
Sore harinya Vano menelfon Mamah Rahma untuk minta izin mau ajak Rahma makan malam,dan Mamah Rahma mengizinkan.
Vandra juga akan mengajak Zee, Pulang dari kantor Vandra menjemput Zee di rumahnya.
Vandra dan Vano akan bertemu di restoran Italia yang mereka sudah sepakati.
Vano sudah Samapi di Restoran bersama Rahma,keduanya di antar pelayan ke meja yang sudah di pesan.
Sambil menunggu Vandra keduanya memilih menu,"Ma,,kamu mau pesan apa,,?"
"Eemmm,,bingung,,kalau yang ini apa Mas,,"Sambil menujukan gambar makanan ke Vano.
"Oh itu daging isinya,,itu enak,,bisa pesan pedas bisa ngga,,"
"Ya udah deh,yang ini aja,,"Vano mencatatnya.
Vandra dan Zee pun datang, Mereka langsung duduk,Zee dan Rahma cipika cipiki.
"Kamu sudah pesan Ma,,?"tanya Zee.
"Sudah kak,,"
"Sayang,,kamu mau pesan apa,,?"tanya Vandra ke Zee.
"Tunggu dulu,,Aku mau lihat menunya,,"Zee melihat lihat,setelah menemukan yang di inginkan,Zee kasih tau ke Vandra.
Mereka berempat mengobrol sambil menunggu makanya datang,"Rahma,,menurutmu ini bagus ngga,,ini gaun pengantinku,,"Zee melihatkan foto gaun pernikahan nya di hp nya.
"Bagus,,indah banget Kak,"
"Iya,,Aku juga udah ngga sabar memakainya,"
"Emang berapa hari lagi Kak,?"
"10 hari lagi,tadi siang Aku sama Vandra sudah ke Hotel lalu lanjut ke WO,,ini lihat foto dekorasi yang Aku pilih,,"Rahma melihat foto foto lagi di hp Zee.
"Ini pakainya bunga asli loh Ma,,Trus kuenya Aku pesan yang gede,,lihat bagus kan,,"Rahma jawab iya dengan pelan.
__ADS_1
Vano melihat Zee dan Rahma mengobrol,dan Vano juga tau yang sedang mereka obrolkan,Vandra sedang menerima telfon makanya sedikit menjauh.
Rahma mengangkat wajahnya,dan melihat ke Vano yang sedang menatapnya,Vano hanya tersenyum tipis,Rahma juga ikut tersenyum tipis.
Zee terus menceritakan tentang persiapan pernikahannya dengan Vandra,Zee dan Vandra benar benar kompak ,mereka yang mempersiapkan semua untuk acara pernikahan mereka.
"Oh iya Rahma,,MUA nya juga orang yang sudah terkenal loh,dia sering make-up artis artis yang menikah juga,ini orangnya,,"Rahma melihatnya lagi.
"Kaka hebat yah,,bisa mengurus semuanya dengan baik,,"puji Rahma ke Zee.
"Bukannya hebat sih Rahma,tapi Aku hanya ingin pesta pernikahanku itu terlihat sempurna dan indah,,"
"Oh iya sih Kak,jadi kita merasa puas karena semua pilihan kita sendiri,"
"Betul,,nanti kalau kamu mau nikah Trus bingung,kamu telfon Aku aja,Aku pasti akan bantu,,"Rahma menjawab iya.
Makanan pun datang,ke empatnya makan bersama,saat sedang makan ada anak perempuan yang berusia 10 tahunan mendekati Vano dan Vandra.
"Hai Om,,makanya asik amat ,,"Vano dan Vandra menengok,begitu juga Zee dan Rahma.
"Eh KIA,,kamu sama siapa sayang,,?"
"Hai Kak,sinih gabung,,"ternyata Vano dan Vandra bertemu kakanya,kak Zara bersama Kak Rizki.
"Kaka baru datang,,?"
"Ngga,,Kaka udah selesai makan,,"Bank dan Vandra cipika cipiki ke kak Zara,sedang Kak Rizki hanya bersalaman.
"Hai kak,,"Sapa Zee yang sudah kenal dengan kak Zara,lalu cipika-cipiki.
"Aduh calon pengantin makin cantik aja,gimana persiapannya,,"
"Sudah 75 persen sih kak,"
"Syukurlah,, Kalau itu siapa,,?"Rahma yang di maksud lalu bangun dari duduknya dan mendekat.
"Dia pacar Adek Kak,Rahma namanya"Vandra yang bantu jawab.
__ADS_1
"Oh,,ini pacar Adek yang baru,"Rahma lalu cium tangan Kak Zara dan Kak Rizki.
"Dek kok ngga pernah ajak main ke rumah Kaka sih,,"
"Iya kak,,gampang,,ini udah kenal kan,,"
"Iya deh,,Trus kenapa ngga sekalian kalian nikah bareng,pasti Mamah akan senang sekali,,"Vano langsung mengelengkan kepalanya pelan,agar Kak Zara jangan bahas itu,tapnpa Kaka Zara kepo,langsung tau isyarat itu,Rahma yang dengar hanya tersenyum tipis saja.
"Itu lihat nanti aja kak,,"
"Oh gitu,,ya udah Kaka mau pulang dulu yah,kalian selamat nikmatin makan malam kalian,"
"Iya kak,,"
"Zee,,Rahma,,Kaka pulang dulu yah,"Zee dan Rahma jawab Iya.
Kak Rizki dan KIA juga pamitan,setelah keluarga kak Zara pergi,ke empatnya lanjut makan lagi.
Rahma yang lagi lagi dengar untuk nikahnya di bareng in,jadi merasa ngga nyaman lagi,Vano langsung bisa tau,Vano jadi merasa ngga enak kepada Rahma karena seperti merasa Rahma seolah olah Rahma dapat penekanan,padahal mereka yang bicara tidak bermaksud apa apa.
Selesai makan Vano langsung mengajak Rahma pulang duluan,Di mobil Vano bingung mau bicara gimana lagi,jadi Vano juga diam.
Sampai di rumah Rahma,mobil berhenti dan Sebelum Rahma turun Vano bicara dulu.
"Maaf kalau perkataan Kaka saya tadi ada yang membuatmu tidak nyaman,Saya minta maaf atas semua keluarga saya kalau mereka bicara yang tidak enak di hati kamu,Biarkan semua berjalan saja,Saya juga tidak akan memaksamu,Saya akan mengikuti semua yang kamu mau dan inginkan,"Vano bicara dengan nada pelan tapi masih bisa di dengar.
"Mas, Mas tuh ngomong apa sih,udah ayo turun,"Rahma lalu turun duluan.
Sampai di dalam Vano bilang Trimakasih sudah mengizinkan Rahma untuk pergi,setelah itu Vano pun pamit pulang.
Lagi lagi Mamah bisa melihat kalau Anaknya dan juga Vano ada yang tidak beres.
"Sayang Ada apa,? Mamah langsung bertanya ke Rahma.
"Ngga ada apa apa Mah,"
"Jangan bohong sayang,,"Rahma langsung menjatuhkan badanya di sofa.
__ADS_1
"Mah,,apa masih bisa dalam 10 hari lagi mempersiapkan pernikahan,,,?"
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...