi terus menatapnya.


"Sayang,,jangan di tutup,biarkan Aku melihat keindahan milikmu ini,"sambil menyingkirkan tangan Zee.


"Aku malu Yang,,"


"Ngga usah malu,kita kan sudah menikah,jadi hilangkan rasa malunya yah,"sambil tangan Vano mengusapi apem Zee.

__ADS_1


Zee sudah merasakan geli dan ada rasa aneh di dalam dadanya saat tangan Vandra bermain di apem nya.


Dengan pelan mulut Vandra mendekati si Apem,lalu di ciuminnya apem itu,Zee sudah kegelian dan bokong Zee bergerak ke kiri dan kanan,tapi karena Vandra memegangi bokong Zee ,jadi Zee tidak bisa bergerak bebas.


"Yangg,,,,uuuhhh,,,"saat lidah Vandra bermain di sela sela apem.


Vandra terus saja bermain dan sangat bersemangat,Samapi Zee benar benar merasakan rasa yang belum pernah di rasakannya.


Zee berteriak dengan kencang,dan mengangkat bokongnya sambil menekan wajah Vandra ke Apem nya.


Zee baru saja merasakan pelepasan,untung saja kamar yang mereka tempati kedap suara ,kalau tidak teriakan Zee sudah terdengar ke kamar kamar sebelah.


Setelah itu Zee ambruk dan terkulai lemas,Vandra bisa bernafas lega,karena wajahnya sudah tidak di tekan lagi.


Vandra mengusap wajahnya dengan tisu,karena Wajahnya basah oleh ****** ***** yang di keluarkan si Apem.


Zee merasa lemas dan terkapar di kasur,Vandra membiarkannya dulu,memberi waktu Zee istirahat,Vandra juga mengambilkan minum.


"Aku mulai sekarang yah,"Zee mengangguk lagi.


Vandra membuka kaki Zee,setelah terbuka,kobra Vandra di gesekan secara pelan ke apem Zee,agar mereka kenalan dulu,(hehee)


Setelah di rasa cukup,dan Zee juga sudah merasa geli,Vandra dengan pelan mengarahkan untuk masuk,dengan pelan Vandra mendorongnya ,"Aaawww,,,Yangggg,pelann,,,ini sakittt,,,"


"Iya Sayang ini pelan kok,kamu tahan yah,,"kedua tangan Zee mencengkram seprei dengan kencang,dan kepala terangkat ke belakang saat Vandra terus mendorong kobra nya masuk.


Kobra Vandra ada dua kali meleset saat mencoba masuk ke dalam apem Zee.


"Sakitttt,,,,,"Zee teriak lagi cukup kencang saat Vandra mendorongnya sedikit cepat dan akhirnya masuk,rupanya Vandra sedikit tidak sabar karena tadi terus saja meleset.

__ADS_1


Zee sampai mengeluarkan air mata saat Vandra mendorong kobra nya Samapi masuk ke dalam.


Vandra melihat Zee yang kesakitan


langsung mencium keningnya dan mengusap air matanya juga,Vandra mendiamkan miliknya di dalam apem Zee menunggu Zee lebih baik.


"Maaf ya Sayang,,"Zee hanya mengangguk,Vandra sambil menciumi pipi Zee.


Setelah Zee lebih tenang,Vandra menggerakan pinggangnya dengan pelan,agar Zee tidak merasakan sakit,Vandra sambil mencium bibir Zee.


Lama Lama gerakan pinggang Vandra makin cepat,dan rasa sakit yang tadi Zee rasakan berubah jadi rasa nikmat.


Keduanya sama sama mengeluarkan suara suara kenikmatan dari dalam mulut masing masing.


"Sayang,,,ini nikmat sayang,,oohh,,,"


"Aahh,,Yang,,,terus Yang,,lebih kencang lagi,,"


"Baiklah sayang,,,Aku turuti keinginan kamu,,"Vandra yang di suruh gerakannya makin cepat langsung saja mengeluarkan tenaganya.


Teriakan teriakan Zee makin membuat Vandra bersemangat,Samapi akhirnya Vandra juga berteriak karena menembakan semburan bisa kedalam apem Zee.


Aaahhhhggggg.......


Vandra langsung ambruk di atas badan Zee saat semburan bisa nya yang sangat banyak masuk ke dalam.


Nafas keduanya sama sama memburu,Vandra belum berani mengajak banyak gaya karena takut Zee kesakitan.


***jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih..

__ADS_1


besok bagian Vano dan Rahma***,,,,


__ADS_2