Zee Dan Vandra

Zee Dan Vandra
Pendarahan


__ADS_3

Rahma di bantu Mamah menyiapkan baju yang akan di bawa ke rumah sakit. karena besok Rahma akan operasi Cesar .


Rahma yang merasa takut terus saja di beri semangat oleh semua keluarga. membuat Rahma sekarang tidak takut dan berani untuk besok melahirkan kedua anaknya.


Vano juga ikut membantu mengambilkan tas dan lainya yang di butuhkan Mamah.


Malam ini Zee dan Vandra juga sedang tidur di rumah Mamah. jadi rumah sangat ramai sekarang.


Mba yang sudah selesai masak buat makan malam bilang ke Mamah.


"Oh iya Mba makasih yah,,"


Mba lalu pergi .dan Mamah menyelesaikan menata baju baju bayinya dalam tas ransel.


"Mamah sudah selesai,ayo sekarang kita makan malam,"


"Iya Mah,,"


Vano membantu Rahma bangun dari duduknya. setelah berdiri Vano menuntun Rahma juga menuju meja makan.


Mamah lalu memangil Papah di kamar. Zee dan Vandra sudah ada di meja makan.


Rahma makan hanya sedikit karena perutnya sekarang cepat kenyang.tapi kalau makan buah Rahma bisa habis banyak.


Mereka makan sambil mengobrol,"Dek kamu sudah siapkan nama buat anak kamu belum,?"tanya Papah.


"Belum Pah,,"


"Mau Papah bantu cari in boleh ngga,,?"


"Boleh banget Pah,,"


"Mamah juga mau bantu cari ah,"


"Tapi harus yang bagus yah Pah Mah,,"


"Iya dong pasti bagus,orang buat nama cucu sendiri kok,"


Selesai makan Rahma minta ke kamar karena sudah mengantuk. Vano pun menurutinya.


Rahma tidurnya sambil duduk dan bersandar di sandaran kasur. Vano menata bantal di punggung Rahma agar enak.


Pagi harinya Mamah sudah membuatkan sarapan untuk Rahma di dapur. sedang Rahma baru bangun .perut Rahma merasa gerak gerak karena kedua bayinya bangun.


"Awww,,,Mas,,perutku sakit,,"Rahma sambil mengusap perut nya dan memanggil Vano agar bangun.


"Sayang,,kamu kenapa,,apa nya yang sakit,,?"


"Perutku sakit,,anak kita sedang gerak gerak ini,"Vano langsung bangun dan mengusap perut Rahma yang keras dan menonjol.


"Sayang Papah sudah yah jangan gerak gerak, Mamah kesakitan Sayang,"Vano juga menciumi perut Rahma.


Zee di kamar mandi mau pipis,tapi karena matanya masih mengantuk,Zee tidak melihat ada handuk yang jatuh. lalu Zee tersandung handuk dan Zee pun jatuh terduduk.


"Aaawww,,,sakit,,"Zee memegangi perutnya yang ikut sakit,tapi mata Zee lalu melihat darah yang mengalir di kaki nya.

__ADS_1


"Ya Tuhan darah,,Mas,,,Mas Vandra,,,tolong Mass,,"Zee yang takut ada apa apa sama kandungannya langsung memangil Vandra.


Vandra mendengar Zee yang teriak langsung bangun."Yang kamu di mana,,?


"Mas,, tolong Mas Aku di kamar mandi,"Vandra langsung ke kamar mandi.


"Ya Tuhan Sayang,,"


"Mas buruan gendong Aku Mas,kita harus ke rumah sakit sekarang,Aku takut anak kita,,"Belum selesai Zee bicara Vandra sudah langsung mengendong Zee.


"Mah,,, Mamah,,, Papah,,"Vandra turun dari tangga teriak memangil orang tuanya.


Mamah yang ada di dapur langsung keluar. Mamah melihat Vandra yang menggendong Zee dan kaki Zee berlumur darah.


"Ya Tuhan sayang,,Zee kenapa,,?"


"Zee jatuh di kamar mandi Mah,ayo Mah kita ke rumah sakit sekarang,"Mamah jadi bingung dan terlihat cemas.


"Papah,,Pah,,,Zee Pah,"sambil masuk kamar.


"Ada apa Mah,,?"


"Zee jatuh di kamar mandi dan dia mengeluarkan darah,ayo sekarang kita ke rumah sakit,"Papah langsung lari ke luar dan Mamah di tinggal setelah dengar Zee jatuh dan mengeluarkan darah.


Vano yang dengar Vandra teriak juga keluar dari kamar,lalu turun ke bawah untuk cari tau Vandra kenapa.


