
Pagi harinya Rahma bangun duluan karena ingin pipis,tapi saat mau bangun badan Rahma terasa sakit semua dan Rahma juga merasa lemas.
"Ya Tuhan,,kenapa badanku rasanya sakit,mau bangun aja susah dan ngga ada tenaga gini,"Rahma bicara dalam hatinya,dan Rahma sambil berusaha ingin bangun karena sudah ingin pipis.
"Aduh,,,ini gimana yah, Aku dah kebelet pipis lagi,,"Rahma kebingungan,karena Rahma melihat Vano yang masih tidur dengan nyenyak.
Rahma dengan pelan dan berusaha untuk turun dari kasur,tapi karena badanya lemas Rahma pun terjatuh.
"Aaww,,, aduh sakit,,"Rahma jatuh terduduk di.lantai.
"Sayang,,kamu kenapa?kok bisa jatuh gini,"Vano yang mendengar suara Rahma yang kesakitan terbangun.
"Rahma mau ke kamar mandi,Rahma mau pipis,tapi badan Rahma sakit dan lemas,,"
"Kenapa ngga bangunin Mas Sayang,,sinih Mas bantu bangun,,"
"Ngga usah Mas,,"Rahma menolak sambil tangan Rahma mendorong tangan Vano yang mau bantu bangun.
"Ngga papa,,ayo Mas mau bantu kamu bangun,,"
"Tapi Rahma pipis Mas,,"Rahma bicara dengan malu dan menunduk.
"Maksudnya,,?"Vano ngga ngerti maksud Rahma.
"Rahma udah pipis di sini,tadi Rahma udah kebelet banget,malah jatuh jadi pipisnya keluar,"Vano tersenyum tapi di tahan karena takut Rahma makin malu.
"Oh gitu,,ya udah ngga papa,sinih Mas bantu,"
"Tapi Rahma lemas Mas,Rahma ngga bisa bangun,,badan Rahma semua sakit dan ngga ada tenaga,semua gara gara Mas tadi malam minta terus sih,,"Rahma terlihat kesal.
__ADS_1
"Iya Maaf,,abis enak sih,ya udah sinih Mas gendong yah,,"
"Ngga mau, Rahma kan basah kena pipis ini,"
"Ngga papa,,kena pipis kamu ini,nanti Mas langsung mandi,,,"Rahma akhirnya mau,Vano lalu menggendong Rahma menuju kamar mandi.dan benar saja badan Vano basah oleh pipis Rahma.
"Kamu duduk sini yah,jangan berdiri takut jatuh lagi,Mas mau lap pipis kamu di lantai,"saat Rahma sudah di dudukan di WC duduk.
"Maaf ya Mas,Rahma jadi merepotkan,"
"Iya ngga papa,,"
Vano keluar dari kamar mandi. Rahma melepaskan celananya dengan pelan,karena tanganya benar benar lemas.
Vano mengelap bekas kencing Rahma yang ada di lantai,Vano sampai tersenyum karena ngga menyangka akan segitunya.
Selesai mengelap Vano masuk kamar mandi lagi,Vano dan Rahma mandi bersama,tapi mereka hanya mandi tidak melakukan apa-apa,karena Rahma masih merasa sakit dan lemas.
Vano mengambil baju Rahma di koper,setelah itu memakaikannya juga. Rahma seperti bayi yang sedang di pakaikan baju diam dan menurut.
Setelah Rahma selesai, gantian Vano yang pakai baju. Rahma tiduran di kasur karena benar benar badanya masih pada sakit, apa lagi inti tubuhnya,hanya untuk melangkah jalan aja terasa sakit.
Vano sudah pakai baju,lalu Vano mendekat ke Rahma.
"Yang,,Mas mau pesan makanan ,kamu mau makan apa,,?"
"Apa aja deh Mas,yang penting makanan,"
"Ya udah Mas pesan dulu yah,"Rahma jawab iya.
__ADS_1
Vano memesan makanan ke pihak hotel dengan menelfon,setelah selesai telfon Vano ikut tiduran dengan Rahma.
Keduanya sambil pelukan,"Sayang,,kalau kamu masih sakit berarti hari ini kita ngga jalan jalan dong,,kamu ngga papa,,?"
"Ngga papa Mas,kan ada hari besok,"
Saat Vano dan Rahma mengobrol,pintu ada yang mengetuk.
"Kok udah datang aja makanan,tumben cepat,"Vano pikir yang mengetuk pintu orang Hotel yang mengantar makanan,ternyata saat di buka ternyata Vandra dan Zee.
"Kita sarapan yuk,,"kata Vandra saat Vano buka pintu.
"Aku udah pesan makanan,Aku sama Rahma mau makan di kamar aja,"
"Loh kok di kamar,kita turun aja,nanti habis makan kita jalan jalan,"
"Kalian aja Sanah,hari ini Aku sama Rahma mau di kamar saja,"
"Ya elah,,jangan main terus lah Dek,kasihan istrimu, nanti dia lecet ngga bisa jalan loh,"
"Aku ngga pergi ya karena Rahma ngga bisa jalan,Rama lemas dan sakit katanya,"Zee yang dengar langsung main masuk.
"Aku mau lihat Rahma dulu,"kata Zee sambil masuk.
Akhirnya Vano dan Vandra ikut masuk,"Ma,,kamu kenapa,,?"Tanya Zee yang langsung mendekat ke Rahma yang sedang tiduran.
Rahma tersenyum tipis,"Ngga kenapa kenapa kok Kak,,"jawab Rahma.
"Kata Vano kamu ngga bisa jalan,,bener sampai segitunya,Vano minta terus yah,apa mainya kasar,,?"Rahma langsung melihat ke Vano dengan tatapan kesalnya ,Rahma sangat malu kenapa Vano cerita ke Zee dan pastinya Vandra jadi tau.
__ADS_1
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...