Zee Dan Vandra

Zee Dan Vandra
Mengantar Zee


__ADS_3

Zee mendengar perkataan Vandra dan tantangannya langsung kaget,"Apa sih ah ,,Aku ngga mau nikah seperti itu ,buru buru tuh ngga akan beres,,"


"Siapa bilang ngga akan Beres,kalau Aku yang ngerjain pasti semuanya akan beres dan lancar,,"


"Ngga,,Aku ngga mau,,"


"Trus kamu maunya kapan nikahnya Zee,ini Vandra udah mau siapin semuanya loh,kamu tinggal santai dan tunggu hari H aja,"kata Papah.


"Ya pengin Zee semua Zee ikut untuk menyiapkan semuanya,dari gaun pengantin Zee pengin pilih sendiri,dari gedung dari sofenir dari semuanya Zee mau ikut menyiapkan,,"


"Ya udah kalau gitu kamu ikut urus semuanya,ayo mau kapan kita siapkan pernikahan kita,"


"Iihh,,sekarang ya ngga bisa,papah lagi sakit Trus Aku belum selesai kontrak,masih ada3 bulan lagi,,"


Saat Zee sedang bicara sama lainya Beni datang,"Pagi,,"


"Pagi,,"


"Eh ada Vandra,,"


"Iya nih Bang,gimana kabar Abang,"Vandra lalu salaman dengan Beni.


"Baik,,kamu dah dari tadi,?"


"Baru 20 menitan Bang,,"


"Kaka katanya ada sidang pagi,,?"tanya Zee.


"Di undur nanti siang,,"


"Oh gitu,pantas bisa kesini pagi,"


"Iya,,kalian lagi ngobrolin apa sih,kayanya seru banget,,?"


"Itu Zee di ajakin nikah sama Vandra tapi ngga mau,,katanya nunggu habis kontrak,,"Jawab Papah.


"Kamu sudah siap apa Van untuk nikah sama Zee,,?"


"Sudah siap banget Bang,,Zee nya aja yang masih belum mau,,"


"Kamu nunggu kontrak kamu habis Dek baru mau nikah ,?"


"Iya Kak,,"


"Kalau gitu Kaka akan bayar pinalti ke rumah sakit tempat kamu kerja,kamu sudah jangan balik lagi ke sana,urus papah dan menikah saja sama Vandra,,,"Vandra tersenyum karena Beni mendukungnya.


"Tapi Kak,,"


"Kamu ngga usah bantah,sudah nurut,kamu ngga kasihan apa sama Papah,,"nada suara Benin sudah beda, membuat Zee sedikit takut.

__ADS_1


"Iya,,ya udah,,iya,,"


"Iya Apa,,?"


"Iya,,Aku ngga balik ke sana lagi,,Aku mau jagain Papah,,"


"Trus mau nikah sekalian kan Zee sama Aku,,?"Zee sambil memanyunkan bibirnya.


"Iyaa,,,"Jawab Zee seperti ngga Ikhlas gitu,tapi Vandra langsung bangun dari duduknya dan mendekati Zee.


"Kamu kaya ngga Ikhlas gitu,,padahal Aku seneng banget mau nikah sama kamu,"Vandra sedikit kesal.


"Aku Ikhlas kok,,Aku mau nikah sama kamu,"


"Kok bibir kamu manyun gitu,kalau kamu ngga terpaksa senyum dong,,"Zee membuang nafas kasar lalu bibirnya tersenyum.


"Nah gitu dong senyum,,"


"Iya,,,"Zee lalu lanjut makan,dan Vandra lanjut mengobrol sama papah dan Beni.


Selesai makan Zee membereskan bekas makanya,setelah Beres Zee mengambil Hpnya,Zee melihat tiga laki laki yang paling di cintai nya sedang asik mengobrol,Zee memfotonya dan memasangnya di setatus.


"Tiga laki laki kesayangan ku,,"Zee menulis di foto yang buat setatus.


Zee tersenyum senang melihat foto di setatus hp nya,saat sedang asik melihat foto Vandra mendekati Zee.


