Zee Dan Vandra

Zee Dan Vandra
Sampai Hotel


__ADS_3

Sampai di Korea Vano dan Vandra bersama istri istrinya langsung menuju hotel.mereka yang merasa lelah langsung aja masuk kamar masing masing.


Jam sudah menujukan jam 4 sore waktu Korea. Zee yang sudah merasa lapar meminta Vandra memesan makanan.


"Kamu ngga ingin makan di luar Yang.sambil jalan jalan gitu..?"


"Ngga ah,Aku capek banget.mau istirahat aja dulu,mungkin besok baru jalan jalan kulineran."


"Ya sudah Aku pesankan makanan.habis itu kamu istirahat dan tidur aja dulu,biar nanti malam Aku bisa minta jatah."


"Ya Tuhan Yang,,kamu tuh ngga kasihan apa sama Aku. malam ini Aku ingin tidur dengan tenang,jatah kamu besok lagi aja,"sambil masuk ke kamar mandi mau ganti baju agar tidurnya nyaman.


Vandra buang nafas,"Yah malam ini ngga dapat jatah.tapi ngga papa lah,kan ada besok,"Vandra bicara sendiri.lalu Vandra menelfon pihak hotel untuk memesan makanan.


Beda dengan Zee dan Vandra yang sedang bicara jatah nanti malam secara terang terangan,kalau Vano dan Rahma di kamarnya sedang sibuk dengan pemikiran masing masing,tidak mau di ungkapkan,karena keduanya sama sama ngga enak dan malu.


Vano sedang tiduran di kasur,Rahma ada di kamar mandi untuk ganti baju.


"Nanti kira kira Rahma mau ngga yah Aku ajakin lagi.kalau ngga mau gimana ini,semalam aja gagal gara gara pingsan.tapi kan itu sudah kewajiban nya dia buat layani Aku,harusnya mau."


"Nanti malam Mas Vano minta lagi ngga yah,Aku kok jadi takut gini ,semalam tuh bener bener sakit di tambah Aku tegang,jadi pingsan ,bikin malu banget ."


Rahma sudah selesai bersih bersih dan ganti baju,Rahma keluar dari kamar mandi. Vano melihat Rahma sudah ganti baju langsung bertanya.


"Mau makan di sini apa kita mau keluar,?"


"Terserah Mas saja,"sambil berjalan menuju kasur.

__ADS_1


"Makan di sini aja yah,ngga papa kan,,?"


"Iya Mas ngga papa."


Vano menelfon pihak hotel untuk memesan makanan.


"Mas,, bersih bersih dulu Sanah biar badanya seger dan enak,"setelah Vano selesai telfon.


"Eemm,, Iya tunggu sebentar 5 menit lagi,Mas pengin peluk kamu dulu,boleh..?"


Rahma sebenarnya malu,tapi karena permintaan Suami dan dosa kalau tidak di turuti ,Rahma mendekat ke Vano.


Vano memeluk Rahma,dan badan Rahma terasa tegang karena malu.


"Sayang,,jangan tegang dong,sekarang kan kita sudah menikah,jadi kita jangan sungkan lagi,sekarang kita harus biasakan seperti ini,ok,,"Rahma hanya mengangguk pelan,Vano Sambil menciumi rambut Rahma.


Berlahan Vano mendekatkan bibirnya ke bibir Rahma,setelah menempel Vano dengan pelan mulai menikmati bibir Rahma,Rahma membuka mulutnya agar Vano lebih leluasa menikmati bibirnya.


Tangan Vano rupanya ngga tinggal diam,tangan Vano masuk ke dalam baju Rahma dan sudah menemukan daging kenyal,Vano tidak menyia nyiakan nya,langsung saja tanganya bermain di daging itu.


Keduanya sama sama menikmati nya,dan posisi Vano saat ini ada di atas badan Rahma.tapi tiba tiba terdengar suara ketukan pintu.


Tok,,,tok,,,tok,,,


Rahma mendengarnya lalu mendorong Vano pelan agar melepaskan ciumanya,"Mas,,ada yang ketuk pintu,makanan kayanya datang,"Vano yang mendengarnya lalu bangun setelah berkata Iya.


Rahma mengusap mulutnya yang basah,Rahma bangun dari tidurnya dan merapikan rambutnya yang berantakan.

__ADS_1


Rahma dan Vano makan bersama,keduanya makan dengan lahap karena memang sudah lapar.


"Sayang,,,nanti kita lanjutin yang tadi yah,"saat Rahma sedang membereskan bekas makan.


Rahma mengangguk pelan,Vano tersenyum senang saat melihat anggukan Rahma yang terlihat malu malu.


Zee dan Vandra di kamar juga baru selesai makan ,selesai makan Zee merapikan bekasnya.


"Sayang,,benar nih Aku ngga ada jatah malam ini,,?"Vandra bertanya lagi.


"Iya Sayang,,malam ini Aku mau istirahat,besok Aku pengin kita jalan jalan,Aku ngga mau besok jalan jalan dengan menahan rasa sakit,"


"Trus ini ku gimana,ini sudah berdiri loh dari tadi,dia kedinginan Yang,,"sambil mengusap miliknya.


Sambil tersenyum Zee berkata,"Masa ada di dalam celana kedinginan sih,bohong tuh,,"


"Ya Tuhan Yang,,serius,,ini pengin masuk sarangnya yang hangat itu,,ayo lah Yang sebentar kok,dosa loh kalau nolak keinginan suami,,"Zee buang nafas kasar.


"Hemm,,,pinter banget sih cari cara biar Aku mau,,"


"Ya emang bener kan,dosa kalau nolak keinginan suami,makanya nanti main bentar aja,,mau yah sayang,,"


"Iya baiklah,,,Aku mengalah. nanti kita main.,tapi ada syaratnya,,besok Aku mau belanja sepuasnya dan kamu ngga boleh marah kalau Aku habiskan banyak uang kamu,gimana,,?"


"Setuju."


Vandra sangat cepat menjawab,bagi Vandra uang gampang di cari,tapi tersiksa menahan kaya gituan tuh sangat berat.

__ADS_1


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...


__ADS_2