
Rahma sudah sampai di kantor,Rahma sebenarnya hari ini malas kerja karena gara gara perkataan Vano semalam yang bilang ingin menikahinya,sedang dirinya dengan Vano ngga ada hubungan apa apa,Rahma rupanya merasa dipermainkan oleh Vano.
Mamah yang menyuruhnya tetap masuk kerja,karena masalah pribadi jangan di bawa ke kerjaan.
Saat Rahma sudah mulai bekerja,Vano baru datang sekitar jam 9 pagi,ternyata Vano juga malas berangkat kerja karena kesal kenapa pernikahan Vandra dua Minggu lagi.
Vano melihat Rahma,Rahma biasanya kalau Vano datang selalu berdiri dan menyapanya sekarang tetap diam dan ngga mau menatapnya.
Vano melihat Rahma lalu masuk karena Rahma terlihat cuek.
Vano tau kalau Rahma masih marah sama dirinya,makanya Vano membiarkan Rahma diam.
Vano lanjut melihat kerjaan,sekitar jam 10 Rahma masuk,Rahma membawa map untuk Vano tandatangani.
"Ada apa,,,?"
"Ini tolong di tandatangani Pak,,"
Vano menandatanganinya,setelah itu Rahma akan keluar,"Rahma tunggu bentar,,"Rahma berhenti dan menengok.
__ADS_1
"Kamu masih marah ke Saya,,,,kamu marah ke Saya gara gara perkataan saya yang semalam,,saya itu serius Rahma,,saya ngga bohong atau main main,Saya sudah suka kamu itu dari pertama Saya melihat kamu di Pontianak,saat itu saya langsung tertarik sama kamu,,ternyata Tuhan mempertemukan saya dan kamu lagi di sini,makin membuat saya berfikir kamu itu jodoh saya yang Tuhan kirimkan,"Rahma sedikit kaget dengan perkataan Vano,tapi Rahma diam saja ngga bisa jawab apa apa.
"Saya pikir kenapa saya ngga ngajak kamu pacaran,karena lebih enak kalau pacaran saat kita sudah halal saja,kita bebas mau ngapa ngapain ,kalau pacaran kan kita malah buat dosa,"Rahma masih diam.
"Apa kamu mau nya pacaran atau pendekatan dulu gitu,"Rahma masih saja diam.
"Apa kamu sudah punya pacar,kalau kamu sudah punya Pacar saya akan mundur?"Rahma menggeleng.
"Saya belum punya pacar Pak,,"
"Trus kenapa kamu menolak saya,Apa saya buka tipe cowok yang kamu inginkan,?"
"Saya tidak bermaksud menolak bapak,saya cuman kaget kenapa tiba tiba bapak bilang suka,dan langsung ingin menikah hi saya,saya merasa bapak mau mempermainkan saya saja,karena selama ini Bapak ke saya itu biasa saja,dan kita hanya sebagai atasan dan bawahan ,"
"Maaf,,apa saya ganggu,,?"kata Vandra yang mengagetkan keduanya.
"Kaka,,bisa ngga sih kalau mau masuk ketuk pintu dulu,"
"Iya sorry,,Kalian kenapa tegang gitu,lagi bahas apaan sih,,"sambil duduk di sofa.
__ADS_1
"Ya Sudah kamu keluar aja dulu,nanti kita lanjutin lagi ,"
"Iya Pak,,"
Rahma keluar dari ruang kerja Vano,Vano ikut duduk di sofa.
"Ada apa sih,,?"
"Ngga,,Aku cuman ingin datang ke sini aja,"
"Ngga ada kerjaan apa,jam segini masih kluyuran ngga jelas,"
"Ngga dong,Aku mah santai,,oh iya kayanya kamu akan kalah taruhan deh Dek,kamu harus siapin uang banyak buat beliin rumah untuk ku,,"
"Jangan bilang Aku kalah,waktu masih dua Minggu lagi,itu masih panjang,jadi Aku masih ada waktu untuk meyakinkan calon istriku untuk menikah bersama Kaka,"
"Kamu kaya punya pacar aja sok sokan mau nikah bareng,"
"Ya kita lihat aja nanti kak,Aku pasti akan dapatkan hadiah taruhan kita,"
__ADS_1
"Ya baiklah,kita lihat aja nanti,"
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...