"Sekarang,,"


"Iya,,nanti sore Aku kesini lagi sama Papah dan Mamah,"


"Iya,,eh tapi tunggu dulu,,"Zee lalu mendekat ke Papah dan Beni.


"Kak,,Aku pulang dulu yah,, Kaka di sini dulu temani Papah,,Kaka ngga jadi sidang pagi kan,?"


"Ngapain pulang,,?iya sih Kaka sidang di undur siang,"


"Aku mandi dulu kak,mandi di kamar mandi rumah sakit ngga nyaman,boleh yah,,nanti dua jam Aku kesini lagi,,"


"Ya udah nih pakai mobil Kaka,"Sambil memberikan kunci mobil.


"Aku ikut Vandra aja kak,Aku malas nyetir,nanti ke sini Aku mau naik taxsi aja,"


"Kamu bisa Van ngantar Zee pulang dulu,?"


"Bisa Bang,,"


"Ya udah kalau gitu,antar Zee sampai rumah yah,"


"Iya Bang siap,,"

__ADS_1


Setelah itu Zee dan Vandra keluar dari kamar rawat papah,Vandra menggandeng tangan Zee dengan eratnya.


Sampai di mobil Vandra langsung meninggalkan parkiran rumah sakit.


"Kalau cuman mau mandi nanti Aku tungguin yah,Aku antar lagi ke rumah sakit,"


"Ngga usah ,takutnya Aku lama,nanti kamu di marahin Bos kamu lagi karena telat lama datang ke kantor,,"Vandra tertawa.


"Aku ngga mungkin di marahin Bos tenang aja,"Zee juga tau kalau Vandra ngga mungkin di marahin Bosnya,orang bosnya papah nya Vandra.


"Ya terserah kalau mau nungguin Aku,tapi Aku kalau mandi suka lama loh,"


"Iya ngga papa Aku akan menunggu kamu,"


Tidak lama mobil Vandra sampai di rumah Zee,keduanya turun dari mobil dan masuk ke dalam.


"Yang,,kamu tunggu sini yah,kalau bosen nonton tv aja,nanti Aku minta Mba buatkan kopi' sama cemilan,"


"Iya,,"


Zee menuju dapur untuk bilang Mba buatkan kopi,setelah itu Zee naik keatas.


"Ini Mas kopinya,,"


"Iya Mba makasih,"


"Mas saya tadi di telfon Mas Beni katanya suruh buatkan Bapak minuman jahe sama Sereh nanti Non Zee yang suruh bawa,tapi semuanya ngga ada,saya mau ke pasar,nanti bilang Non Zee yah Mas suruh tunggu saya dulu,"


"Oh iya Mba,,nanti saya bilang ke Zee,,"


"Makasih Mas,kalau gitu saya pergi dulu,"


"Iya Mba hati hati,,"


Setelah mba pergi,Vandra bengong dan bosan,Vandra lalu berniat ke kamar Zee.


"Sudah selesai kali yah mandinya,ini sudah 30 menitan kok,,"Vandra naik ke atas.


Sampai kamar Zee Vandra mengetuk pintu,tapi ngga ada yang menyahut,Vandra lalu membuka pintunya pelan,dan terlihat kosong,lalu Vandra masuk dari kamar mandi terdengar suara kran yang mengalir,"Ternyata masih mandi,ya Tuhan lama juga dia mandi,"Vandra ke arah kasur,Vandra lalu tiduran sambil matanya melihat ke sekekiling kamar Zee.


Lalu pintu kamar mandi terbuka,Zee yang tidak tau ada Vandra berjalan keluar dari kamar mandi ,untung saja Zee pakai handuk walau handuknya itu sangat pendek.


Zee belum tau ada Vandra,dan Vandra terus menatap Zee,"Sayang,,"Kata Vandra yang mengagetkan Zee,Zee menengok dan langsung teriak karena kaget ada Vandra.


"Aaaaaa,,,"


Saat Zee teriak Handuk melorot,membuat Vandra matanya melotot seakan mau copot.


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih..

__ADS_1


__ADS_2