Vandra membantu Zee masuk ke mobil,setelah Zee masuk Vandra langsung menuju kemudi.


"Mah,,cepetan,,"Papah yang keluar langsung masuk mobil dekat Vandra.


"Zee jatuh di kamar mandi dan dari perutnya mengeluarkan darah,Kita mau ke rumah sakit duluan,kamu sama Rahma nanti nyusul sambil bawa perlengkapan yang salam kita rapikan yah,"


"Mahhh,,,cepetannn,,"Vandra sudah teriak lagi saat Mamah bicara ke Vano.


"Iya ini Mamah datang,"Mamah lalu masuk ke mobil.


Mamah duduk di bangku belakang sambil mengusapi darah yang mengalir di kaki Zee. Zee terus merasa kesakitan.


"Yang sabar ya Sayang,,kamu pasti kuat,sebentar lagi kita sampai rumah sakit ,"


"Sakit Mah,,Zee juga takut,"


"Ngga sayang ngga usah takut,kita berdoa minta sama Tuhan agar Dedek sama kamu sehat yah,"


Vandra mendengar Zee yang terus kesakitan merasa tidak tenang dan ikut merasa sakit dan sedih juga.


Sampai di rumah sakit Zee langsung masuk ruang operasi, Dokter harus mengangkat bayi nya karena Zee mengalami pendarahan.


Vandra ikut menemani di ruang operasi.sedang Mamah dan Papah menunggu di ruang operasi.


Rahma yang mendengar Zee pendarahan karena jatuh di kamar mandi langsung minta berangkat ke rumah sakit.


"Iya kita berangkat ke rumah sakit,tapi kamu harus sarapan dulu yah. Mamah udah buatkan sarapan buat kamu."


Rahma mau sarapan dan keduanya sarapan bersama.selesai sarapan keduanya berangkat ke rumah sakit.

__ADS_1


Sampai di rumah sakit Vano dan Rahma menuju ruang operasi dulu untuk menemui Mamah dan Papah.


"Sayang,,kalian sudah datang."


"Iya Mah. gimana keadaan Kak Zee,?"


"Masih ada di ruang operasi. Dokter belum keluar dari tadi."


"Semoga kak Zee dan Bayinya ngga papa ya Mah."


"Iya Sayang,,kalian harus menemui Dokter kan sekarang.?"


"Iya Mah. tapi Rahma mau lihat keadaan Kak Zee dulu,"


"Sudah kalian temui Dokter dulu aja. nanti masih bisa ketemu Kak Zee kok kalau sudah ketemu Dokter."


"Iya ayo sayang kita temui Dokter dulu,"kata Vano.


"Ya udah kalau gitu Mah,kita pergi dulu.nanti kabarin kalau Kak Zee sudah lahiran ya Mah,"


"Iya sayang.nanti Mamah akan kabarin."


Rahma dan Vano menemui Dokter. Mamah dan Papah masih menunggu di ruang operasi sambil terus berdoa.


Suster keluar dengan membawa bayi yang sangat kecil. Mamah dan Papah langsung bertanya.


"Sus itu cucu Saya.?"


"Iya Bu. ini putri dari ibu Zee."


"Gimana keadaan menantu Saya dan cucu Saya sus,"Mamah sambil melihat ke wajah bayi yang terlihat kecil.


"Ibu dan Bayinya sehat.tapi karena ini belum waktunya dan di haruskan keluar jadi si bayi sedikit lemah. saya akan bawa Bayi ini ke ruangannya ya Bu,permisi,"


"Iya sus silakan."


Papah menenangkan Mamah agar tidak kuatir.tidak lama Dokter pun keluar.


"Dok. menantu Saya gimana keadaanya.?"


"Menantu Ibu baik baik saja,nanti akan di pindahkan keruang rawat.tapi saat ini menantu Ibu masih dalam pengaruh obat jadi belum sadar."


"Iya Dok trimakasih,,"Dokter lalu pamit untuk pergi.


Mamah dan Papah menunggu Zee dan Vandra keluar dari ruang operasi. yang keluar duluan Vandra karena Vandra akan mengurus kamar rawat untuk Zee.


"Mamah sama Papah di sini saja dulu yah,Kaka mau daftar buat kamar rawat Zee."


"Iya Sayang,"


Vandra lalu mengurus kamar rawat buat untuk Zee. Rahma dan Vano sudah ada di ruang rawat. Rahma tinggal menunggu waktu dua jam lagi untuk operasi Cesar.


***jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...


Besok satu bab lagi tamat ya kak,,, trimakasih***...

__ADS_1


__ADS_2