
Rahma dan Zee sedang mengobrol dengan Mamah dan Papah,sedang Vano dan Vandra ada di kamarnya, mereka mandi karena sudah merasa gerah.
"Zee dan Rahma sudah saling kenal belum,,?"tanya Mamah.
"Sudah Tante,,iya kan Rahma,,"
"Iya Tante,,Rahma sama Kak Zee sudah kenal,"
"Oh,, syukur deh,,kalian di kenalkan Vandra sama Vano apa sebelumnya sudah kenal,,?"
"Kita di kenalkan sama Vandra dan Vano Tan,,kemarin kita makan siang bareng,,"
"Wah mereka kompak sekali sudah saling mengenalkan pasangan nya,,Tante seneng dengarnya,,"
Rahma di sini yang terlihat paling kalem,karena Rahma yang lebih muda dari Zee,dan memang Rahma anaknya sedikit lebih kalem ,kalau Zee karena sudah banyak wawasan dan juga Zee seorang Dokter jadi sudah biasa berinteraksi dengan berbagai banyak orang.
Vandra keluar dari kamarnya duluan,lalu Vandra mendekati Zee dan duduk sebelahnya, Rahma hampir mengira itu Vano,karena sangat mirip,Rahma tadi terus menatap Vandra,tapi langsung menunduk karena Rahma langsung tau itu Vandra,ngga mungkin juga kan kalau Vano masa duduknya dekat Zee.
Tapi beda dengan papah dan mamah,mereka melihat ke Vandra dan mamah papah tau itu bukan Vandra tapi Vano.
Zee ya taunya itu Vandra karena duduk di dekatnya,ngga mungkin kalau Vano duduk di sebelahnya.
Ternyata Vandra dan Vano sudah sekongkol,mereka ingin mengetes pasangannya sudah bisa membedakannya belum,jadi Vandra yang merencanakan itu semua,menyuruh Vano untuk pura pura jadi dirinya dan duduk sebelah Zee,Vandra mengajak taruhan mentraktir makan siapa saja yang kalah,siapa antara Zee dan Rahma yang paham duluan itu yang menang.
Mamah sama papah melihat ke Vano yang duduk di dekat Zee,tapi Vano mengedipkan matanya ke pada orang tuanya agar diam.
Papah dan Mamah mengelengkan kepalanya karena melihat tingkah anaknya itu.
Vandra keluar dan duduk dekat Rahma,Rahma langsung mencium bau wangi dan itu bukan bau Vano,Rahma menatap ke Vandra,Vandra tersenyum,cara senyum nya pun Rahma bisa tau kalau itu bukan senyuman Vano.
__ADS_1
Zee sama sekali tidak curiga,dan mengobrol dengan Vano.
Rahma yang sudah curiga menatap kedua nya secara bergantian.
"Pak,,,"Vano yang sedang duduk dengan Zee reflek menengok,Rahma langsung menatapnya.
Vano tersenyum,ternyata Rahma bisa mengenalinya,"Iya,,kamu mengenali Saya,,"Zee langsung kaget dong.
Vandra langsung tepuk jidat,," Yah kalah deh,,"
Vandra dan Vano bangun,mereka lalu bertukar posisi.
"Kalian tuh ngapain sih,taruhan apa,,?"tanya Mamah.
Sedang Zee melotot sambil mencubit lengan Vandra dengan kencang,sampai Vandra kesakitan,Zee cukup malu karena ngga bisa membedakan Vandra dan Vano,dulu aja Zee pernah salah peluk karena ngga bisa bedakan.
"Hehee,,kita cuman becanda kok Mah,pengin tau dan mengetes pasangan kita tuh bisa bedain ngga,eh Zee malah ngga bisa bedakan,Kaka jadi harus tlaktir Vano deh Mah,"
"Jangan lagi becanda seperti itu kak,nanti kalau kalian sudah menikah,takutnya malah jadi masalah,"kata Papah.
"Iya Pah maaf,,"
"Zee ,Rahma kalian harus bisa bedakan Vandra dan Vano,memang mereka kembar identik,tapi kalau kalian sering bertemu pasti kalian bisa bedakan,Om kasih tau apa yang bisa bedakan dari mereka yah,,di tangan kanan Vandra itu ada tanda lahir,sedang Vano ngga ada,,"
Zee langsung menarik tangan Vandra,dan benar ada tanda coklat di lengan Vandra.
Vano juga menunjukan tanganya agar Zee dan Rahma tau kalau di tanganya ngga ada tanda.
"Ya udah yuk ini sudah malam,kita makan malam aja dulu,nanti ngobrolnya lanjut habis makan aja,"
__ADS_1
Papah juga mengajak semuanya,dan semuanya pun bangun dari duduknya.
Vandra dan Vano menarik bangku untuk pasangannya duduk.
"Mamah di lupakan yah sekarang,,sekarang di sini bukan wanita tercantik lagi,tapi yang paling jelek,,"sambil bersidakep tangan nya,Vandra dan Vano langsung mendekati Mamahnya.
"Ngga kok Mah,,mamah tetap wanita paling cantik di dunia ini,ya kan Pah ,Kak,,"kata Vano.
"Iya,, Mamah masih tetap wanita tercantik pertama di dunia ini,,ayo silakan duduk Mah,,"sambil Vandra menarik kursi untuk Mamah duduk.
Mamah tersenyum dan duduk, Papah hanya mengelengkan kepala saja.
Semuanya lalu makan malam bersama sambil mengobrol.
Selesai makan semua lanjut mengobrol lagi,Mamah dan papah menanyakan tentang persiapan pernikahan Vandra dan Zee.
"Semua nya sudah 50 persen Mah,,Pah,,"
"Wah cepat juga yah,,gedung sudah cari belum,,,?"
"Belum Pah,,Kaka lagi sibuk soalnya,"
"Kalau butuh bantuan bilang ke Papah,,"
"Iya Pah siap,,,"
"Trus Vano sama Rahma gimana,,Rahma ngga mau nikah bareng nih sama Zee dan Vandra,,,?"tanya Mamah.
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...
__ADS_1