
Vandra dan Vano baru saja selesai rapat,Vano bukanya kembali ke ruang kerjanya malah ikut ke ruang Vandra.
"Ngapain kamu ke sini,,?"tanya Vandra ke Vano yang ikut masuk ke dalam ruangan kerjanya.
"Kenapa sih kak pelit amat,Aku pengin ngobrol sama Kaka bentar,"
"Mau ngobrolin apa sih,,"keduanya duduk di kursi.
"Menurut Kaka Ratu tuh gimana,,?"
"Gimana apanya,,?"
"Ya orangnya,,?"
"Ratu cantik,seksi lagi,,"
"Bukan itu nya,,tapi sifatnya gitu,,"
"Oh,,Baik kok,,kamu tuh lagi kenapa sih,jangan bikin Aku pusing deh,,"
"Aku makin pusing kak nurutin keinginan Ratu yang suka bikin bingung,dia kalau ngga di turutin ngambek, Trus ngambeknya lama lagi,"
"Ya kamu harus sabar ,kamu kan sudah tau sifat sifat nya Ratu,"
"Tapi makin kesini bikin pusing,,"
"Aku mau ke Kalimantan Pontianak,mau ikut ngga, kita bisa liburan di sana,biar otak kita Segaran dikit,,"
"Boleh,,kapan berangkat,,"
"Nanti sore,,"
"Kok ngedadak sih,,"
"Ngga,,Aku udah rencana dari kemaren,kalau kamu mau ikut ayo,,"
"Kita ngga ada kerjaan kan kak besok,,?"
"Ngga ada,, Aku sudah periksa semua nya ngga ada kerjaan yang harus di kerjakan besok,,"
"Boleh lah,Aku ikut kak,,"
"Iya,,ayok,,"
Vandra langsung memesan dua tiket,dan keberangkatan jam 7 malam,Vandra dan Vano jam 4 langsung pulang,keduanya izin bareng ke Mamah.
__ADS_1
"Mah,,kita nanti sore mau ke Pontianak buat liburan yah,,"sambil keduanya duduk di sebelahan mamah.
"Kalian mau pergi bareng,?"
"Iya Mah,,Kaka tadinya mau pergi sendiri,Kaka mau ketemu Zee tapi Adek pengin ikut,,"
"Oh gitu,,ya udah kalian pergilah,tapi hati hati yah,dan kabari mamah kalau sudah sampai nanti,,"
"Siap Mah,,,"
"Ya sudah Sanah kalian siap siap,ini sudah sore,,"Keduanya jawab iya lalu masuk kamar.
Vandra menelfon Zee kalau mau siap siap berangkat,"Aku jemput ke bandara ya Yang,,"
"Emang ngga capek mau jemput,,?"
"Ngga,,"
"Ya udah terserah kamu,,pesawat nanti dari sini jam 7 malam,kamu juga dari kos kosan jam 7 aja yah,biar ngga kelamaan nunggu,,"
"Iya siap,,"
Telfon mati dan Vandra langsung bersiap,Sekitar jam setengah 6 Vandra dan Vano sudah siap,keduanya pamitan ke papah dan Mamah.
"Iya Mah,,"
"Kalian hati hati,Senin sudah harus di rumah,"kata papah.
"Siap Pah,,"jawab keduanya barengan.
Pak supir mengantar keduanya ke bandara,karena sore jalanan sedikit macet,sampai akhirnya jam 7 kurang 10 menit keduanya sampai di bandara.
Jadi tidak lama mereka sampai,pengumuman penerbangan ke Pontianak sudah berbunyi,keduanya langsung berjalan menuju pesawat.
Di pesawat keduanya duduk karena dari pulang kerja ngga istirahat di pesawat keduanya memejamkan matanya,karena perjalanan mereka satu jam lebih.
Zee sampai di bandara jam 8 lewat 10 menit,Zee menunggu pesawat yang Vandra naiki sampai.
Lalu pengumuman pesawat dari Jakarta sudah sampai,Zee tersenyum senang dan menunggu di pintu penjemputan.
Vandra dan Vano turun ,keduanya menuju pintu keluar,Vandra melihat ke hp ternyata Zee mengirim pesan dan bilang sudah sampai.
"Dek,,Aku mau ke toilet dulu,kamu ke pintu keluar aja dulu,tunggu Aku di sana,,Zee sudah menunggu di sana,"
"Iya,,"
__ADS_1
Vano keluar duluan dan menuju pintu keluar ,Zee melihat ke arah dalam terus,lalu mata Zee melihat Vandra berjalan,Zee langsung tersenyum senang dan berjalan mendekatinya.
Vano melihat seorang wanita berjalan mendekatinya dan terus tersenyum,Vano hanya diam dan terus menatapnya,sampai akhirnya wanita itu benar benar ada di depanya,dan wanita itu langsung memeluknya dengan kencang.
"Aku kangen,,,,"kata Zee saat memeluk Vano yang di kira Zee itu Vandra,sedang Vano yang masih kaget dengan pelukan Zee masih bengong,Dan Vano tetap diam tidak membalas pelukan Zee karena Vano tidak merasa kenal.
"Sayang,,,,"kata Vandra saat melihat Zee sedang memeluk Vani,Zee langsung melepaskan pelukannya saat di lihatnya ada orang yang sama dengan orang yang sedang di peluknya.
Vandra ada di belakang Vano,saat Zee memeluk Vano jadi Zee bisa melihat Vandra.
Zee melihat kedua laki laki yang sama di depanya,dan Zee bingung untuk membedakannya karena keduanya sama persis.
"Yang,,kamu salah orang,ini Aku Vandra,dan ini Vano Adiku,,"Zee antara malu dan bingung.
"Maaf,,,Aku ngga tau,,,"Zee lalu mendekati Vandra dan Salim lalu di cium tanganya.
"Kamu tuh kenapa ngga bilang sih kalau mau datang bareng adik kembar mu,,"sambil bicaranya pelan.
"Iya Maaf Aku lupa,,"Vandra mengusap kepala Zee.
"Kamu bikin malu Aku tau ngga,,"
"Iya udah maaf yah,,sekarang kita cari hotel dulu aja yuk,,Aku lapar juga,,"Zee mengangguk.
Vandra langsung menggandeng tangan Zee,keduanya berjalan di depan,sedang Vano jalan di belakang mereka.
"Cantik juga Pacar Kak Vandra,,cantik alami,,kecil mungil,,"Vano bicara dalam hati mengagumi Zee.
Mereka naik taxsi,saat di dalam taxsi Vandra bertanya ke Zee.
"Sayang,,kita mau makan dulu apa ke Hotel dulu nih enaknya,,?"
"Kita makan aja dulu ya ,,Aku juga udah lapar,"
"Ya udah ayo,,"
Ketiganya mencari restoran untuk makan setelah turun dari taxsi.
Mereka masuk rumah makan yang tidak jauh dari Hotel,Ketiganya masuk ke dalam,Zee dari tadi tidak mau jauh dari Vandra karena takut salah ,Zee belum bisa membedakannya.antara Vandra dan Vano.
Zee selalu menunduk kalau di depan Vano,karena Zee masih merasa malu mengingat kejadian tadi.
Vano yang melihat tingkah Zee seperti malu gitu,juga tersenyum tipis,Vano merasa Zee tambah cantik dan lucu,duduk mereka Zee sebelahan dengan Vandra,sedang depan Zee Vano,membuat Zee terus menunduk.
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...
__ADS_1