
Saat Vandra dan Zee sudah lega karena sudah sah jadi suami istri,tidak dengan Vano dan Rahma,keduanya masih deg degan dan grogi karena Vano belum mengucapkan ijab.
Setelah Vandra selesai,sekarang giliran Vano yang akan mengucapkan ijab,tangan Vano sudah bersalaman dengan Kaka Rahma,Pak penghulu bilang ke Vano jangan terlalu tegang tapi santai saja.
Sebelum Vano mengucapkan ijab,di dalam hatinya mengucapkan doa dulu agar di beri kelancaran.
Rahma juga selalu berdoa dalam hatinya agar Vano lancar mengucapkan ijab.
"Gimana Mas Vano sudah siap,,?"tanya pak penghulu.
"Sudah Pak,,"
"Kalau sudah kita mulai,,sialan pak,,"Kaka Rahma lalu memulainya.
Semua orang melihat ke arah Vano,Vano rupanya merasa grogi dan Pak Penghulu menyuruh mengulang.
Vano tarik nafas dan membuangnya pelan,"Jangan tegang Dek,,rileks aja yah,,"kata Papah yang ada di sampingnya,Vano mengangguk.
Kaka Rahma mulai lagi dan Vano lalu mengucapkan Ijab,akhirnya Vano lancar dan Penghulu langsung bertanya ke saksi,saat Saksi bicara Sah dengan kompak,pak penghulu pun mengesahkan pernikahan Vano dan Rahma.
Semuanya langsung mengucap sukur,Vano dan Rahma yang sudah degdegan dari tadi sudah sangat lega.
Mamah Dea dan Mamah Rahma langsung berpelukan penuh bahagia,karena akhirnya anak Meraka sudah sah menjadi suami istri.
Vano dan Rahma lalu di suruh tanda tangan,setelah tadi Rahma cium tangan Vano dan Vano cium kening Rahma.
Vandra dan Zee dari tadi yang sudah selesai, juga senang karena Vano dan Rahma sudah sah jadi suami istri.
Setelah kedua pasang selesai dengan urusan dengan pak penghulu,acara di lanjut kan dengan pemberian selamat pada pengantin dari keluarga dan juga sodara sodara lainya.
Semua orang terlihat bahagia memberi selamat kepada kedua pasang pengantin,begitu juga dengan sepasang pengantin ,mereka dengan penuh bahagia dan senyum terus mengembang di bibirnya menerima selamat yang di berikan oleh keluarga dan para tamu undangan.
"Sayang,,doa Mamah sudah terkabul,kalian putra putra kebanggaan Mamah dan Papah sudah menikah bersama ,semoga kalian selalu bahagia dalam rumah tangga kalian yah,"Mamah Dea memeluk kedua putranya bersama sama,Mamah Dea sampai menangis,tapi tangisan bahagia.
__ADS_1
"Amin,,iya Mah,,kita juga berterimakasih ke Mamah karena selalu menyayangi kita,"
Lanjut ke Papah,Papah hanya memberi wejangan untuk jadi suami yang bertanggung jawab dan sayang pada pasangannya.
Lalu Vandra dan Zee lanjut ke papah Zee dan Kak Beni,Sedang Vano dan Rahma menuju Mamah,kakak dan Kaka iparnya juga Rere,semuanya terlihat bahagia.
Selesai acara pemberian selamat,lanjut ke makan makan,semua menikmati hidangan yang sudah di sediakan.
Zee dan Vandra yang memang sudah tidak canggung lagi ,keduanya kompak mengambil makanan bersama sama,beda dengan Rahma dan Vano,keduanya sama sama canggung,karena mereka masih belum menyangka kalau mereka sudah Sah jadi suami istri.
"Adek,,Rahma,,,kalian ngga lapar,,kok ngga ambil makanan,,?"tanya Mamah Dea.
"Ngga Mah,tadi kan Adek sudah sarapan,"
"Iya Tante,Rahma juga udah sarapan tadi,"
"Loh Rahma pangil nya jangan Tante lagi dong,sekarang panggilnya Mamah yah,"
"Iya ta,,Mah,,"
"Iya Mah,"jawab keduanya dengan kompak.
Vandra bersama Zee datang membawa makanan,Vandra dan Zee duduk di meja yang sama dengan Vano dan Rahma.
"Kalian ngga makan,?"tanya Vandra.
"Kita belum lapar,,"jawab Vano.
"Ma,,ini puding sama kue nya enak loh,kamu mau coba ngga,,?"Zee menawari Rahma.
"Ngga kak makasih,nanti kalau Rahma mau Rahma akan ambil ,"
"Bener nih ngga mau,,"Rahma mengangguk.
__ADS_1
Kak Rizki dan Kak Zara datang,dan ikut gabung bersama pengantin.
"Kalian sudah punya rencana bulan madu belum,?"tanya kak Zara.
"Belum kak, kenapa,,?"jawab Vandra sambil makan kue.
"Ini Kaka sudah pesankan tiket pesawat pulang pergi dan juga hotel nya buat kalian bulan madu,"Vandra mengambilnya lalu membaca kemana tujuan pesawat itu.
"Kak serius ini,,"
"Ya serius lah,orang itu sudah di beli,"Kak Rizki yang jawab.
"Dek,kita akan bulan madu ke Korea,lihat ini,,"Vano mengambilnya.
Zee dan Rahma melihat nya juga,"Kalian harus pergi besok pagi,itu pesawat penerbangan pukul 9 pagi, jangan sampai telat,"
"Siap kak,,iya ngga Dek,,"Vano jawab iya.
Beni memberi amplop pada Zee,dan Kaka Rahma juga memberi amplop pada Rahma.
Kedua pengantin perempuan juga sangat senang karena punya kakak laki laki yang sangat baik.
Sekitar pukul satu siang,tamu sudah pada pulang,dan penghulu sudah dari jam 11 tadi,sekarang tinggal keluarga inti saja.
"Kakak ,,Adek,,kalian istirahat aja Sanah,bawa istri kalian,dan ingat kalian ngga boleh macam macam,nanti malam masih ada acara"kata Papah.
"Iya Pah,,"
"Jam 5 nanti Zee dan Rahma sudah harus di makeup,sekarang kalian istirahat biar nanti malam kalian tidak lemas dan ngatuk ya sayang,"Mamah bicara kepada dua menantunya.
"Iya Mah,,"jawab Zee dan Rahma.
Lalu Vandra dan Vano menggandeng istrinya masing masing menuju kamar pengantin mereka.
__ADS_1
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...